Melolong

Serigala abu-abu berkomunikasi dengan cara melolong

Melolong adalah sebuah bentuk vokal komunikasi hewan yang nampak pada sebagian besar binatang, terutama serigala, coyote, rubah dan anjing, serta kucing dan beberapa spesies monyet.[1][2] Melolong merupakan suara berjangka panjang, keras dan terdengar dari jarak jauh, seringkali dengan beberapa variasi panjang suara. Melolong umumnya dipakai oleh hewan-hewan yang menunjukkan perilaku tersebut untuk memberi sinyal posisi mereka satu sama lain, menyerukan gerombolan untuk berkumpul, atau untuk menyatakan kawasan mereka.[3] Perilaku tersebut terkadang ditiru oleh manusia, dan dilakukan dengan beragam tingkat signifikansi dalam budaya manusia.[4][5]

Referensi

  1. ^ Faragó, Tamás; Townsend, Simon; Range, Friederike (2014). "The Information Content of Wolf (and Dog) Social Communication". Biocommunication of Animals. Fig. 4. doi:10.1007/978-94-007-7414-8_4. ISBN 978-94-007-7413-1 – via ResearchGate.
  2. ^ Colley, Bill (29 April 2022). "Hunting is Altering the Evolution of Yellowstone Wolves". News Radio 1310 AM and 96.1 FM (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-02-18.
  3. ^ National Research Council (US) Institute for Laboratory Animal Research (1996). Read "Guide for the Care and Use of Laboratory Animals" at NAP.edu (dalam bahasa Inggris). doi:10.17226/5140. ISBN 978-0-309-05377-8. PMID 25121211.
  4. ^ "Why people in the US have started howling at night during the coronavirus pandemic". The Indian Express (dalam bahasa Inggris). 2020-04-10. Diakses tanggal 2023-02-18.
  5. ^ "Why do we howl? An expert explains". www.9news.com (dalam bahasa Inggris). April 25, 2020. Diakses tanggal 2023-02-18.

Daftar pustaka

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement