Kupu-kupu sayap burung obi

Kupu-kupu Sayap Burung Obi
Jantan, spesimen awetan
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Lepidoptera
Famili: Papilionidae
Genus: Ornithoptera
Spesies:
O. aesacus
Nama binomial
Ornithoptera aesacus
Ney, 1903
Sinonim

 

Ornithoptera aesacus, atau kupu-kupu sayap burung obi[3], adalah spesies kupu-kupu sayap burung yang sangat langka dan endemik di Pulau Obi, Indonesia.[4] Meskipun merupakan spesies yang sangat langka, mereka ditangkarkan dan diperdagangkan secara komersial.[butuh rujukan]

Epithet spesifik dari Ornithoptera aesacus, diambil dari nama Æsacus, putra tertua Priam.

Sejarah

Ornithoptera obiensis dalam Icones Ornithopterorum karya Robert Henry Fernando Rippon (1898 hingga 1906)

Deskripsi aslinya adalah: aesacus Ney, F. (Felix) 1903 sebagai Troides priamus Bentuk aesacus. Referensi lengkapnya adalah Ney, F. 1903 Eine neue Troides-Form von Obi. Insekten-Börse 20 (5): 36., 1903.

Lokasi penyimpanan empat sintipe yang dikoleksi oleh J. Waterstradt pada bulan Mei 1902 tidak diketahui. Spesimen-spesimen tersebut pernah disimpan oleh Hermann Rolle, yang sebagian koleksinya dijual kepada Eugène Le Moult.

Deskripsi

Ornithoptera aesacus merupakan anggota dari kelompok spesies Ornithoptera priamus. Kedua spesies ini sangat mirip, tetapi O. aesacus jantan memiliki kilau biru pirus yang cemerlang.

Taksonomi

Klasifikasi Ornithoptera aesacus sebagai spesies belum mencapai konsensus penuh, dan terkadang dianggap sebagai subspesies dari Ornithoptera priamus oleh beberapa ahli, seperti Parsons (1996).

Sinonimi

  • O. obiana (Waterstradt in litt.) Rebel, 1906
  • O. obiensis Rippon, 1906
  • O. obiana (sebagai O. arruana obiana) Rippon, 1906-1912

Sebaran

Kepulauan Obi. Ornithoptera aesacus diketahui hanya terdapat di Obira

Kupu-kupu sayap burung Obi adalah satwa endemik di Pulau Obi di Indonesia.[4] Spesies ini mendiami hutan hujan tropis. Akibat pembalakan ekstensif di pulau tersebut, konservasi spesies ini menjadi perhatian, dan telah diklasifikasikan sebagai 'Rentan' (Vulnerable) oleh IUCN[1] Dua puluh tahun yang lalu, hewan ini merupakan spesies sayap burung paling langka di dunia. Spesies ini tetap terancam, tetapi kini telah ditangkarkan secara komersial.

Referensi

  1. ^ a b Böhm, M. (2018). "Ornithoptera aesacus". 2018 e.T15511A725553. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-1.RLTS.T15511A725553.en. ;
  2. ^ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ^ https://peraturan.bpk.go.id/Download/393215/P.20%20Jenis%20TSL.pdf
  4. ^ a b Global Biodiversity Information Facility, record for Ornithoptera aesacus

Sumber lain

  • D'Abrera, B. (1975). Birdwing Butterflies of the World. Country Life Books, London.
  • Collins, N. Mark; Morris, Michael G. (1985). Threatened Swallowtail Butterflies of the World: The IUCN Red Data Book. Gland & Cambridge: IUCN. ISBN 978-2-88032-603-6 – via Biodiversity Heritage Library.
  • Haugum, J. & Low, A.M. (1978-1985). A Monograph of the Birdwing Butterflies. 2 jilid. Scandinavian Press, Klampenborg; 663 hlm.
  • Parsons, M.J. (1996). A phylogenetic reappraisal of the birdwing genus Ornithoptera (Lepidoptera: Papilionidae: Troidini) and a new theory of its evolution in relation to Gondwanan vicariance biogeography. Journal of Natural History 30(11):1707-1736.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement