Lepiota


Lepiota
Lepiota clypeolaria, spesies tipenya
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Fungi
Divisi: Basidiomycota
Kelas: Agaricomycetes
Ordo: Agaricales
Famili: Agaricaceae
Genus: Lepiota
(Pers.) Gray (1821)
Spesies tipe
Lepiota clypeolaria
Sinonim
  • Fusispora Fayod (1889)
  • Lepidotus Clem. (1902)
  • Lepiotula (Maire) Locq. ex E.Horak (1968)
  • Morobia E.Horak (1979)
  • Amogaster Castellano (1995)

Lepiota adalah genus jamur yang termasuk dalam famili Agaricaceae. Genus ini dikenal karena memiliki tudung bersisik dan spora berwarna putih. Jamur dalam genus ini biasanya ditemukan di tanah, baik di hutan maupun di padang rumput.

Taksonomi

Genus Lepiota pertama kali dideskripsikan oleh ahli mikologi Swedia Elias Magnus Fries pada tahun 1836.[1]

Deskripsi

Jamur dalam genus ini memiliki ciri-ciri berikut:

  • Tudung biasanya memiliki sisik-sisik berwarna coklat atau krem.
  • Insang berwarna putih hingga krem dan bebas dari tangkai.
  • Spora berwarna putih, biasanya halus dan berbentuk oval.
  • Tangkai sering memiliki cincin yang tersisa dari selubung parsial.

Habitat dan Distribusi

Jamur Lepiota tersebar di berbagai wilayah dunia, terutama di daerah beriklim sedang. Mereka umumnya tumbuh di tanah yang kaya bahan organik, termasuk di hutan, padang rumput, dan taman.

Spesies

Genus ini memiliki banyak spesies, beberapa yang dikenal antara lain:

Toksisitas

Beberapa spesies Lepiota diketahui beracun dan dapat menyebabkan keracunan serius jika dikonsumsi. Oleh karena itu, penting untuk menghindari konsumsi jamur yang belum teridentifikasi dengan pasti.[2]

Referensi

  1. ^ Fries, Elias Magnus (1836). Systema Mycologicum. Laurentii Salvii.
  2. ^ "Poisonous Mushrooms". Centers for Disease Control and Prevention. Diakses tanggal 26 Mei 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement