Mama: Kasih yang Tak Pernah Mati
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2025) |
Mama: Kasih yang Tak Pernah Mati adalah sebuah film horor Indonesia tahun 2025 yang diproduksi oleh Super Media Picture dan disutradarai oleh Uda Agan. Film tersebut menampilkan Rizky Hanggono, Nafiza Fatia Rani, Ayu Inten, Tanta Ginting, Tegar Satrya, Neni Monru, Arief Didu, Anyun Cadel, dan Tomy Babap. Film tersebut dirilis pada 23 Januari 2025.[1]
Sinopsis
Wahyu dan Dina kehilangan sosok istri/ibu bernama Mira akibat kecelakaan. Setelah insiden itu, Wahyu memutuskan membawa Dinda meninggalkan kota untuk tinggal di rumah peninggalan keluarga atas saran sahabatnya, Rizal (Tanta Ginting). Tujuan Rizal menyarankan Wahyu untuk meninggalkan kota untuk melindungi diri mereka. Terlebih, Rizal mendengar kabar bahwa Bahar (Tegar Satrya), seorang pimpinan preman dengan keahlian sihir merupakan dalang di balik kecelakaan tabrak lari yang meregang nyawa Mira.
Wahyu dan Dinda tinggal di rumah yang jauh dari hiruk pikuk kota, untuk mengobati rasa kehilangan Mira. Namun, di tengah proses pemulihannya, hadir sosok wanita bernama Ayu (Agnes Naomi) di kehidupan mereka. Ayu perlahan-lahan mengisi kekosongan peran ibu, terutama bagi Dinda. Seiring itu, muncul juga teka-teki dan misteri yang berbalut horor mulai mengungkap kematian Mira. Bahkan, sosok Ayu dinamakan Dinda sebagai Mama.
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


