Koninklijke Militaire Academie
| Akademi Militer Kerajaan | |
|---|---|
Koninklijke Militaire Academie (Belanda) | |
Kastel Breda, bangunan utama KMA | |
| Jenis | Akademi militer negeri |
| Didirikan | 1828 |
Lembaga induk | Nederlandse Defensie Academie |
| Afiliasi | ISMS |
| Gubernur | Kolonel Frank Rippens[1] |
| Jumlah mahasiswa | Calon perwira di Angkatan Darat Kerajaan Belanda, Angkatan Udara Kerajaan Belanda, dan Marsose Kerajaan Belanda |
| Sarjana | Sarjana |
| Lokasi | , , Belanda 51°35′29″N 4°46′31″E / 51.5915°N 4.7753°E |
| Julukan | KMA |
| Situs web | Situs web resmi |
| Lambang KMA | |
Akademi Militer Kerajaan (bahasa Belanda: Koninklijke Militaire Academie, KMA) di Breda adalah salah satu dari dua akademi militer Belanda tempat para calon perwira Angkatan Bersenjata Belanda dididik. Sejak tahun 1828, perwira Angkatan Darat Kerajaan Belanda dilatih di Breda. Mulai tahun 1830, pendidikan bagi taruna untuk Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) dimulai. Sejak 1936, Penerbangan Angkatan Darat Kerajaan Belanda (LVA) juga mulai melatih para perwiranya di sini. Akhirnya, pada tahun 2002, Marsose Kerajaan juga menempatkan pendidikan perwiranya di KMA.
Deskripsi

KMA menawarkan program studi yang berlangsung selama empat atau lima tahun, tergantung pada jurusan akademik yang dipilih oleh taruna.[2] Program akademiknya telah mengalami perubahan signifikan sepanjang sejarahnya. Dalam program saat ini, para taruna akan memperoleh gelar sarjana setelah lulus dan diangkat sebagai perwira di Angkatan Darat Kerajaan Belanda, Angkatan Udara Kerajaan Belanda, atau Marsose Kerajaan.[2] KMA juga menawarkan program perwira singkat selama satu setengah tahun.[3] Pelatihan perwira Angkatan Laut Kerajaan Belanda dan Korps Marinir terutama dilakukan oleh Akademi Angkatan Laut Kerajaan di Den Helder. Kampusnya memiliki luas sekitar satu kilometer persegi.
Organisasi
Sejak 2 September 2005, Akademi ini menjadi bagian dari Nederlandse Defensie Academie (NLDA), yang merupakan bagian dari Komando Dukungan Pertahanan (DOSCO). Dengan demikian, Kastel Breda juga membuka pintunya bagi adelborsten (taruna Angkatan Laut) dan personel pertahanan lainnya. Semua perwira angkatan bersenjata Belanda kini dididik dalam satu akademi: Nederlandse Defensie Academie (NLDA). Meskipun pendidikan tingkat tinggi pertahanan telah digabung secara administratif, setiap unit tetap mempertahankan namanya. Selain itu, berbagai institusi tersebut melakukan penelitian ilmiah secara bersama. Di Belanda, Sekolah Militer Kerajaan (KMS) adalah sebutan untuk institusi pendidikan bagi bintara Angkatan Darat Kerajaan Belanda di Ermelo.
Bagian-bagian

NLDA terdiri dari:
- KIM, Institut Angkatan Laut Kerajaan Belanda di Den Helder
- KMA, Akademi Militer Kerajaan di Breda
- IDL, Kursus Institut Pertahanan di Breda
- FMW, Fakultas Ilmu Militer di Breda dan Den Helder
- ECLD, Pusat Keahlian Kepemimpinan Pertahanan di Breda
- NIMH, Institut Sejarah Militer Belanda di Den Haag
- TCD, Pusat Bahasa Pertahanan di Breda
Di dalam Akademi, yang merupakan bagian dari NLDA, berbagai program pendidikan dapat diikuti, termasuk Pelatihan Ilmiah Militer (MWO). Untuk memulai pendidikan ini diperlukan ijazah VWO atau propedeuse HBO. Program-program ini merupakan kombinasi antara pendidikan militer dan pendidikan akademik. Pendidikan tingkat sarjana diberikan di Fakultas Ilmu Militer (FMW). Bergantung pada korps atau cabang layanan yang dipilih, seorang "taruna" dapat memilih jurusan. FMW menawarkan tiga jurusan berikut:
- Ilmu Perang
- Ilmu Bisnis Militer
- Sistem dan Teknologi Militer (MS&T)
Setelah bertahun-tahun diskusi dengan Organisasi Akreditasi Belanda-Flandria dan Kementerian Pendidikan, pada Januari 2012 diumumkan bahwa NLDA diakui sebagai institusi universitas untuk pendidikan akademik di bidang militer.
Alumni terkemuka
- Alexander Idenburg, Gubernur Jenderal Hindia Belanda
- C. P. W. Schoemaker, arsitek dan rektor TH Bandung ke-7
- Dieter Stöckmann, jenderal Bundeswehr
- Gijs Tuinman, Sekretaris Pertahanan Belanda
- Hanke Bruins Slot, Menteri Dalam Negeri dan Hubungan Kerajaan
- Hendrikus Colijn, Perdana Menteri Belanda periode 1933–1937
- Ludolph Hendrik van Oyen, Panglima Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL)
- Richard Schoemaker, guru besar arsitektur di TH Bandung dan TU Delft
- Syarif Hamid II dari Pontianak, pahlawan kemerdekaan dan Sultan Pontianak ke-7
- Soerjadi Soerjadarma, Panglima ABRI dan Kepala Staf Angkatan Udara
- Simon Spoor, Panglima Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL)
- T. B. Simatupang, pahlawan kemerdekaan dan Kepala Staf Angkatan Perang ke-2
Lihat pula
- Koninklijke Militaire School (Sekolah Militer Kerajaan)
- Institut Angkatan Laut Kerajaan Belanda
Referensi
- ^ "Het commando over de KMA is overgedragen aan kolonel Frank Rippens". www.bredavandaag.nl. 8 Juni 2024.
- ^ a b Ministerie van Defensie. "Defensieacademie (NLDA)". www.nlda.nl.
- ^ Ministerie van Defensie. "Defensieacademie (NLDA)". www.nlda.nl.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




