Leuwimunding, Majalengka
Leuwimunding | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Barat | ||||
| Kabupaten | Majalengka | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | - | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | - jiwa | ||||
| Kode Kemendagri | 32.10.10 | ||||
| Kode BPS | 3210120 | ||||
| Luas | - km² | ||||
| Desa/kelurahan | 14 | ||||
| |||||
Leuwimunding adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Sejarah
Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, wilayah ini pernah berfungsi sebagai ibu kota distrik (kewedanaan) yang membawahi beberapa kecamatan di sekitarnya. Pada awal abad ke-19, Leuwimunding merupakan dukuh yang membawahi sejumlah pendukuhan dan dipimpin oleh seorang kepala dukuh yang dikenal sebagai Buyut Dukuh.
Nama Leuwimunding berasal dari sebutan sebuah danau alami di kawasan pegunungan Kromong, dengan istilah leuwi berarti danau dan munding merujuk pada banteng hutan yang dahulu banyak dijumpai di lokasi tersebut. Berdasarkan tradisi lisan, penduduk awal desa ini diperkirakan berasal dari wilayah Talaga pada sekitar abad ke-17 dan berperan dalam penyebaran agama Islam di kawasan yang sebelumnya berada di bawah pengaruh Kerajaan Galuh. Seiring perkembangan administrasi, Leuwimunding mengalami pemekaran wilayah yang membentuk sejumlah desa di kecamatan ini dan hingga kini dipimpin oleh kepala desa (kuwu) yang silih berganti sejak awal abad ke-19.
Wilayah administrasi
Daftar desa di Kecamatan Leuwimunding adalah sebagai berikut: Desa Ciparay, Desa Heuleut, Desa Karangasem, Desa Lame, Desa Leuwikujang, Desa Leuwimunding, Desa Mindi, Desa Mirat, Desa Nanggerang, Desa Parakan, Desa Parungjaya, Desa Patuanan, Desa Rajawangi, dan Desa Tanjungsari.
Peristiwa
Dikarenakan jembatan penghubung desa Leuwikujang ambruk diterjang banjir pada tanggal 1 Mei 2007, mengakibatkan warga 4 desa di kecamatan ini terisolir.[1]
Referensi
- ^ "Berita hari ini di Indonesia dan Internasional". detiknews. Diakses tanggal 20 Desember 2025.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



