Lingkungan hidup Islam

Lingkungan hidup Islam (Islamic environmentalism) adalah salah satu cabang filsafat lingkungan sekaligus gerakan dalam Islam yang menerapkan prinsip-prinsip lingkungan yang berasal dari kitab suci dan tradisi Islam terhadap isu lingkungan serta krisis lingkungan modern. Para aktivis lingkungan Muslim meyakini kedaulatan mutlak Tuhan atas alam dan menekankan peran manusia sebagai wakil Tuhan di bumi, sehingga menjadi kewajiban mereka untuk melindungi dan melestarikan lingkungan.

Lingkungan hidup Islam mencakup filsafat ekologi Islam, hukum lingkungan berbasis syariah, serta aktivisme lingkungan dalam Islam.[1]

Sejarah

Lingkungan hidup Islam mulai berkembang dari pemikiran filsuf Iran, Seyyed Hossein Nasr, dan terus berevolusi sejak tahun 1960-an. Serangkaian kuliah yang ia sampaikan di University of Chicago pada tahun 1966 menjadi salah satu titik rujukan awal.[2] Ia termasuk di antara para pemikir awal yang “menarik perhatian pada dimensi spiritual dari krisis lingkungan”.[3]

Nasr mengacu pada tasawuf (Sufisme) dan konsep kesatuan wujud (wahdat al-wujud) untuk menekankan hubungan antara degradasi lingkungan dengan krisis spiritual dan moral dunia modern. Bidang lingkungan hidup Islam kemudian berkembang lebih lanjut pada tahun 1980-an melalui kontribusi para pemikir kontemporer seperti Mawil Izzi Dien dan Fazlun Khalid.[2]

Tokoh-tokoh

Filsuf kelahiran Iran, Seyyed Hossein Nasr, dianggap sebagai tokoh pendiri lingkungan hidup Islam.[1][4] Tokoh-tokoh penting lainnya dalam bidang ini meliputi: Fazlun Khalid, Mawil Izzi Dien, Othman Llewellyn, Ibrahim Ozdemir, Syed Nomanul Haq, dan Mustafa Abu Sway.[5][6]

Referensi

  1. ^ a b https://en.qantara.de/content/islamic-environmentalism-the-call-to-eco-jihad
  2. ^ a b "error - document not found". resolver.sub.uni-goettingen.de. Diakses tanggal 2026-04-07.
  3. ^ https://www.oxfordreference.com/view/10.1093/acref/9780199754670.001.0001/acref-9780199754670-e-608?rskey=42XobL&result=608
  4. ^ Foltz, Richard (2013). "Ecology in Islam". In Runehov, Anne L. C.; Oviedo, Lluis (eds.). Encyclopedia of Sciences and Religions. Springer. ISBN 978-1402082641.
  5. ^ Quadir, Tarik M. (2013). Traditional Islamic Environmentalism: The Vision of Seyyed Hossein Nasr. Lanham, MD: University Press of America. ISBN 978-0-7618-6143-0.
  6. ^ Johnston, David L. (2012). "Intra-Muslim Debates on Ecology: Is Shari'a Still Relevant?". Worldviews. 16 (3): 218–238. ISSN 1363-5247.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement