Metoklopramid

Metoklopramid
Data klinis
Pengucapan/ˌmɛtəˈklɒprəmd/
Nama dagangMetolon, Vosea, Primperan, Reglan, Tomit, dll[1]
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa684035
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Oral, intravena, intramuskular, semprot hidung
Kelas obatD2 receptor antagonist; 5-HT3 receptor antagonist; 5-HT4 receptor agonist; Prolactin releaser
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas80 ± 15% (Oral)
MetabolismeHati
Waktu paruh eliminasi5–6 jam
EkskresiUrin: 70–85%
Feses: 2%
Pengenal
  • 4-Amino-5-kloro-N-(2-(dietilamino)etil)-2-metoksibenzamida
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.006.058 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC14H22ClN3O2
Massa molar299,80 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
Titik leleh1.473 °C (2.683 °F)
  • Clc1cc(c(OC)cc1N)C(=O)NCCN(CC)CC
  • InChI=1S/C14H22ClN3O2/c1-4-18(5-2)7-6-17-14(19)10-8-11(15)12(16)9-13(10)20-3/h8-9H,4-7,16H2,1-3H3,(H,17,19) checkY
  • Key:TTWJBBZEZQICBI-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)
Metoklopramid suntik

Metoklopramid adalah obat yang digunakan untuk mengatasi beberapa masalah di perut dan usus. Masalah itu berupa nyeri ulu hati (heartburn), asam lambung, dan maag yang tak kunjung sembuh. Obat ini juga digunakan oleh penderita diabetes yang kesulitan dalam mengosongkan perut (gastroparesis). Metoklopramid juga digunakan untuk mengatasi rasa mual atau muntah akibat kemoterapi atau radiasi untuk pengobatan kanker.[4]

Metoklopramid termasuk dalam golongan obat antiemetik dan prokinetik. Obat ini dapat diperoleh dengan menggunakan resep dokter. Ia dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak. Bentuk metoklopramid berupa tablet, sirop, dan suntik.[5]

Sejarah

Metoklopramid (methoxychloroprocainamide) telah digunakan sebagai antiemetik selama hampir 40 tahun. Pertama kali dideskripsikan oleh Justin-Besançon dan Laville pada tahun 1964. Uji klinis pertama tentang kemanjurannya diterbitkan oleh Tourneu et al. pada tahun 1964 dan selanjutnya oleh Boisson dan Albott pada tahun 1966.[6]

Efek samping

Efek samping umum yang dapat terjadi, antara lain: merasa gelisah, merasa mengantuk atau lelah, kekurangan energi, mual, muntah, sakit kepala, kebingungan, gangguan tidur atau insomnia.[7]

Referensi

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama generics
  2. ^ "Metoclopramide Use During Pregnancy". Drugs.com. 27 February 2020. Diakses tanggal 22 November 2020.
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Reglan FDA label
  4. ^ "Metoclopramide Obat Apa? Dosis, Fungsi, dll. • Hello Sehat". Hello Sehat. Diakses tanggal 2019-12-13.
  5. ^ "Metoclopramide". Alodokter. 2015-01-09. Diakses tanggal 2019-12-17.
  6. ^ Henzi, I.; Tramèr, M.R. (2003). "Metoclopramide for the Control of Postoperative Nausea and Vomiting". Antiemetic Therapy: 161–168. doi:10.1159/000071415. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  7. ^ "Metoclopramide: Uses, Dosage, Side Effects". Drugs.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-17.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement