Makmur Widodo
Makmur Widodo | |
|---|---|
| Duta Besar Indonesia untuk Jerman | |
| Masa jabatan 7 Oktober 2004 – September 2008 | |
| Presiden | Megawati Sukarnoputri Susilo Bambang Yudhoyono |
| Direktur Jenderal Urusan Politik, Sosial dan Keamanan Multilateral | |
| Masa jabatan 3 Mei 2002 – 7 Oktober 2004 | |
| Menteri | Hassan Wirajuda |
| Perwakilan Permanen Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa | |
| Masa jabatan 23 April 2001 – 25 April 2002 | |
| Presiden | Abdurrahman Wahid Megawati Sukarnoputri |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1 Agustus 1945 Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Universitas Gadjah Mada (Drs.) Universitas Ohio (MA) |
Makmur Widodo (lahir 1 Agustus 1945) adalah seorang diplomat dan wartawan Indonesia yang menjabat sebagai perwakilan permanen Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dari 2001 sampai 2002 dan duta besar untuk Jerman dari 2004 sampai 2008. Berkarir sebagai diplomat, Makmur menjabat dalam berbagai jabatan dalam kementerian luar negeri, termasuk sebagai direktur organisasi internasional dari 1997 sampai 1999 dan direktur jenderal urusan multilateral pertama, yang menyoroti masalah politik, sosial, dan keamanan, dari 2002 sampai 2004.
Kehidupan awal dan pendidikan
Makmur Widodo lahir pada 1 Agustus 1945 di sebuah desa dekat Surakarta, Jawa Tengah.[1] Oa adalah anak kedua terakhir dari 12 anak orangtuanya. Makmur menyebut dirinya sebagai orang kampung dan menyatakan bahwa ia merupakan satu-satunya anggota keluarganya yang pernah meninggalkan desanya. Pada masa kecil, Makmur meminati sejarah dan linguistik. Ia membaca dan memahami soal dunai luat lewat menonton film-film Amerika.[2]
Referensi
- ^ "Ambassador Makmur Widodo". Permanent Mission of Indonesia to the United Nations. Diarsipkan dari asli tanggal 30 April 2001. Diakses tanggal 4 April 2026.
- ^ Schott, Christina (26 April 2006). "Makmur Widodo: 'Orang kampung' of the world village". Panorama Indonesien-Magazin. Diarsipkan dari asli tanggal 21 May 2006. Diakses tanggal 4 April 2026.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






