Lisensiat Hukum Kanonik

Lisensiat Hukum Kanonik (bahasa Latin: Juris Canonici Licentiatus;[1] JCL) adalah gelar gelar pascasarjana tingkat lanjut dengan dampak kanonik dalam Gereja Katolik Roma yang ditawarkan oleh universitas kepausan dan fakultas gerejawi hukum kanon. Lisensiat adalah gelar seseorang yang memegang gelar akademis yang disebut lisensi. Gelar lisensiat hukum kanon merupakan jalur umum untuk mendidik calon kanonis, menurut Veritatis gaudium.[2]

Program Akademik

Program Licentiat dalam hukum kanon mencakup studi tentang keseluruhan korpus hukum kanon di Gereja Katolik Roma, yang dipahami dari segi latar belakang teologis, filosofis, dan latar belakang historis, serta metode dan praktik penelitian ilmiah. Akibatnya, para ahli hukum kanon memiliki pemahaman yang komprehensif tentang hakikat hukum, khususnya dalam kehidupan gereja.

Siklus Pertama

Prasyarat umum untuk mendapatkan lisensi hukum kanon adalah kandidat harus memiliki gelar Sarjana Teologi Sakral (STB), gelar Magister Divinitas (M.Div.), gelar Magister Seni (MA) dalam teologi Katolik Roma, atau gelar Juris Doctor (JD) dan gelar sarjana hukum kanon (JCB) atau yang setara. Kandidat dengan konsentrasi tinggi pada mata kuliah teologi dan filsafat selama studi sarjana dapat dibebaskan dari prasyarat akademik lebih lanjut.

Siklus Kedua

Agar seorang kandidat dapat memperoleh lisensi hukum kanon, ia harus menyelesaikan program studi kanon selama enam semester (dua tahun penuh, tiga tahun dengan libur musim panas), lulus ujian lisan komprehensif di hadapan dewan juri yang terdiri dari anggota fakultas, dan menulis tesis tentang tema tertentu yang menunjukkan kemampuan mahasiswa untuk berfungsi secara profesional di bidangnya.

Penggunaan gelar ini dalam Gereja Katolik

Lisensi hukum kanon diperlukan bagi seseorang untuk mengajar hukum kanon di universitas kepausan atau seminari Katolik. Lisensi ini juga merupakan prasyarat untuk meraih gelar doktor di bidang yang sama (JCD). Lebih lanjut, gelar ini merupakan prasyarat bagi beberapa pejabat pengadilan gerejawi Katolik: hakim (termasuk vikaris yudisial), Promotor Keadilan, dan Pembela Ikatan, semuanya setidaknya harus memiliki gelar ini.

Lihat juga

Referensi

  1. ^ "Canon Law | Licentiate". www.unigre.it. Diakses tanggal 29 Mei 2022.Templat:Title missing
  2. ^ Lembaga Hukum Kanon Harus Menawarkan Diploma dalam Hukum Pernikahan dan Hukum Prosedur, Zenit.org, diakses 25 April 2019.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement