Komisi Eksekutif Prancis
| Komisi Eksekutif | |
|---|---|
Pemerintahan kolektif Republik Prancis Kedua | |
anggota komisi eksekutif (dari kiri ke kanan ): Arago, Garnier-Pagès, Marie, Ledru-Rollin, dan Lamartine. | |
| Dibentuk | 9 Mei 1848 |
| Diselesaikan | 24 Juni 1848 |
| Struktur pemerintahan | |
| Kepala negara | kolektif |
| Kepala pemerintahan | François Arago[a] |
| Jumlah menteri | 5 |
| Total jumlah menteri | 5 |
| Partai anggota | Republikan moderat dan demokrat sosial |
| Status di legislatif | Pemerintahan sementara |
| Pemimpin oposisi | Tidak ada |
| Sejarah | |
| Periode | Majelis Konstituante (1848) |
| Pendahulu | Pemerintahan Sementara 1848 |
| Pengganti | Louis-Eugène Cavaignac |
Komisi Eksekutif Republik Prancis Kedua (bahasa Prancis: Commission exécutive de la République française) adalah badan pemerintahan sementara yang menjalankan kekuasaan eksekutif di Republik Prancis Kedua antara 9 Mei dan 24 Juni 1848.[1] Badan ini dibentuk setelah pembubaran Pemerintahan Sementara 1848 sebagai upaya untuk menstabilkan politik dan menengahi konflik antara faksi moderat dan sosialis dalam Majelis Konstituante.[b]
Anggota
Komisi terdiri atas lima anggota dengan pengaruh politik yang beragam:[2]
- François Arago – republikan moderat, bertindak sebagai presiden de facto.
- Alphonse de Lamartine – penyair dan politisi liberal moderat.
- Alexandre Auguste Ledru-Rollin – pemimpin demokrat radikal.
- Pierre Marie de Saint-Georges – konservatif moderat.
- Louis-Antoine Garnier-Pagès – mantan Menteri Keuangan.
Latar belakang
Komisi ini menggantikan Pemerintahan Sementara yang kehilangan legitimasi setelah Revolusi Februari 1848. Tujuannya adalah menciptakan bentuk pemerintahan kolektif[c] yang lebih stabil menjelang penyusunan Konstitusi Republik Kedua.[3]
Kejatuhan
Krisis ekonomi dan sosial memuncak pada Pemberontakan Juni 1848, ketika para pekerja menolak pembubaran "Bengkel Nasional". Pemerintah memerintahkan Louis-Eugène Cavaignac menumpas pemberontakan dengan kekuatan militer, menewaskan ribuan orang.[4] Setelah itu, Majelis membubarkan Komisi pada 24 Juni 1848 dan menyerahkan kekuasaan tunggal kepada Cavaignac.
Warisan
Komisi Eksekutif dianggap sebagai percobaan terakhir pemerintahan kolektif di Prancis. Kegagalannya menunjukkan lemahnya sistem kepemimpinan tanpa otoritas tunggal selama krisis revolusioner.[d][5]
Lihat pula
Catatan
- ^ Arago bertindak sebagai presiden de facto Komisi meski tidak secara resmi menjabat sebagai kepala negara.
- ^ Komisi ini dipilih oleh Majelis sebagai kompromi antara kelompok kiri dan kanan setelah ketegangan politik pasca Revolusi Februari.
- ^ Berbeda dengan kabinet biasa, Komisi tidak memiliki perdana menteri tunggal dan semua keputusan diambil secara bersama.
- ^ Sejarawan seperti Roger Price menilai bahwa sistem kolektif ini terlalu lamban dalam mengambil keputusan pada masa darurat.
Referensi
- ^ Roger Price, The French Second Republic: A Social History, Cornell University Press, 1993.
- ^ Pamela Pilbeam, Republicanism in Nineteenth-Century France, Palgrave Macmillan, 1991.
- ^ William Fortescue, France and 1848: The End of Monarchy, Routledge, 2000.
- ^ John Merriman, A History of Modern Europe: From the Renaissance to the Present, W. W. Norton & Company, 2004.
- ^ Roger Price, op. cit.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


