Mediana Hadiwidjaja

Mediana Hadiwidjaja
Mediana Hadiwidjaja (2025)
Lahir30 Januari 1965 (umur 61)
KebangsaanIndonesia
AlmamaterInstitut Teknologi Bandung
Universitas Tarumanagara
Ajou University
Karier ilmiah
BidangIlmu Kosmetik
InstitusiPT Infinisia Sumber Semesta
DisertasiResearch on the Synthesis of Polyhydric Fatty Alcohol Polyesters and Its Application for Cosmetics (2019)

Mediana Hadiwidjaja (lahir 30 Januari 1965) adalah seorang ilmuwan kosmetik, akademisi, dan pebisnis asal Indonesia. Sejak 2012, ia menjabat sebagai Presiden Direktur PT Infinisia Sumber Semesta.[1][2]

Pendidikan

Mediana menempuh pendidikan sarjana di bidang Kimia di Institut Teknologi Bandung.[1] Ia melanjutkan studi dan meraih gelar Magister Manajemen (M.M.) dari Universitas Tarumanagara.[1] Pada 2019, ia menyelesaikan studi doktoral (Ph.D.) di bidang Ilmu Kosmetik di Ajou University, Korea Selatan, dengan disertasi berjudul Research on the Synthesis of Polyhydric Fatty Alcohol Polyesters and Its Application for Cosmetics.[3]

Karier

Sejak 2012, Mediana menjabat sebagai Presiden Direktur PT Infinisia Sumber Semesta, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang bahan baku kosmetik.[1] Ia pernah diwawancarai oleh *Personal Care Magazine* pada 2023, membahas perkembangan industri kosmetik di Indonesia dan peran Infinisia dalam penyediaan bahan baku lokal.[1]

Mediana juga aktif di kegiatan akademik dan forum industri. Pada 2023, ia diundang sebagai pembicara dalam kuliah umum di Universitas Surabaya mengenai teknik enkapsulasi bahan baku kosmetik.[4] Pada 2022, ia hadir dalam pameran Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2022 dan berbicara mengenai potensi pengembangan bahan baku lokal dalam industri kosmetik.[5]

Selain itu, ia mengikuti diskusi regulasi kosmetik yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Kosmetika Perhimpunan Dokter Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Indonesia (BKKPII) bersama PERKOSMI.[6]

Penelitian

Fokus penelitian Mediana mencakup pengembangan bahan aktif, formulasi produk, dan aplikasi dermatologis. Ia menjadi penulis bersama dalam artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal *Molecular & Cellular Toxicology* berjudul Cobrotoxin, a single peptide from snake venom, ameliorates atopic dermatitis via suppression of MK2 modulated by IgE and IL-33 (2025).[7]

Ia juga menulis artikel di *in-cosmetics Connect* berjudul A Roadmap for Cosmetic Growth and Innovation in Indonesia pada 2023.[8]

Penghargaan

Pada 2023, Mediana menerima penghargaan di ajang in-cosmetics Asia di Bangkok atas penelitian di bidang bahan aktif kosmetik.[9] Pada 2024, ia terpilih sebagai salah satu “9 Faces of the APAC Beauty Industry” dalam penghargaan in-cosmetics Asia.[10]

Publikasi terpilih

  • Research on the Synthesis of Polyhydric Fatty Alcohol Polyesters and Its Application for Cosmetics (disertasi, Ajou University, 2019)[3]
  • Cobrotoxin, a single peptide from snake venom, ameliorates atopic dermatitis via suppression of MK2 modulated by IgE and IL-33 (Molecular & Cellular Toxicology, 2025)[7]
  • A Roadmap for Cosmetic Growth and Innovation in Indonesia (*in-cosmetics Connect*, 2023)[11]

Referensi

  1. ^ a b c d e "Mediana Hadiwidjaja: Infinisia & PT Sumber Semesta". Personal Care Magazine. 2023-11-01. Diakses tanggal 2025-08-20.
  2. ^ "About Us". Infinisia. Diakses tanggal 2025-08-20.
  3. ^ a b "Research on the Synthesis of Polyhydric Fatty Alcohol Polyesters and Its Application for Cosmetics". Ajou University Repository. Ajou University. 2019. Diakses tanggal 2025-08-20.
  4. ^ "Bahas Cara Pengolahan Bahan Baku Guna Membuat Kosmetika Terbaik". Universitas Surabaya. 2023-05-22. Diakses tanggal 2025-08-20.
  5. ^ "Drs. Mediana Hadiwidjaja Hadir di Pameran Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2022". Indo-Net7. 2022-11-03. Diakses tanggal 2025-08-20.
  6. ^ "FGD BKKPII dan PERKOSMI Bahas Regulasi Kosmetik". RRI. 2023-05-12. Diakses tanggal 2025-08-20.
  7. ^ a b Lee, Jin Woo; Choi, Younghoon; Lee, Sang Heon; Park, No-June; Hadiwidjaja, Mediana (2025). "Cobrotoxin, a single peptide from snake venom, ameliorates atopic dermatitis via suppression of MK2 modulated by IgE and IL-33". Molecular & Cellular Toxicology. 21 (1). Springer: 225–237. doi:10.1007/s13273-024-00442-w.
  8. ^ "A Roadmap for Cosmetic Growth and Innovation in Indonesia". in-cosmetics Connect. 2023. Diakses tanggal 2025-08-20.
  9. ^ "In-cosmetics Asia 2023: Innovators from Asia Recognized". KBS World. 2023-11-05. Diakses tanggal 2025-08-20.
  10. ^ "Faces of the APAC Beauty Industry". in-cosmetics Asia. 2024. Diakses tanggal 2025-08-20.
  11. ^ "A Roadmap for Cosmetic Growth and Innovation in Indonesia". in-cosmetics Connect. 2023. Diakses tanggal 2025-08-20.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement