Lina Eckenstein
Lina Dorina Johanna Eckenstein (23 September 1857 – 4 Mei 1931) merupakan polimat dan sejarawan asal Britania Raya yang dikenal sebagai filsuf dan cendekiawan dalam gerakan perempuan.
Kehidupan
Ayah Eckenstein adalah seorang sosialis Yahudi dari Bonn yang melarikan diri dari Jerman usai kegagalan revolusi 1848. Eckenstein lahir di Islington, London, pada 1857. Adiknya, Oscar Eckenstein, dikenal sebagai pendaki gunung yang mandiri.[1] Ia menguasai banyak bahasa yang diduga dipelajarinya di lembaga pendidikan di Swiss atau Jerman.[2]
Namanya dikenal setelah bergabung dalam klub yang didirikan matematikawan sekaligus eugenisis Karl Pearson, tempat kalangan radikal kelas menengah berdiskusi soal seksualitas. Klub bernama Men and Women’s Club ini aktif pada akhir 1880-an. Eckenstein dikenal sebagai "perempuan baru" dan mempresentasikan kajiannya mengenai relasi seksual pada masa Romawi dan antara laki-laki dan perempuan Swiss saat Reformasi. Klub ini membahas isu feminisme dan liberalisme seperti penghapusan campur tangan hukum negara dalam prostitusi serta gagasan kompensasi bagi ibu. Karl dan Maria Pearson beserta anak-anak mereka, Sigrid, Helga, dan Egon, menjadi sahabat dekat Eckenstein.[3]
Keilmuan
Eckenstein menghidupi dirinya dengan meneliti, menyunting, mengajar, dan menerjemahkan. Ia terlibat dalam penelitian besar tentang Albrecht Dürer untuk Martin Conway, rekan Pearson, dan namanya tercantum di halaman judul buku tersebut. Berasal dari keluarga Jerman, Eckenstein juga menguasai bahasa Prancis dan Italia, bahasa Jerman Kuno, Inggris Pertengahan, serta Latin klasik dan abad pertengahan, juga sejarah Eropa. Dengan kemampuan itu, ia terlalu mumpuni untuk menjadi pengasuh anak, tetapi ia tetap menjadi pengasuh Margery Corbett.
Pada 1896, ia menerbitkan Woman Under Monasticism: Chapters on Saint-Lore and Convent Life between A.D. 500 and A.D. 1500,[4] yang dipersembahkan untuk Karl dan Maria Pearson. Buku ini menghimpun banyak sumber, sebagian diterjemahkan sendiri olehnya, untuk menunjukkan bahwa cita-cita perempuan di abad ke-20 ternyata sudah lebih dulu dicapai oleh perempuan dalam lembaga keagamaan seribu tahun sebelumnya. Ia juga menceritakan pemberontakan biarawati di Poitiers setelah wafatnya Radegund, ketika selama dua tahun para biarawati menolak abdis baru yang ditunjuk oleh otoritas Katolik pria.[5] Karya ini juga dikenal mengangkat kembali sosok Caritas Pirckheimer dari kelamnya sejarah. Buku ini dianggap sebagai karya paling akademis dari semua publikasinya, meskipun ada beberapa bagian yang memuat sejarah Jerman yang diragukan atau bersifat mitos. Buku ini dibaca oleh novelis Inggris George Gissing pada Juli 1896.[6]
Warisan
Setelah wafatnya, dua buku lain terbit: A Spell of Words pada 1932 dan The Women of Early Christianity pada 1935. Buku pertama dipersembahkan kepada Sigrid, Helga, dan Egon Pearson, serta membahas akar budaya bersama dalam peradaban Indo-Eropa.
Daftar Referensi
- ^ Chris Williams, 'Eckenstein, Oscar Johannes Ludwig (1859–1921)', Oxford Dictionary of National Biography, Oxford University Press, Sept 2014 accessed 1 Oct 2015
- ^ Sybil Oldfield, 'Eckenstein, Lina Dorina Johanna (1857–1931)', Oxford Dictionary of National Biography, Oxford University Press, 2004; online edn, Sept 2014 accessed 1 October 2015
- ^ Jane Chance (2005). Women Medievalists and the Academy. Univ of Wisconsin Press. hlm. 58-62. ISBN 978-0-299-20750-2.
- ^ Woman Under Monasticism: Chapters on Saint-Lore and Convent Life between A.D. 500 and A.D. 1500, Cambridge University Press, 1896
- ^ Woman under Monasticism, book review, jstor, Retrieved 1 October 2015
- ^ Coustillas, Pierre ed. London and the Life of Literature in Late Victorian England: the Diary of George Gissing, Novelist. Brighton: Harvester Press, 1978, p.416.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


