Meiliana
Meiliana (7 April 2026 - 9 Mei 1959) adalah Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur pada periode 2018–2019.[1] Dia juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Samarinda pada periode 2015–2016.
Kehidupan Awal dan Karir
Meiliana adalah wanita pertama yang ditunjuk dan dilantik sebagai Pejabat (Pj) Sekprov Kaltim. Wanita yang biasa dengan sapaan Bunda Mei ini dipercayakan Gubernur Awang Faroek menggantikan posisi Rusmadi yang sebelumnya mundur untuk maju pada kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.
Sejarah panjang telah diukir ibu dua anak itu sebelum duduk di kursi Sekprov Kaltim. Awal tahun 1985, adalah kali pertama Meiliana terjun ke dunia birokrasi. Kala itu, Meiliana bergabung sebagai honorer proyek di kantor Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim. Setahun setelahnya, Meiliana diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor yang sama. Lalu di tahun 1987-1988, dia diangkat sebagai PNS Bappeda Kaltim. Karir kepegawaian istri dari Gusti Suhadsya ini terbilang cukup sukses, sebab di tahun 1990-1994 dia dipercaya sebagai Pj Kasubag Tamu, Pemprov Kaltim. Bekerja secara profesional, serta didukung keuletan dan disiplin tinggi, adalah kunci kesuksesan jenjang karir Meiliana. Alhasil, di tahun 1996, Meiliana kemudian kembali dipercaya menjadi Kabag Protokol Pemprov Kaltim.
Karirnya berlanjut di tahun 1999, saat itu dia dipercaya sebagai Kabag Penerangan, Publikasi, dan Dokumentasi Biro Humas Pemprov Kaltim. Setelah melalui berbagai jenjang karir birokrasi, di tahun 2005, Meiliana kemudian diangkat menjadi Kepala Pusat Kajian, Pelatihan, dan Pendidikan Aparatur, Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda.[2]
Pada tahun 2014, Meiliana diangkat sebagai Asisten Administrasi Umum, Sekprov Kaltim. Bahkan di November 2015 hingga Februari 2016, Gubernur Awang Faroek menunjuk dan mempercayainya sebagai Pj Wali Kota Samarinda, saat Syaharie Jaang dan mendiang Nusyirwan Ismail maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda.
Di tahun yang sama, atau pasca menanggalkan Pj Wali Kota Samarinda, Meiliana tetap dipercaya sebagai Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekprov Kaltim. Puncak atas sederet perjalanan karir alumni Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda ini, yakni ditunjuk sebagai Pj Sekprov Kaltim.
Kehidupan Pribadi
Sebagai istri dari Gusti Suhadsya, Meiliana selalu menempatkan keluarga sebagai prioritas.[3] Meiliana juga dikenal sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Salat lima waktu tidak pernah ditinggalkan, bahkan di tengah rapat penting sekalipun. Jika azan berkumandang, Meiliana tidak ragu menghentikan aktivitas. Baginya, pekerjaan bisa menunggu, tetapi ibadah tidak.
Pada Selasa, 7 April 2026 pukul 18.00 WITA, Meiliana menghembuskan napas terakhirnya.[4] Kabar duka ini menyebar cepat dan meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam, terutama bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Referensi
- ^ Kaltim, Portal. "Portal Kaltim". kaltimprov.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-12.
- ^ BontangPost (2018-03-09). "Meiliana, Honorer yang Sukses Jadi Sekprov Kaltim". Bontang Post. Diakses tanggal 2026-04-12.
- ^ editorial (2026-04-08). "Meiliana: Dari Honorer Hingga Puncak Birokrasi Kaltim, Kisah Hidup yang Menggetarkan Hati". Editorial Kaltim (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-12.
- ^ Kaltim, Portal. "Portal Kaltim". kaltimprov.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-12.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


