Martijn Theodoor Houtsma

Martijn Theodoor Houtsma
Potret Martijn Theodoor Houtsma
Lahir(1851-01-15)15 Januari 1851
Irnsum, Friesland, Belanda
Meninggal9 Februari 1943(1943-02-09) (umur 92)
Utrecht, Belanda
KebangsaanBelanda
Almamater
Dikenal atas
Karier ilmiah
BidangSemitologi, Linguistik, dan Orientalisme
Institusi
DisertasiDe strijd over het dogma in den Islam tot op el-Ash'ari (1875)

Martijn Theodoor Houtsma (lahir 15 Januari 1851, di Irnsum, Friesland, meninggal 9 Februari 1943, di Utrecht), pada sitasi literatur sering ditulis sebagai M. Th. Houtsma, adalah seorang orientalis asal Belanda dan profesor linguistik di Universitas Utrecht. Ia merupakan pakar sejarah dengan fokus kajian sejarah Dinasti Seljuk, dan merupakan anggota Akademi Kesenian dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda.[1] Ia dikenal secara luas dalam kajian studi Islam karena perannya sebagai editor edisi pertama (1913–38) dari referensi standar tentang Islam pada masa itu, Encyclopaedia of Islam.[2]

Riwayat hidup dan karya

Houtsma lahir dari pasangan Otto Evertz Houtsma, seorang tukang kayu yang kemudian menjadi Wali kota kota Rauwerderhem di Irnsum, dan Feikje Maria Petronella Horreüs Laurman.[3] Ia belajar di Sekolah Latin kota Dokkum sebelum di terima menjadi mahasiswa Teologi di Universitas Leiden pada tahun 1868. Selain Teologi, Houtsma juga mempelajari bahasa Timur di universitas tersebut.[3] Ia belajar di bawah beberapa pakar di Leiden, di antaranya Antonie Rutgers, Reinhart Dozy, Michael Jan de Goeje dan Abraham Kuenen. Ia lulus dari Leiden pada tahun 1875 bergelar Doktor Teologi dengan disertasi berjudul De strijd over het dogma in den Islam tot op el-Ash'ari (Perdebatan Dogma dalam Islam hingga masa Al-Asy'ari), sebuah karya yang mengkaji secara sistematis perkembangan dogma aqidah dalam Islam dari zaman Nabi Muhammad hingga tahun 950 masehi.[3][4] Pada tahun 1874 Houtsma mulai bekerja menjadi dosen Bahasa Ibrani di Universitas Leiden dan antara tahun 1874 dan 1890 juga bekerja sebagai Asisten Penjaga Manuskrip Timur di Perpustakaan Universitas Leiden. Pada periode ini ia berfokus pada studi Bahasa Persia dan Turki, dan pada sejarah Seljuk khususnya.[3] Houtsma, karena pengetahuannya, juga menjadi dosen paruh waktu untuk mata kuliah bahasa Persia dan Turki.[2] Pada tahun 1890, ia diangkat menjadi guru besar peradaban Ibrani dan Israel kuno di Universitas Utrecht dan terpilih sebagai anggota Akademi Kesenian dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda.[2][3] Di Utrecht, Houtsma menggunakan posisinya terutama untuk menyelenggarakan penelitian mengenai studi Islam, meskipun studi Perjanjian Lama, yang ia minati secara kuat, terus berlanjut.[3] Pada tahun 1898, ia diangkat sebagai Editor Utama proyek yang diprakarsai oleh Kongres Orientalis Internasional untuk merilis Encyclopaedia of Islam. Atas pengawasan dan kepemimpinan Houtsma, edisi pertama Encyclopaedia of Islam volume pertama berhasil terbit pada tahun 1913 dalam Bahasa Inggris, Jerman, dan Prancis secara paralel.[3] Houtsma pensiun dari jabatan profesor pada tahun 1917 tetapi tetap berdomisili di Utrecht.

