Lewat Tengah Malam (film 1971)

Lewat Tengah Malam
Poster film
SutradaraSjumandjaja
ProduserChan Pattimura
SkenarioSjumandjaja
Pemeran
Penata musikTrisutji Djuliati Djulham
SinematograferAkin
Perusahaan
produksi
Allied Film of Indonesia
Tanggal rilis
  • 1971 (1971) (Indonesia)
NegaraIndonesia
BahasaIndonesian

Lewat Tengah Malam adalah film Indonesia tahun 1971 yang menjadi produksi panjang pertama dari sutradara Sjumandjaja. Film ini dibintangi oleh Rachmat Hidayat, Rima Melati, dan Soekarno M. Noer, dengan alur yang berfokus pada tokoh pencuri bernama Lono yang merampok dari kalangan korup untuk kemudian membantu kaum miskin. Film ini diduga mendapat pengaruh dari film Amerika The Thomas Crown Affair (1968). Proses produksinya dilaporkan sangat melelahkan bagi Sjumandjaja, bahkan sempat membuatnya mempertimbangkan untuk tidak lagi menyutradarai film. Unsur realisme sosial yang ditampilkan dalam cerita menyebabkan pemerintah Orde Baru di bawah kepemimpinan Suharto menempatkan Sjumandjaja dalam pengawasan.[1]

Pemeran

Produksi

Sjumandjaja, yang sebelumnya telah menulis sejumlah skenario dan menempuh pendidikan perfilman selama enam tahun di di Uni Soviet,[2] memulai debut penyutradaraan film panjangnya melalui Lewat Tengah Malam.[1][3][4] Ia juga menulis cerita film tersebut. Selama proses produksi, Sjumandjaja dilaporkan kerap jatuh sakit karena pengambilan gambar dilakukan pada malam hari; dalam satu kesempatan, istrinya yang seorang balerina, Farida Utoyo, bahkan harus dipanggil dari liburannya di Bali untuk menemaninya menghadapi kondisi kesehatan tersebut.[3]

Film ini menampilkan jajaran pemeran termasuk Rachmat Hidayat, Rima Melati, Soekarno M. Noor, Ismed M. Noor, Rahayu Effendi, Ishaq Iskandar, Farida Arriany, Aedy Moward, serta Sjumandjaja sendiri dalam peran kecil.[5] Produksi dilakukan oleh Chan Pattimura dari Allied Film of Indonesia, dengan Akin sebagai sinematografer. Ami Priyono bertugas sebagai penata artistik, sementara musik digarap oleh Trisutji Djuliati Djulham.[5] Latar belakang tokoh Lono ditampilkan melalui sejumlah adegan kilas balik.[6]

Perilisan

Lewat Tengah Malam dirilis pada tahun 1971.[4] Kritikus film Said menilai bahwa film ini menunjukkan sejumlah kelemahan teknis yang tidak terdapat dalam skenario yang dianggap jauh lebih kuat; kelemahan tersebut antara lain berupa ekspresi dialog yang kurang meyakinkan serta minimnya perhatian terhadap pemeran pendukung.[7]

Sebagian karena kondisi kesehatan Sjumandjaja yang sering terganggu selama proses produksi, serta keberhasilannya menulis skenario untuk Pengantin Remadja (1971), sutradara ini sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan dunia penyutradaraan dan berfokus pada penulisan naskah.[3] Namun, ia kemudian tetap melanjutkan kariernya dan menyutradarai lebih dari selusin film.[1] Said juga mencatat bahwa kesan “artifisial” yang muncul dalam adegan kilas balik Lewat Tengah Malam masih dapat ditemukan dalam karya-karya Sjumandjaja berikutnya.[6]

Penerimaan

Proses produksinya dilaporkan sangat melelahkan bagi Sjumandjaja, bahkan sempat membuatnya mempertimbangkan untuk tidak lagi menyutradarai film. Unsur realisme sosial yang ditampilkan dalam cerita menyebabkan pemerintah Orde Baru di bawah kepemimpinan Suharto menempatkan Sjumandjaja dalam pengawasan.[1]

Basis data film Indonesia, filmindonesia.or.id, yang dikelola oleh Perpustakaan Nasional Indonesia dan Sinematek, menyebut bahwa Lewat Tengah Malam tetap dianggap sebagai salah satu film terbaik karya Sjumandjaja.[4]

Referensi

Sumber

  • Ardan, S. M. (October 1985). "In Memoriam: Sjuman Djaya (1934–1985)". Indonesia. 40. Ithaca: Cornell University: 122–126.
  • "Betulkah Syumanjaya Mau Berhenti Menyutradarai Film?" [Is it True that Syumanjaya will Stop Directing Films] (PDF). Pedoman (dalam bahasa Indonesian). 15 August 1971. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 11 February 2012. Diakses tanggal 11 February 2012. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "Kredit Lengkap" [Full Credits]. Filmindonesia.or.id (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Konfidan Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 29 June 2017. Diakses tanggal 2 November 2012. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • "Lewat Tengah Malam". Filmindonesia.or.id (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Konfidan Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 5 April 2014. Diakses tanggal 2 November 2012. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • Said, Salim (1991). Pantulan Layar Putih: Film Indonesia dalam Kritik dan Komentar [Song of the White Screen: Indonesian Films in Critique and Commentary] (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: Sinar Harapan. ISBN 978-979-416-137-1. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement