Mesoplastron
Mesoplastron adalah bagian dari struktur tulang penyusun plastron, yaitu perisai bawah pada tubuh kura-kura dan penyu. Dalam sebagian besar spesies kura-kura, mesoplastron merupakan sepasang elemen tulang yang terletak di antara bagian epiplastron dan hioplastron pada sisi kiri dan kanan plastron.[1]
Morfologi dan posisi
Mesoplastron hanya terdapat pada sebagian jenis kura-kura dan tidak selalu hadir dalam semua kelompok. Pada spesies yang memilikinya, mesoplastron umumnya berbentuk lempeng segitiga atau trapesium yang berfungsi menyambungkan bagian depan dan tengah plastron. Keberadaannya dapat digunakan sebagai salah satu karakter dalam identifikasi dan klasifikasi taksonomi.[2]
Signifikansi evolusioner
Mesoplastron dianggap sebagai fitur evolusioner yang penting dalam sejarah perkembangan kura-kura. Kehadirannya dalam spesies kura-kura purba menunjukkan hubungan filogenetik antara kelompok kura-kura modern dan nenek moyangnya. Misalnya, fosil kura-kura dari famili Bothremydidae dan Nanhsiungchelyidae memperlihatkan struktur mesoplastron yang beragam.[3]
Variasi
Beberapa kura-kura darat modern seperti anggota famili Testudinidae tidak memiliki mesoplastron yang terpisah, melainkan menyatu dengan bagian hyoplastron atau bahkan tidak berkembang. Sebaliknya, kura-kura air atau kura-kura fosil dari era Kapur dan Paleogen menunjukkan struktur mesoplastron yang berkembang baik.
Lihat pula
Referensi
- ^ Zangerl, Rainer (1969). Turtles of the World. University of Illinois Press. hlm. 49–53.
- ^ Gaffney, Eugene S. (1979). "Comparative cranial morphology of recent and fossil turtles". Bulletin of the American Museum of Natural History. 164 (2): 65–376.
- ^ Joyce, Walter G. (2007). "Phylogenetic relationships of Mesozoic turtles". Bulletin of the Peabody Museum of Natural History. 48 (1): 3–102.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