Potret Martijn Theodoor Houtsma (1931) karya L. J. Hartz (1869-1935)

Houtsma menerbitkan buku indeks untuk Katalog Oriental perpustakaan Universitas Leiden, Catalogus codicum orientalium Bibliothecae Academiae Lugduno-Batavae, pada tahun 1875 kemudian mengembangkan edisi keduanya bersama de Goeje dan diterbitkan pada tahun 1888.[2] Teks Oriental yang Houtsma kaji untuk pertama kalinya berjudul Akhtal, Encommium Omayadarum (1878) yang merupakan karya penyair Umayyah Al-Akhtal al-Taghlibi.[5] Ia kemudian mengkaji dua teks dalam bahasa Arab, Kitāb al-Addād karya Ibn al-Anbārī (1881) dan kitab sejarah karangan al-Ya'qūbī (1883).[2] Karya utamanya tentang sejarah Seljuk muncul antara tahun 1886 dan 1902 yaitu teks Recueil de textes relatifs à l'histoire des Seljoucides (Kumpulan Teks yang Berkaitan dengan Sejarah Bangsa Seljuk), yang diterbitkan dalam empat jilid, dua mengkaji manuskrip dalam bahasa Persia, satu jilid mengkaji manuskrip dalam bahasa Arab dan satu terakhir mengkaji manuskrip dalam bahasa Turki. Ia juga merupakan kontributor artikel mengenai Seljuk untuk Encyclopaedia Britannica. Pada tahun 1921, ia menerbitkan sebuah buku berisi terjemahan dari syair-syair penyair Persia abad ke-12 oleh Niẓāmī Ganjavī berjudul Choix de vers tirés de la Khamsa de Niẓāmī (Syair-syair Pilihan dari Khamsa Niẓāmī) dan menulis sebuah artikel mengenai penyair tersebut di Volume of Oriental studies yang dipersembahkan kepada Edward G. Browne (1922). Meskipun karyanya beragam, Houtsma tetap dikenal atas kontribusinya sebagai Pemimpin Redaksi edisi pertama (1913–38) Encyclopaedia of Islam.[2]

Karya-karya Houtsma

  • De strijd over het dogma in den Islam tot op el-Ashcari. Leiden, (1875)
  • Histoire des Seldjoucides de l'Iraq. Leiden, (1889)
  • 'Bilder aus einem Persischen Fālbuch'. In: Internationales Archiv für Ethnographie, Vol. III, (1890)
  • De Ontwikkelingsgang der hebreeuwsche taalstudie. Utrecht, (1890)
  • M. Th. Houtsma "Some Remarks on the History of the Saljuks", in Acta Orientalia. 3 (1924).
  • M. Th. Houtsma et al. (eds.): The Encyclopædia of Islam. A Dictionary of the Geography, Ethnography and Biography of the Muhammadan Peoples. 4 vols. and Suppl., Leiden: Brill, (1913–38)

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. ^ "M.Th. Houtsma (1851–1943)" (dalam bahasa Belanda). Royal Netherlands Academy of Arts and Sciences. Diakses tanggal 13 July 2015.
  2. ^ a b c d e f "Professor M. Th. Houtsma". Journal of the Royal Asiatic Society (dalam bahasa Inggris). 79 (1–2): 136–136. 1947-01. doi:10.1017/S0035869X00101182. ISSN 1356-1863.
  3. ^ a b c d e f g Sluis, J. van (2006). "Biografisch lexicon voor de geschiedenis van het Nederlands protestantisme". Kok, Kampen. Diakses tanggal 2025-08-06.
  4. ^ Houtsma, Martijn Theodoor (1875). De strijd over het dogma in den Islam tot op el-Ash'ari: academisch proefschrift ter verkrijging van den graad van doctor in de godgeleerdheid aan de Hoogeschool te Leiden ... (dalam bahasa Belanda). S.C. van Doesburgh.
  5. ^ Akhṭal, Ghiyāth ibn Ghawth al-Taghlibī (1878). Encomium Omayadarum (dalam bahasa Latin). E. J. Brill.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement