Korundum

Tentu, berikut adalah infobox mineral untuk Korundum yang sudah dilengkapi dengan data lengkap:

Korundum
Kristal korundum (varietas ruby) dari Palestina
Umum
KategoriMineral oksida
Rumus kimiaAl₂O₃
Simbol IMACrn
Status IMASah
Klasifikasi Strunz4.CB.05
Klasifikasi Dana4.3.1.1
Indeks mineral Hey7.6.1
Sistem kristalTrigonal
Kelas kristalHexagonal scalenohedral (3m)
Grup ruangR3c
Sel unita = 4.75 Å, c = 12.99 Å; Z = 6
Struktur

Struktur kristal korundum
Identifikasi
Rumus massa101.96 g/mol
WarnaTidak berwarna, abu-abu, coklat, merah muda, merah, biru, ungu, hijau, kuning
Perawakan kristalKristal bipiramidal prismatik, tabular, masif, granular
Kembaran kristalKembaran polisintetik, jarang
BelahanTidak ada - belahan separasi pada {0001} dan {1011}
FrakturKonkoidal hingga tidak rata
Sifat dalamRapuh
Skala Mohs (kekerasan)9
KilauIntan hingga kaca
GoresPutih
DiafaneitasTransparan hingga translusen
Berat jenis3.98 - 4.10
Densitas4.0 g/cm³ (rata-rata)
Kilap polesKaca hingga intan
Sifat optikUniaksial (-)
Indeks biasnω = 1.768 - 1.772, nε = 1.760 - 1.764
Bias gandaδ = 0.008 - 0.010
PleokroismeKuat pada varietas berwarna
Sudut 2V58° (terukur)
Fluoresensi UVBervariasi tergantung asal dan unsur pengotor
Titik lebur2044 °C
FusibilitasTidak melebur
KelarutanTidak larut dalam asam
Pengotor umumCr, Fe, Ti, V
RadioaktifTidak radioaktif
Varietas utama
RubyMerah (disebabkan oleh Cr)
SafirBiru (disebabkan oleh Fe dan Ti), dapat juga kuning, hijau, merah muda, ungu
PadparadschaMerah muda-jingga (varietas langka safir)
Korundum bintangMenampilkan asterisme (bintang) karena inklusi rutil
LeukosafirTidak berwarna



Dan berikut adalah paragraf deskripsi tentang Korundum yang sudah dilengkapi dengan pranala dan rujukan:

Korundum adalah mineral oksida aluminium dengan rumus kimia Al₂O₃ yang mengkristal dalam sistem trigonal.[1] Mineral ini terkenal sebagai mineral terkeras kedua setelah intan dengan nilai kekerasan 9 pada skala Mohs, menjadikannya material abrasif yang sangat baik dan batu permata yang tahan lama.[2] Nama "korundum" berasal dari kata Sanskerta kuruvinda atau Tamil kurundam, yang merujuk pada batu permata ini.

Korundum murni tidak berwarna (leukosafir), tetapi kehadiran unsur pengotor (trace elements) menghasilkan berbagai variasi warna yang indah. Kehadiran kromium (Cr) menghasilkan warna merah yang dikenal sebagai Ruby, sementara kombinasi besi (Fe) dan titanium (Ti) menghasilkan warna biru yang dikenal sebagai Safir.[3] Varietas safir juga dapat ditemukan dalam warna kuning, hijau, ungu, merah muda, dan jingga-merah muda yang langka (padparadscha). Beberapa korundum memperlihatkan fenomena asterisme (bintang) ketika dipotong cabochon, disebabkan oleh inklusi jarum rutil yang tersusun teratur.

Secara fisik, korundum memiliki berat jenis antara 3.98 hingga 4.10, dengan kilau intan hingga kaca. Mineral ini tidak memiliki belahan yang sempurna, tetapi menunjukkan belahan separasi pada bidang {0001} dan {1011} akibat kembaran polisintetik.[1] Fraktur-nya konkoidal hingga tidak rata, dan gores-nya berwarna putih. Secara optik, korundum bersifat uniaksial negatif dengan indeks bias nω = 1.768–1.772 dan nε = 1.760–1.764.[2]

Korundum terbentuk dalam berbagai lingkungan geologi, terutama pada batuan beku miskin silika seperti sienit dan pegmatit, serta pada batuan metamorf seperti marmer kristalin, gnais, dan mika sekis.[3] Deposit korundum berkualitas permata ditemukan di berbagai belahan dunia, dengan sumber terkenal termasuk Myanmar (ruby Mogok), Sri Lanka (safir), Kashmir (safir biru), Thailand, Kamboja, Madagaskar, dan Australia. Korundum sintetis diproduksi secara luas melalui metode proses Verneuil untuk penggunaan industri (sebagai abrasif) dan permata.


Kristalografi

Korundum mengkristal dalam sistem kristal trigonal dengan kelas kristal Hexagonal Scalenohedral (3m) dan grup ruang R3c. Parameter sel unitnya adalah a = 4.75 Å dan c = 12.982 Å, dengan rasio a : c = 1 : 2.733, volume sel unit 253.54 ų, dan jumlah unit formula per sel unit (Z) = 6.[4]

Secara morfologi, korundum menunjukkan kebiasaan kristal yang sangat bervariasi. Kristal sering berbentuk piramida curam dengan bentuk-bentuk yang ditandai pada bidang w, z, E, atau ω. Kristal berbentuk tong (barrel-shaped) sering ditemukan dengan permukaan yang kasar dan membulat, dan kadang-kadang dapat mencapai ukuran yang cukup besar. Variasi bentuknya berkisar dari prismatik pendek sejajar sumbu [0001] dengan bidang dasar yang lebar, hingga piramida yang curam.[5] Lebih jarang, kristal dapat berbentuk tabular datar pada bidang {0001} atau berbentuk rombohedral.

Permukaan kristal korundum sering menunjukkan goresan (striae) pada bidang {0001} yang sejajar dengan arah [0110]. Garis-garis dalam arah [1120] kadang-kadang membagi bidang dasar menjadi enam sektor. Bentuk-bentuk kristal yang umum ditemukan meliputi: {0001}, {1000}, {1120}, {7180}, {1015}, {1013}, {1012}, {1011}, {7072}, {7071}, {0111}, {0221}, {0772}, {2245}, {2243}, {7·7·14·9}, {1121}, {7·7·14·6}, {4488}, {11·11·22·6}, {2241}, {7·7·14·3}, {8·8·16·3}, {4481}, {14·14·28·3}, {4265}, dan {3254}, serta {2·8·10·9}.[1]

Kembaran (twinning) pada korundum umumnya terjadi pada bidang {1011}, biasanya membentuk kembaran lamellar yang menghasilkan struktur berlapis dan goresan pada bidang c dan r. Lebih jarang, ditemukan kembaran penetrasi atau kembaran kepala panah (arrowhead twins) pada kristal yang berbentuk tabular sejajar bidang {1120}. Kembaran pada bidang {0001} juga ditemukan tetapi lebih jarang terjadi. Korundum juga dapat mengalami tekanan kembaran yang dihasilkan pada bidang {1011} dan {0001}.[3]

Mineral sejenis

Kode Strunz Nama Mineral Rumus Kimia
4.CB. Magnesiohögbomite-6N12S Mg5Al11TiO23(OH)
4.CB. Kidodite BaMg2Fe16O27
4.CB. Ferrohögbomite-2N2S [(Fe2+,Mg,Zn,Al)3(Al,Ti,Fe3+)8O15(OH)]2
4.CB. Zhenruite (MoO3)2 · H2O
4.CB. Fuyuanite Mg7Nb6O18(OH)8
4.CB. Virgilluethite MoO3 · H2O
4.CB. Pengite (Pb8Sb3+3)Σ11Sb5+9O35
4.CB.05 Brizziite NaSb5+O3
4.CB.05 Tistarite Ti3+2O3
4.CB.05 Hematite Fe2O3
4.CB.05 Ecandrewsite ZnTiO3
4.CB.05 Melanostibite Mn2+2Fe3+Sb5+O6
4.CB.05 'UM1998-11-O-AuHSb' Au+2Sb3+O2(OH)
4.CB.05 Karelianite V3+2O3
4.CB.05 Eskolaite Cr2O3
4.CB.05 Geikielite MgTiO3
4.CB.05 Akimotoite MgSiO3
4.CB.05 'Unnamed (Fe-Cr Oxide)' FeCrO3
4.CB.05 'Auroantimonate' AuSbO3
4.CB.05 Hemleyite Fe2+SiO3
4.CB.05 Ilmenite Fe2+TiO3
4.CB.05 Pyrophanite Mn2+TiO3
4.CB.10 Bixbyite-(Fe) (Fe,Mn)2O3
4.CB.10 Bixbyite-(Mn) Mn3+2O3
4.CB.10 Avicennite Tl2O3
4.CB.15 Armalcolite MgTi4+2O5
4.CB.15 Ferropseudobrookite Fe2+Ti4+2O5
4.CB.15 Griffinite Al2TiO5
4.CB.15 Pseudobrookite Group
4.CB.15 Sassite Ti3+2Ti4+O5
4.CB.15 Pseudobrookite Fe2TiO5
4.CB.20 Zincovelesite-6N6S Zn3(Fe3+,Mn3+,Al,Ti)8O15(OH)
4.CB.20 Magnesiohögbomite-2N4S (Mg8.43Fe2+1.57)Σ=10Al22Ti4+2O46(OH)2
4.CB.20 Magnesiobeltrandoite-2N3S (Mg6Al2)(Al18Fe3+2)O38(OH)2
4.CB.20 Zincohögbomite-2N6S [(Zn,Mg)7(Al,Fe3+,Ti)16O31(OH)]2
4.CB.20 Magnesiohögbomite-6N6S [(Mg,Fe2+)3(Al,Ti,Fe3+)8O15(OH)]6
4.CB.20 Magnesiohögbomite-2N3S [(Mg,Fe2+,Zn)4(Al,Ti,Fe3+)10O19(OH)]2
4.CB.20 Magnesiohögbomite-2N2S [(Mg,Fe2+)3[Al7(Ti,Fe3+)]O15(OH)]2
4.CB.20 'Ferrohögbomite-6N12S' [(Fe2+,Mg,Zn)5(Al,Ti,Fe3+)12O23(OH)]6
4.CB.20 Zincohögbomite-2N2S [(Zn,Al,Fe2+)3(Al,Fe3+,Ti)8O15(OH)]2
4.CB.25 Kleberite FeTi6O11(OH)5
4.CB.25 Pseudorutile Fe3+2Ti4+3O9
4.CB.30 Oxyvanite V3+2V4+O5
4.CB.30 Berdesinskiite V3+2TiO5
4.CB.30 Kaitianite Ti3+2Ti4+O5
4.CB.35 Machiite Al2Ti3O9
4.CB.35 Vestaite (Ti4+Fe2+)Ti4+3O9
4.CB.35 Olkhonskite (Cr,V)2Ti3O9
4.CB.35 Schreyerite V3+2Ti4+3O9
4.CB.40 Zincorinmanite-(Zn) Zn2Sb2(Fe3+4Zn2)O14(OH)2
4.CB.40 Majindeite Mg2Mo3O8
4.CB.40 Almagreraite CuZnMn4+3O8
4.CB.40 Kamiokite Fe2Mo3O8
4.CB.40 Nolanite V3+8Fe3+2O14(OH)2
4.CB.40 Iseite Mn2Mo3O8
4.CB.40 Rinmanite Zn2Sb2Mg2Fe4O14(OH)2
4.CB.45 Stibioclaudetite AsSbO3
4.CB.45 Claudetite As2O3
4.CB.50 Senarmontite Sb2O3
4.CB.50 Arsenolite As2O3
4.CB.55 Valentinite Sb2O3
4.CB.60 Bismite Bi2O3
4.CB.65 Sphaerobismoite Bi2O3
4.CB.70 Sillénite Bi12SiO20
4.CB.75 Kyzylkumite V3+Ti2O5(OH)
4.CB.80 'Tietaiyangite' Fe3+4Fe2+TiO9
4.CB.85 Liuite FeTiO3
4.CB.90 Luogufengite Fe2O3
4.CB.95 Wangdaodeite FeTiO3

Referensi

  1. ^ a b c "Corundum". Mindat.org. Diakses tanggal 2026-03-14.
  2. ^ a b "Corundum Mineral Data". Webmineral.com. Diakses tanggal 2026-03-14.
  3. ^ a b c "Corundum". Handbook of Mineralogy (PDF). Mineralogical Society of America. Diakses tanggal 2026-03-14.
  4. ^ "Corundum: Morphology". Mindat.org. Diakses tanggal 2026-03-14.
  5. ^ Palache, C. (1944). "The Crystallography of Corundum". American Mineralogist. 29: 1–30.

Lihat pula


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement