Ku Jaafar Ku Shaari
Ku Jaafar Ku Shaari DSDK AMK | |
|---|---|
| كو جعفر كو شعري | |
Ku Jaafar pada 2010 | |
| Sekretaris Jenderal Organisasi D-8 untuk Kerjasama Ekonomi ke-5 | |
| Masa jabatan 1 Januari 2018 – 1 Januari 2021 | |
Pendahulu Seyed Ali Mohammad Mousavi Pengganti Isiaka Abdulqadir Imam | |
| Duta Besar Malaysia untuk Mesir ke-17 | |
| Masa jabatan September 2013 – Maret 2017 | |
| Perdana Menteri | Najib Razak |
Pendahulu Mohd Fakhrudin Abdul Mukti Pengganti Mohd Haniff Abd Rahman | |
| Komisioner Tinggi Malaysia untuk Brunei ke-11 | |
| Masa jabatan 8 Agustus 2007 – 23 September 2010 | |
| Perdana Menteri | Abdullah Ahmad Badawi Najib Razak |
Pendahulu Ali Abdullah Pengganti Abdullah Sani Omar | |
| Duta Besar Malaysia untuk Qatar ke-1 | |
| Masa jabatan Agustus 2004 – Juli 2007 | |
| Perdana Menteri | Abdullah Ahmad Badawi |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Ku Jaafar bin Ku Shaari 1 Maret 1957 Kedah, Malaysia |
| Almamater | Universitas Malaya (Sarjana) |
| Profesi | Diplomat |
| Ku Jaafar Ku Shaari di LinkedIn | |
Ku Jaafar bin Ku Shaari (Jawi: كو جعفر كو شعري, pelafalan dalam bahasa Melayu: [ku jaafar]; lahir 1 Maret 1957) adalah seorang diplomat Malaysia yang menjabat sebagai Sekretaris-Jenderal D-8 ke-5 antara 2018 dan 2021.[1] Selain itu, Ku Jaafar menjabat sebagai Duta Besar Malaysia untuk Mesir dan Qatar, dan Komisioner Tinggi Malaysia untuk Brunei.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
Ku Jaafar lahir pada 1 Maret 1957 di Kedah, Malaysia. Ia belajar hubungan internasional dan menerima gelar sarjana di Universitas Malaya dan kemudian merampungkan Diploma dalam Administrasi Publik di Institut Nasional Administrasi Publik (INTAN),badan pionir dan elit Malaysia dalam pelatihan pegawai sipil dan pejabat administratif diplomatik.
Karir
Ku Jaafar mula-mula memulai karir diplomatiknya pada 1981. Ku Jaafar memegang berbagai jabatan kedutaan besar sebagai pejabat administratif diplomatik seperti Sekretaris Tingkat Dunia dalam Komisi Tinggi Malaysia di Ottawa, Kanada, Konselor di Misi Permanen Malaysia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, Chargé d'Affaires di Kroasia dan Yordania, dan Sekretaris Tingkat Rendah untuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI).[3]
Karir puncaknya sebagau diplomat adalah saat pelantikannya sebagai Sekretaris Jenderal Organisasi D-8 untuk Kerjasama Ekonomi ke-5, menajdikannya orang Malaysia pertama yang memegang jabatan tersebut. Sebelum itu, Ku Jaafar menjadi utusan diplomatik tertinggi Malaysia untuk Mesir, Brunei, dan Qatar. Ku Jaafar juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Institut Diplomasi dan Hubungan Luar Negeri Malaysia (IDFR).[4]
Referensi
- ^ "Ambassador (Retd.) Dato' Ku Jaafar Ku Shaari is the new D-8 Secretary-General". developing8.org. Diakses tanggal 2 September 2023.
- ^ "Ambassador Dato' Ku Jaafar Ku Shaari". The National University of Malaysia. Diakses tanggal 2 September 2023.
- ^ "What it takes to be a successful diplomat – Dato' Ku Jaafar". IIUM. Diakses tanggal 2 September 2023.
- ^ "IDFR'S Director General Dato' Ku Jaafar Ku Shaari, Clocking Out Session". IDFR. Diakses tanggal 2 September 2023.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






