Masjid Agung Dharmasraya
| Masjid Agung Dharmasraya | |
|---|---|
| Agama | |
| Afiliasi | Islam |
| Lokasi | |
| Lokasi | Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Indonesia |
Masjid Agung Dharmasraya adalah masjid terbesar di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Indonesia. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2018 dan selesai pada tahun 2023. Masjid tersebut berlokasi di Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung.
Bangunan
Pembangunan Masjid Agung Dharmasraya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di atas lahan seluas 67.193 meter persegi, dengan luas bangunan utama 8.783 meter persegi, dengan kapasitas tampung sekitar 13.000 jamaah.[1] Adapun luas area penataan mencapai 35.668 meter persegi.[2] Lahan ini merupakan hibah dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.[3]
Masjid Agung Dharmasraya memiliki empat kubah yang melambangkan filosofi adat Minangkabau Tau Jo Nan Ampek (tahu yang empat).[4] Selain itu, empat tiang dan empat menara yang berdiri di sekitarnya merepresentasikan keterbukaan masyarakat Dharmasraya terhadap agama, adat, teknologi, dan ilmu pengetahuan, serta melambangkan empat kitab suci yang diturunkan Allah, yaitu Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an.[3]
Pembangunan dan peresmian
Pembangunan fisik masjid menelan biaya sebesar Rp802,1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018–2020, sementara kegiatan landscaping dialokasikan dana sebesar Rp18,9 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).[5]
Masjid ini dibangun dengan konsep green building, yang menekankan efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan. Desain bangunan memungkinkan sirkulasi udara alami tanpa penggunaan pendingin udara, serta pencahayaan alami yang mengurangi konsumsi listrik pada siang hari.[6]
Peresmian Masjid Agung Dharmasraya dilakukan pada tanggal 6 Januari 2022 oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia, Basuki Hadimuljono, yang mewakili Presiden Joko Widodo. Acara peresmian turut dihadiri oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, serta Wali Kota Solok Zul Elfian, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, dan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja.[7]
Referensi
- ^ Kampai, Jeka (7 Januari 2023). "Dharmasraya Kini Punya Masjid Agung, Bisa Nampung 13 Ribu Jemaah". detikCom. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
- ^ "Masjid Agung Dharmasraya, Masjid yang Dibangun dengan APBD Rp 802,1 Miliar". Tempo. 15 Januari 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
- ^ a b "Menteri Basuki Resmikan Masjid Agung Dharmasraya". InfoPublik.id. 6 Januari 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
- ^ "Kemegahan Masjid Agung Dharmasraya: Ikon Wisata, Cetak Generasi Religi". Padang Ekspres Digital Media. 14 April 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
- ^ "Diresmikan Januari, Masjid Agung Rp802 M di Dharmasraya Sempat Bocor". CNN Indonesia. 7 Mei 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
- ^ "Masjid Agung Dharmasraya Dibangun dengan Konsep Green Building". Republika. 7 Januari 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
- ^ "Menteri PUPR RI Resmikan Masjid Agung Dharmasraya". TIMES Indonesia. 6 Januari 2023. Diakses tanggal 25 Oktober 2025.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




