Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia
| Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia | |
|---|---|
Gedung MTI Pasia | |
| Alamat | |
Jl. Lapangan Pitalo, Nagari Pasia, Kecamatan Ampek Angkek, 26191 | |
| Koordinat | 0°18′38″S 100°24′40″E / 0.310562°S 100.411062°E |
| Telepon/Faks. | +62 752 7834325 / +62 813 7435 2480 |
| Situs web | MTI Pasia |
| Informasi | |
| Jenis | Pondok pesantren |
| Afiliasi | Persatuan Tarbiyah Islamiyah |
| Didirikan | 3 Januari 1937 |
| Pendiri | Buya H. Husin Amin |
| Pimpinan | Buya H. Dulyamani, Lc., M.Pd |
| Yayasan | Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Pasia |
| Lain-lain | |
| Julukan | MTI Pasia |
| Moto | |
Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia, disingkat MTI Pasia, adalah pondok pesantren yang terletak di Pasia, Agam. Pimpinan MTI Pasia saat ini adalah Buya H. Dulyamani, Lc., M.Pd. Lembaga pendidikan Islam ini didirikan oleh Buya H. Husin Amin, murid Syekh Sulaiman ar-Rasuli dan tokoh Persatuan Tarbiyah Islamiyah.
MTI Pasia merupakan salah satu Madrasah di bawah Persatuan Tarbiyah Islamiyah yang meliliki akreditasi A berdasarkan No SK: 104/BAN-PDM/SK/2024.[1]
Sejarah
Gedung Lama PP MTI Pasia
Sebelum mendirikan MTI Pasia, Buya Husin Amin menjadi guru di sebuah sekolah agama di Pasia setelah memperoleh ijazah dari Syekh Sulaiman ar-Rasuli. Namun setelah diselidiki, corak keagamaan di sekolah tersebut tidak sejalan dengan ajaran yang dipegang oleh ulama Kaum Tua di Minangkabau. Syekh Sulaiman akhirnya menyarankan kepada Haji Muhammad Amin, ayah Buya Husin, untuk mendirikan MTI di Pasia. MTI Pasia kemudian didirikan pada 5 Januari 1937.[1]
Haji Muhammad Amin yang juga seorang pedagang besar saat itu, menindaklanjuti saran Syekh Sulaiman dengan membangun Kampus I MTI Pasia yang terdiri 3 ruangan kelas dan 2 ruangan guru.
Dengan bangunan yang sederhana, proses belajar pertama di MTI Pasia dibantu langsung oleh Syekh Sulaiman dengan memindahkan sebanyak 20 orang santri MTI Canduang yang berasal dari Minangkabau dan beberapa daerah lain seperti Jambi, Riau dan Bengkulu untuk menjadi santri pertama di MTI Pasia di bawah pimpinan Buya Husin.
Peresmian MTI Pasia diadakan pada tahun 1356 Hijriyah/1938 Masehi dan dihadiri oleh ulama-ulama kaum tua Minangkabau seperti Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Syekh Muhammad Jamil Jaho, Syekh Abbas Padang Lawas, Tuan Muhammad Wali Aceh dan Tuanku Datuk Rajo Sampono Bayur.
Buya Husin memimpin MTI Pasia sampai tahun 1964. Karena faktor kesehatan yang melemah, pimpinan MTI Pasia dilanjutkan oleh anak tertua, Buya Awiskarni.
Kampus PP MTI Pasia
Di bawah pimpinan Buya Awiskarni, MTI Pasia sudah mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dari segi perluasan gedung dan jumlah santri. Pada tahun 1995, Gedung Kampus I MTI Pasia sudah tidak sanggup menampung jumlah santri sehingga muncul perencanaan untuk membangun bangunan MTI Pasia yang lebih luas.
Rencana ini didukung oleh Buya Alfisal Husin, adik Buya Awiskarni, seorang mubalig dan pembimbing jamaah haji. Dengan relasi yang dimiliki oleh Buya Alfisal Husin, sehingga proses pembangunan gedung Kampus II MTI Pasia yang kini terdiri 4 lantai di dekat Lapangan Pitalo Pasia selesai dibangun pada tahun 2000 dan Kampus I MTI Pasia dialihfungsikan menjadi asrama santriwati.
Kampus II PP MTI Pasia
Tahun 2018 Buya Awiskarni mulai menambah 2 bangunan baru, 1 gedung kampus II MTI Pasia dan 1 gedung Asrama Putra. Bangunan ini nantinya akan dipergunakan untuk proses belajar mengajar.
