Marmosa robinsoni
| Marmosa robinsoni | |
|---|---|
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 40506 |
| Taksonomi | |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Didelphimorphia |
| Famili | Didelphidae |
| Genus | Marmosa |
| Spesies | Marmosa robinsoni Bangs, 1898 |
| Distribusi | |
Oposum tikus Robinson (Marmosa robinsoni) adalah spesies oposum dalam famili Didelphidae.[1] Spesies ini ditemukan di Belize, Kolombia, Ekuador, Grenada, Honduras, Panama, Peru, Trinidad dan Tobago, serta Venezuela.[2] Oposum tikus Robinson bergerak di sepanjang cabang dan sulur pepohonan dengan bantuan ekornya yang prehensil, dan dapat melompat melintasi celah saat mencari buah dan serangga. Spesies ini dinamai dari Wirt Robinson, pengumpul spesimen yang menjadi dasar deskripsi awalnya.
Deskripsi
Marmosa robinsoni umumnya berwarna cokelat kayu manis dengan bagian bawah berwarna kuning. Warna punggungnya bervariasi dari cokelat kemerahan hingga abu-abu. Bagian atas kepala umumnya lebih pucat dibandingkan bagian tubuh lainnya. Topeng wajah berwarna hitam selalu ada, tetapi ukurannya bervariasi tergantung daerah asal individu tersebut. Oposum ini memiliki ekor prehensil sekitar 1,3 kali panjang tubuhnya, tertutup rambut putih halus. Kakinya beradaptasi untuk mencengkeram, dengan bantalan dan ibu jari kaki belakang yang dapat bergerak berlawanan arah.[3]
Habitat
Spesies ini pertama kali dikumpulkan di Pulau Margarita, Venezuela.[4] Oposum ini menempati berbagai habitat dari permukaan laut hingga ketinggian 2.600 m, termasuk hutan lembap dataran rendah dan pegunungan, hutan kering dataran rendah, hutan bakau, sabana, dan semak kering.[2]
Perilaku
Marmosa robinsoni biasanya muncul saat matahari terbenam dan aktif secara berselang-seling hingga matahari terbit. Periode aktivitas ini biasanya dimulai dengan sesi membersihkan diri, dengan perhatian khusus pada wajah dan moncong. Berdasarkan pengamatan sejauh ini, spesies ini tampaknya soliter di alam liar. Dalam penangkaran, terbentuk hierarki sosial yang berkaitan dengan reproduksi, di mana jantan menunjukkan dominasi dengan menandai kandang menggunakan sekresi berminyak. M. robinsoni bersifat insektivora, dengan buah juga memainkan peran penting dalam makanannya.[3] Oposum ini juga memakan cacing tanah, burung, kelelawar, dan tikus.[5]
Sebuah penelitian di semak kering di barat laut Venezuela menemukan bahwa betina Marmosa robinsoni mengalami peningkatan massa tubuh tiga kali lebih cepat daripada jantan. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa individu dari kedua jenis kelamin biasanya aktif di area sekitar 25 m², tetapi betina yang sedang bunting sangat mengurangi area aktivitasnya menjadi sekitar 1–6 m². Ada pengamatan bahwa M. robinsoni memakan buah kaktus kolumnar, meskipun spesies ini juga diperkirakan memangsa serangga seperti halnya banyak didelphid lainnya. Di Venezuela, spesimen yang menghuni lahan pertanian dan hutan terganggu berukuran lebih besar dibandingkan yang berasal dari hutan awan dan hutan galeri, kemungkinan karena produktivitas habitat sebelumnya lebih tinggi.[2]
Referensi
- ^ Gardner, A.L. (2005). "Order Didelphimorphia". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 9. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
- ^ a b c Pérez-Hernandez, R. (2016). "Marmosa robinsoni". 2016 e.T40506A22174162. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T40506A22174162.en. ;
- ^ a b O'Connell, M.A. (1983). "Marmosa robinsoni". Mammalian Species (203): 1–6. doi:10.2307/3504031. JSTOR 3504031.
- ^ Bangs, Outram (1898). "A new murine opossum from Margarita Island". Proceedings of the Biological Society of Washington. 12: 95–96.
- ^ Broomes, Sakile (2015). "Marmosa robinsoni (Robinson's Mouse Opossum)" (PDF). The Online Guide to the Animals of Trinidad and Tobago. the University of the West Indies.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


