Lempeng epifisis
| Lempeng epifisis | |
|---|---|
Mikrograf cahaya sebuah lempeng epifisis yang tidak terdekalsifikasi, menunjukkan zona hipertrofi dengan kondrosit biasanya, matriks dan tiga zonanya: pendewasaan (atas), degeneratif (tengah), dan kalsifikasi provisional (bawah). | |
| Rincian | |
| Pengidentifikasi | |
| Bahasa Latin | lamina epiphysialis |
| MeSH | D006132 |
| TA98 | A02.0.00.020 |
| TA2 | 395 |
| FMA | 75427 |
| Daftar istilah anatomi | |
Lempeng epifisis (fisis atau lempeng pertumbuhan) adalah lempengan tulang rawan hialin dalam metafisis setiap ujung tulang panjang. Lempeng ini terdapat pada anak-anak dan remaja; pada dewasa yang sudah berhenti bertumbuh, lempeng ini digantikan oleh garis epifisis.
Peran dalam pemanjangan tulang
Osifikasi endokondral berperan dalam perkembangan awal tulang dari tulang rawan dalam janin dan bayi serta pemanjangan tulang-tulang panjang di dalam lempeng epifisis. Kondrosit-kondrosit sentiasa mengalami pembelahan secara mitosis. Sel-sel anaknya bertumpuk-tumpuk menghadap epifisis sementara sel-sel yang lebih lama didorong ke arah diafisis. Sementara kondrosit lama mengalami degenerasi, osteoblas menulangkan sisa-sisanya untuk membentuk tulang baru. Ketika sudah dewasa, peningkatan estrogen dalam perempuan lelaki menyebabkan bertambahnya apoptosis kondrosit di dalam lempeng epifisis.[1] Pengurangan kondrosit akibat apoptosis menyebabkan berkurangnya osifikasi, dengan pertumbuhan yang beransur perlahan dan akhirnya berhenti ketika semua kartilago tergantikan oleh tulang, dan hanya meninggalkan satu bekas epifisis yang tipis yang nantinya akan menghilang.[2] Setelah mencapai kedewasaan, satu-satunya cara untuk memanipulasi ketinggian adalah mengubah kadar kepanjangan tulang melalui osteogenesis gangguan.
Histologi
Lempeng pertumbuhan mempunyai morfologi yang amat terperinci dengan adanya perbedaan zona-zona:[3]
| Zona plat epifisis (dari epifisis ke diafisis) | Keterangan |
|---|---|
| Zona simpanan | Kondrosit tak aktif terdapat di ujung epifisis |
| Zona proliferasi | Kondrosit mengalami mitosis dengan cepat atas pengaruh hormon pertumbuhan |
| Zona pematangan dan hipertrofi | Kondrosis berhenti bermitosis dan mulai berhipertrofi dengan mengumpulkan glikogen, lipid dan fosfatase alkali |
| Zona kalsifikasi | Kondrosit menjmengalami apoptosis. Matriks tulang rawan mulai mengapur. |
| Zona osifikasi | Osteoklas dan osteoblas dari sebelah diafisis mengurai tulang rawan yang terkalsifikasi kemudian menggantinya dengan jaringan tulang bermineral. |
Patologi
Kecacatan dalam perkembangan serta pembelahan lempeng epifisis yang berkelanjutan dapat menyebabkan gangguan dalam pertumbuhan. Salah satu yang umum dari kasus ini adalah akondroplasia, yaitu kecacatan pada pembentukan tulang rawan. Akondroplasia adalah penyebab utama dwarfisme.
Fraktur Salter–Harris adalah keretakan yang melibatkan lempeng epifisis, dan oleh itu sering mengganggu pertumbuhan dan ketinggian.
Penyakit Osgood-Schlatter disebabkan oleh daripada stres terhadap lempeng epifisis di tibia, menyebabkan pertumbuhan tulang berlebih serta benjol yang menyakitkan di lutut.
Kajian terhadap hewan
John Hunter meneliti ayam yang sedang dalam pertumbuhan, lalu mengamati bahawa tulang tumbuh di bagian ujung, dan dengan itu mendemonstrasikan kehadiran lempeng epifisis. Hunter dikenal sebagai "bapak lempeng pertumbuhan".[4]
Referensi
- ^ Zhong, M; Carney, DH; Boyan, BD; Schwartz, Z (January 2011). "17β-Estradiol regulates rat growth plate chondrocyte apoptosis through a mitochondrial pathway not involving nitric oxide or MAPKs". Endocrinology. 152 (1): 82–92. doi:10.1210/en.2010-0509. PMID 21068162.
- ^ "Skeletal System / Bone Development and Growth". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-07-09. Diakses tanggal 2008-07-10.
- ^ Ovalle, William K. (2007). Netter's essential histology : with Student consult online access (Edisi 1st ed.). Philadelphia, Pa.: Elsevier Saunders. ISBN 9781929007868. ;
- ^ "Growth Plate (Physeal) Fractures". EMedicine.com. Diakses tanggal 2008-01-15.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