Daftar Pimpinan
MTI Pasia mengalami beberapa pergantian kepemimpinan. Daftar pengasuh MTI Pasia sejak 1937 ialah sebagai berikut.[2]
| No. | Foto | Pimpinan | Periode |
|---|---|---|---|
| 1 | Buya H. Husin Amin | Pendiri-1964 | |
| 2 | Buya H. Awiskarni Husin.jpg |
Buya H. Awiskarni Husin | 1964-2020 |
| 3 | Buya H. Dulyamani, Lc.,M.Pd | 2020-sekarang |
Pendidikan
Program studi yang berlaku di MTI Pasia sama dengan yang diterapkan oleh MTI Canduang dan MTI-MTI lainnya, yakni program Tarbiyah selama tujuh tahun diiringi dengan program Tsanawiyah pada kelas II-IV Tarbiyah dan Aliyah pada kelas V-VII Tarbiyah. Kurikulum yang dipakai adalah perpaduan antara kurikulum dari kitab-kitab kuning dengan kurikulum dari Kementerian Agama Republik Indonesia.[3][4]
Kurikulum
| Karakteristik | Penjelasan | Catatan |
|---|---|---|
| Kurikulum Terpadu | Mengintegrasikan kurikulum pondok pesantren (pendidikan Islam tradisional) dengan kurikulum madrasah (pendidikan umum). | |
| Fokus Kitab Kuning | Berfokus pada kajian mendalam kitab-kitab kuning (tafaqquh fi al-dīn), yang merupakan tradisi yang dipertahankan sejak tahun 1937. | |
| Aliran Keagamaan | Bertujuan mencetak pribadi Muslim yang berhaluan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah dan berpegang teguh pada Mazhab Syafi'i. | |
| Ijazah Ganda | Lulusan akan mendapatkan dua ijazah: ijazah pondok dan ijazah madrasah. | Memungkinkan alumni melanjutkan studi ke berbagai jenis perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. |
Jenjang Pendidikan dan Masa Studi
| Tingkat | Masa Studi | Kelas | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Pra-Tsanawiyah | 1 Tahun | Kelas 1 | Kelas persiapan (disebut Pra Tsanawiyah) untuk penguasaan kitab standar dan dasar-dasar ilmu agama sebelum masuk ke jenjang Tsanawiyah. |
| Tsanawiyah (Setara SMP/MTs) | 3 Tahun | Kelas 2, 3, dan 4 | Pendidikan menengah tingkat pertama. |
| Aliyah (Setara SMA/MA) | 3 Tahun | Kelas 5, 6, dan 7 | Pendidikan menengah tingkat atas dengan pendalaman ilmu agama dan umum yang komprehensif. |
| Total Masa Studi | 7 Tahun | Kelas 1 s.d. 7 |
Pembagian Mata Pelajaran
| Kelompok Mata Pelajaran | Fokus | Jumlah Mata Pelajaran | Contoh Mata Pelajaran |
|---|---|---|---|
| Pelajaran Pondok (Agama) | Penguasaan ilmu-ilmu syariat dan bahasa Arab. | Sekitar 17 Mata Pelajaran | Tafsir, Hadis, Fiqih, Ushul Fiqih, Ilmu Nahwu, Sharaf, Qawaid, Mantiq dan mata pelajaran lainnya. |
| Pelajaran Umum/Madrasah | Ilmu pengetahuan umum sesuai kurikulum nasional. | Sekitar 15 Mata Pelajaran | Matematika, dan mata pelajaran umum lainnya. |
Kegiatan Penunjang (Ekstrakurikuler)
| Bidang | Jenis Kegiatan | Tujuan |
|---|---|---|
| Keagamaan | Muhadharah (Latihan Pidato), Pelatihan Protokol, Penceramah, dan Qori/ah. | Melatih kemampuan dakwah dan kepemimpinan santri di masyarakat. |
| Umum | Pramuka, Olahraga. | Mengembangkan fisik, keterampilan, dan partisipasi dalam kegiatan luar sekolah. |
Fasilitas
| Jenis Fasilitas | Nama Fasilitas | Kategori | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Bangunan Utama | Kampus I dan Kampus II | Prasarana | Jl. Lapangan Pitalo Pasia, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam. |
| Bangunan Penunjang | Asrama Santri Putra dan Putri | Prasarana | Asrama Putra: area Kampus II MTI Pasia
Asrama Putri: Jl. Pincuran VII, Pasia |
| Bangunan Penunjang | Masjid/Mushalla | Prasarana | Lokasi MTI Pasia berada dekat dengan Masjid Jami' Nagari Pasia
Mushalla: Area Kampus II MTI Pasia |
| Infrastruktur Dasar | Fasilitas Sanitasi (Toilet, Air Bersih) | Prasarana | terdapat di seluruh bangunan |
| Fasilitas Belajar | Perpustakaan | Sarana | 1. Ruang Perpustakaan H. Awiskarni: Kitab-kitab klasik karya ulama besar dunia.
2. Ruang Perpustakaan Utama: Koleksi buku-buku penunjang pembelajaran SMP-SMA sederajat. |
Alumni
- Arifki Budia Warman, M.H, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
- Awiskarni Husin, Anggota DPRD Agam Periode 1987-1992 dan 1992-1997.
- Bulqaini, Anggota Komisi IV DPRD Agam periode 2019-2024.
- Prof. Dr. Jumni Nelli, M.Ag, Kepala Prodi Doktoral S3 Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau periode 2018-2021 dan 2025-2029.
- Mawardi Zakaria, Sekretaris Disdalduk Kota Pekanbaru.
- Ridwan Suhaili, Wakil Ketua Komisi I DPRD Agam periode 2019-2024.
- Prof. Dr. Testru Hendra, M.Ag, Wakil Rektor II UIN Imam Bonjol Padang periode 2025-2029.
- H. Yulfadri Nurdin, S.H, Wakil Bupati Solok periode 2016-2021
- Zainal Abadi, Anggota KPU Agam periode 2023-2028.
Rujukan
- ^ a b "Kemendikdasmen RI". 31 Januari 2025. Diakses tanggal 23 Oktober 2025.
- ^ "Mengenang 100 Hari Wafatnya Buya H. Awiskarni Husin dan Haul Buya H. Husin Amin". Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia. 1 Februari 2021. Diakses tanggal 26 Januari 2022.
- ^ "Informasi Penerimaan Santriwan/Santriwati Baru Tahun Ajaran 2022/2023". Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia. 20 Januari 2022. Diakses tanggal 8 Maret 2022.
- ^ Masrial; Nasir, Muhammad; Nurdin, Jasril (2010). Laporan Program Penelitian Pendidikan dan Kelembagaan Islam Tahun 2010. Padang: Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Tarbiyah Islamiyah.
Pranala luar
- (Indonesia) Situs web resmi
- (Indonesia) MTI Pasia di Facebook
- (Indonesia) MTI Pasia di Instagram
- (Indonesia) MTI Pasia di YouTube
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






