Mebendazol

Mebendazol
Data klinis
Nama dagangVermox[1]
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa682315
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Lewat mulut
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas2–10%
Pengikatan protein95%
MetabolismeHati
Waktu paruh eliminasi3–6 jam
EkskresiFeses, urin (5–10%)
Pengenal
  • Methyl (5-benzoyl-1H-benzimidazol-2-yl)carbamate
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.046.017 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC16H13N3O3
Massa molar295.293 g/mol
Model 3D (JSmol)
Titik leleh2.885 °C (5.225 °F)
  • O=C(c2cc1c(nc(n1)NC(=O)OC)cc2)c3ccccc3
  • InChI=1S/C16H13N3O3/c1-22-16(21)19-15-17-12-8-7-11(9-13(12)18-15)14(20)10-5-3-2-4-6-10/h2-9H,1H3,(H2,17,18,19,21) checkY
  • Key:OPXLLQIJSORQAM-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Mebendazol adalah obat dari kelompok benzimidazol, yang digunakan sebagai obat cacingan. Obat ini memiliki rumus kimia C16-H13-N3-O3, dan berat molekul 295.2967.[3] Mebendazol bekerja dengan cara menghambat pembentukan mikrotubulus cacing. Obat ini secara selektif dan ireversibel menghalangi pengambilan glukosa dan nutrisi lainnya oleh cacing yang rentan, yang mengakibatkan penipisan glikogen endogen cacing.[4]

Indikasi

Obat ini efektif untuk mengatasi Enterobiasis, Ascariasis, Trichuriasis, dan infeksi cacing tambang.

Kontraindikasi

Kontraindikasi untuk pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap Mebendazol. Pemberian secara bersamaan mebendazol dan metronidazol bersamaan harus dihindari.

Efek samping

Efek samping yang paling umum adalah sakit kepala, pusing, serta gangguan saluran gastrointestinal seperti sakit perut, diare, mual dan muntah.

Perhatian

Lakukan evaluasi secara periodik terhadap fungsi hematologis, hati, dan ginjal.

Toleransi Kehamilan

Menurut FDA Mebendazol termasuk ke dalam kategori C (untuk penggunaan secara oral): Studi pada hewan telah mengungkapkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat harus diberikan hanya jika manfaat potensial membenarkan risiko potensial pada janin. Mebendazol bersifat teratogenik pada hewan pengerat, tetapi penggunaan selama kehamilan biasanya tidak menimbulkan masalah.

Interaksi obat

Karbamazepin dan fenitoin menyebabkan berkurangnya konsentrasi plasma Mebendazol. Cimetidin menyebabkan konsentrasi plasma Mebendazol meningkat.

Dosis

Dosis untuk dewasa (Ascariasis, infeksi cacingan tambang, Trichuriasis): 100 mg 2 x sehari selama 3 hari atau 500 mg sebagai dosis tunggal. Dosis untuk dewasa (Enterobiasis): 100 mg sebagai dosis tunggal. Bisa diulangi setelah 2-3 minggu jika diperlukan.

Referensi

  1. ^ Ebadi, Manuchair (2008). Desk reference of clinical pharmacology (Edisi 2). Boca Raton: CRC Press. hlm. 403. ISBN 9781420047448.
  2. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-23. Diakses tanggal 2017-08-22.
  3. ^ Mebendazole di database ChemIDplus dari United States National Library of Medicine (NLM)
  4. ^ Dosis, efek samping dan kegunaan obat Mebendazole Diarsipkan 2017-08-22 di Wayback Machine. dari website farmasiana

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement