Keuskupan Nancy
Keuskupan Nancy dan Toul Dioecesis Nanceiensis et Tullensis Diocèse de Nancy et de Toul | |
|---|---|
| Katolik | |
| Lokasi | |
| Negara | |
| Besançon | |
| Statistik | |
| Luas | 5.275 km2 (2.037 sq mi) |
| Populasi - Total - Katolik | (per 2017) 755.200 672,000 (89%) |
| Informasi | |
| Denominasi | Katolik Roma |
Gereja sui iuris | Gereja Latin |
| Ritus | Ritus Roma |
| Pendirian | Penyatuan: 20 Februari 1824 |
| Katedral | Katedral Notre-Dame-de-l'Annonciation di Nancy |
| Pelindung | Bunda Maria Diangkat ke Surga |
| Kepemimpinan kini | |
| Paus | Leo XIV |
Uskup | Jean-Louis Papin |
Uskup agung | Jean-Luc Bouilleret |
| Peta | |
| Situs web | |
| Situs Web Keuskupan | |
Keuskupan Nancy dan Toul (Latin: Dioecesis Nanceiensis et Tullensis; Prancis: Diocèse de Nancy et de Toul) adalah suatu wilayah gerejawi atau keuskupan Gereja Latin dalam Gereja Katolik di Prancis.[1] Setelah melalui pergulatan politik yang panjang antara Louis XV, Louis XVI, dan para Adipati Lorraine,[2] keuskupan ini didirikan oleh Paus Pius VI pada 17 Desember 1777.[3] Keuskupan Nancy merupakan sufragan dalam provinsi gerejawi dari Keuskupan Agung metropolitan Besançon.[4]
Sejarah
Gelar comte dan hak kedaulatan para Uskup Toul pada Abad Pertengahan berawal dari sejumlah pemberian yang diberikan Heinrich si Pemburu (Henry the Fowler) kepada Santo Gauzelin pada tahun 927. Pada masa Konflik Investitur tahun 1108, kapitel katedral mengalami perpecahan: mayoritas memilih Riquin dari Commercy sebagai uskup, sementara minoritas memilih Konrad dari Schwarzenburg. Kaisar Heinrich V memberikan gelar uskup kepada Konrad, dengan syarat bahwa ia tidak melaksanakan tugas-tugas episkopal.
Pada tahun 1271, perselisihan serius kembali muncul dalam kapitel Toul. Pada tahun 1278, Paus Nikolaus III secara pribadi menunjuk Konrad dari Tübingen sebagai uskup. Sejak saat itu, umumnya Takhta Suci yang mengangkat para uskup dengan berbagai alasan setiap kali terjadi kekosongan. Akibatnya, banyak prelatus Italia memegang tahta penting ini hingga tahun 1552, ketika Toul diduduki oleh Prancis. Pada tahun 1597, Charles III, adipati Lorraine, meminta kepada Paus Klemens VIII agar Tahta Toul dibagi dan sebuah keuskupan baru didirikan di Nancy. Permintaan ini gagal akibat penentangan Arnaud d’Ossat, duta besar Raja Henri di Roma. Pada akhirnya, Paus Klemens VIII memutuskan bahwa Nancy akan memiliki sebuah gereja primatial dan prelatusnya menyandang gelar Primat Lorraine serta mengenakan insignia episkopal, tetapi tidak memiliki yurisdiksi episkopal.
Pada tahun 1648, melalui Perjanjian Westfalen, keuskupan-keuskupan Metz, Toul, dan Verdun (yang sebelumnya berada di bawah Kekaisaran Romawi Suci) menjadi wilayah kota-kota Prancis. Kadipaten Lorraine, yang dikelilingi oleh wilayah Prancis dan berulang kali diduduki pasukan Prancis, akhirnya jatuh ke tangan Prancis, sehingga Lorraine menjadi sebuah provinsi Prancis. Populasi Toul pada tahun 1688 tercatat sekitar 10.000 jiwa.[5] Setelah Revolusi Prancis 1789, Prancis dibagi menjadi departemen-departemen. Lorraine terbagi ke dalam departemen Meurthe, Meuse, Moselle, dan Vosges, dengan Nancy, Verdun, Metz, dan Epinal sebagai ibu kota masing-masing.[6]
Pada tahun 1688, Katedral Toul memiliki sebuah kapitel yang terdiri atas sepuluh pejabat gereja dan empat puluh kanonik. Di kota Toul terdapat tujuh paroki, tujuh rumah religius pria, dan empat biara. Keuskupan tersebut membawahi sekitar 200 paroki.[5]
Pada tahun 1777, Katedral Nancy memiliki sebuah kapitel yang beranggotakan tiga pejabat gereja dan dua puluh empat kanonik. Di kota yang berpenduduk sekitar 30.000 jiwa itu, terdapat tujuh paroki, dua belas rumah religius pria, dan sepuluh biara.[7] Semua kapitel katedral di Prancis dihapuskan pada tahun 1790 oleh Majelis Konstituante.
Pada tahun 1777 dan 1778, Toul kehilangan wilayah yang kemudian dijadikan dasar bagi pembentukan dua keuskupan baru: Saint-Dié dan Nancy, keduanya menjadi sufragan Trier. Konkordat 1802, yang meniadakan Keuskupan Toul, menetapkan Nancy sebagai tahta sebuah keuskupan besar yang mencakup tiga departemen: Meurthe, Meuse, dan Vosges.
Revolusi
Keuskupan Nancy dihapuskan selama Revolusi Prancis oleh Majelis Legislatif berdasarkan Konstitusi Sipil Rohaniwan (Prancis: Constitution civile du clergé) (1790).[8] Wilayahnya digabungkan ke dalam keuskupan baru bernama “Meurthe”, yang menjadi bagian dari Metropole du Nord-Est (mencakup tujuh département dan keuskupan baru). Konstitusi Sipil mewajibkan agar para uskup dipilih oleh warga dari setiap département, hal yang segera menimbulkan persoalan kanonik serius, karena para pemilih tidak diwajibkan beragama Katolik, dan persetujuan Paus tidak hanya dianggap tidak perlu, melainkan secara tegas dilarang. Selain itu, pendirian keuskupan baru maupun pemindahan uskup bukanlah kewenangan otoritas sipil maupun Gereja di Prancis. Akibatnya, terjadi perpecahan antara “Gereja Konstitusional” dan Gereja Katolik. Uskup Nancy yang sah, Anne Louis Henri de La Fare, menolak mengucapkan sumpah, sehingga tahta episkopal dinyatakan lowong.
Pada 13 Maret 1791, para pemilih département Meurthe berkumpul dan memilih seorang Lazarist, P.-F. Chatelain, Profesor di Seminari Toul. Setelah pertimbangan panjang, ia menolak pemilihan tersebut.[9] Para pemilih kemudian melanjutkan musyawarah dan, atas rekomendasi Komite Gerejawi Majelis Nasional, pada 8 Mei 1791 mereka memilih seorang Oratorian, Luc-François Lalande dari Saint-Lô, seorang teolog dan ahli Ibrani. Ia ditahbiskan menjadi uskup di Notre Dame, Paris, pada 29 Mei oleh Jean-Baptiste Gobel, Uskup Tituler Lydda, yang telah diangkat sebagai Uskup Konstitusional Paris. Pada 3 Juni, ia resmi memasuki Nancy dan memulai perdebatan pamflet melawan Uskup de La Fare, yang saat itu berada dalam pengasingan di Trier.[10] Pada September 1792, Lalande terpilih sebagai delegatus Konvensi, dan pada 7 November ia melepaskan jabatannya. Pada 1795, ia menjadi anggota Dewan 500. Pada 1801, ia menulis surat penyerahan diri kepada Paus Pius VII. Menjelang akhir 1799, sebuah perhimpunan imam Konstitusional memilih François Nicolas dari Épinal sebagai pengganti Lalande.[11]
Pasca-Revolusi Prancis
Nicolas dan seluruh Uskup Konstitusional diwajibkan untuk mengundurkan diri pada Mei 1801 oleh Konsul Pertama, Napoleon Bonaparte, yang saat itu sedang merundingkan perjanjian dengan Paus Pius VII, yaitu Konkordat 1801 (15 Juli 1801). Nicolas tidak pernah menarik kembali pendiriannya. Setelah Konkordat mulai berlaku, Paus Pius VII dapat menerbitkan bulla yang sesuai untuk memulihkan banyak keuskupan dan mengatur kembali batas-batasnya, yang sebagian besar disesuaikan dengan pembagian département baru.[12] Konkordat 1802, yang meniadakan Keuskupan Toul, menjadikan Nancy sebagai tahta sebuah keuskupan besar yang mencakup tiga departemen: Meurthe, Meuse, dan Vosges.
Dalam sebuah bulla tertanggal 6 Oktober 1822,[13] Paus Pius VII memulihkan Keuskupan Verdun dan Saint-Dié, dengan memisahkan departemen Meuse dan Vosges dari Keuskupan Nancy. Sejak tahun 1824, para uskup Nancy menyandang gelar Uskup Nancy dan Toul, karena hampir seluruh wilayah Keuskupan Toul kuno telah disatukan dengan Keuskupan Nancy.[14]
Daftar Uskup
- 1777–1783 : Louis-Apolinaire de La Tour du Goupille-Montauban
- 1783–1787 : François de Fontanges
- 1787–1816 : Anne Louis Henri de La Fare
- 1802–1823 : Antoine Eustache d'Osmond
- 1823–1844 : Charles-Auguste-Marie-Joseph de Forbin-Janson
- 1844–1859 : Alexis-Basile-Alexandre Menjaud
- 1859–1863 : Georges Darboy
- 1863–1867 : Charles-Martial d'Allemand-Lavigerie
- 1867–1882 : Joseph-Alfred Foulon
- 1882–1918 : Charles-François Turinaz
- 1918–1919 : Charles-Joseph-Eugène Ruch
- 1919–1930 : Hippolyte-Marie de La Celle
- 1930–1934 : Etienne-Joseph Hurault
- 1934–1949 : Fleury de Marcel
- 1949–1956 : Marc-Armand Lallier, also archbishop of Marseille
- 1957–1971 : Emile-Charles-Raymond Pirolley
- 1972–1991 : Jean Albert Marie Auguste Bernard
- 1991–1998 : Jean-Paul Maurice Jaeger
- 1999–2023 : Jean-Louis Papin
- 2023–sekarang : Pierre-Yves Michel
Referensi
- ^ "Catholiques en Meurthe-et-Moselle". 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-12-27. Diakses tanggal 2008-04-19.
- ^ John McManners (1999). Church and Society in Eighteenth-Century France: The Clerical Establishment and Its Social Ramification. Oxford University Press. hlm. 184–185. ISBN 978-0-19-827003-4.
- ^ Bullarii Romani Continuatio: summorum pontificum Clementis XIII, Clementis XIV, Pii VI, Pii VII, Leonis XII . (dalam bahasa Latin). Vol. Tomus quintus (Pii VI, anni 1-3). Rome: Typ. Reverendae Camerae Apostolicae. 1842. hlm. 440–461. Gaetano Moroni, ed. (1847). Dizionario di erudizione storico-ecclesiastica da s. Pietro sino ai nostri giorni specialmente intorno ai principali santi ...compilazione di Gaetano Moroni: Mos-Nic. 47 (dalam bahasa Italian). Rome: dalla Tipografia Emiliana. hlm. 159. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Diocese of Nancy (-Toul) from catholic-hierarchy.org
- ^ a b Ritzler, V, p. 394 note 1.
- ^ "Lorraine". genealogy.net.
- ^ Ritzler, VI, p. 300 note 1.
- ^ Sciout, Ludovic (1872). "Chapitre IV: La Constitution Civile". Historie de la constitution civile du clergé (1790-1801) (dalam bahasa Prancis). Vol. Tome premier. Paris: Firmin Didot frères. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Pisani, Paul (1907). Répertoire biographique de l'épiscopat constitutionnel (1791-1802) (dalam bahasa Prancis). Paris: A. Picard et fils. hlm. 215–216. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Pisani, pp. 216, 457.
- ^ Pisani, pp. 218-220
- ^ Concordat, et recueil des bulles et brefs de N.S.P. le pape Pie VII, sur les affaires actuelles de l'église de France (dalam bahasa Latin and Prancis). chez J.R. Vigneulle. 1802. hlm. 24–43.
- ^ Bullarii Romani continuatio, Summorum Pontificum Benedicti XIV, Clementis XIII, Clementis XIV, Pii VI, Pii VII, Leonis XII, Pii VIII constitutiones... (dalam bahasa Latin). Vol. Tomus septimus, Pars II. Parti: Aldina. 1852. hlm. 2295–2304. L. Jerome, in: Société bibliographique (France) (1907), L'épiscopat français..., p. 385.
- ^ "CATHOLIC ENCYCLOPEDIA: Nancy". New Advent.
Karya rujukan
- Gams, Pius Bonifatius (1873). Series episcoporum Ecclesiae catholicae: quotquot innotuerunt a beato Petro apostolo. Ratisbon: Typis et Sumptibus Georgii Josephi Manz. (Use with caution; obsolete)
- Jean, Armand (1891). Les évêques et les archevêques de France depuis 1682 jusqu'à 1801 (dalam bahasa French). Paris: A. Picard. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- Ritzler, Remigius; Sefrin, Pirminus (1958). Hierarchia catholica medii et recentis aevi VI (1730-1799). Patavii: Messagero di S. Antonio. Diakses tanggal 2016-07-06.
- Ritzler, Remigius; Sefrin, Pirminus (1968). Hierarchia Catholica medii et recentioris aevi sive summorum pontificum, S. R. E. cardinalium, ecclesiarum antistitum series... A pontificatu Pii PP. VII (1800) usque ad pontificatum Gregorii PP. XVI (1846) (dalam bahasa Latin). Vol. Volume VII. Monasterii: Libr. Regensburgiana.
- Remigius Ritzler; Pirminus Sefrin (1978). Hierarchia catholica Medii et recentioris aevi... A Pontificatu PII PP. IX (1846) usque ad Pontificatum Leonis PP. XIII (1903) (dalam bahasa Latin). Vol. Volume VIII. Il Messaggero di S. Antonio.
- Pięta, Zenon (2002). Hierarchia catholica medii et recentioris aevi... A pontificatu Pii PP. X (1903) usque ad pontificatum Benedictii PP. XV (1922) (dalam bahasa Latin). Vol. Volume IX. Padua: Messagero di San Antonio. ISBN 978-88-250-1000-8.
- Société bibliographique (France) (1907). L'épiscopat français depuis le Concordat jusqu'à la Séparation (1802-1905). Paris: Librairie des Saints-Pères.
Kajian
- Guillaume, Pierre-Étienne (1867). Histoire du diocèse de Toul et de celui de Nancy, depuis l'établissement du christianisme chez les Leuci jusqu'a nos jours: précédée d'une dissertation historique sur l'antiquité de l'église de Toul (dalam bahasa French). Vol. Tome IV. Nancy: Thomas & Pierron. hlm. 352–427. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- Guillaume, Pierre-Étienne (1867). Histoire du diocèse de Toul et de celui de Nancy, depuis l'établissement du christianisme chez les Leuci jusqu'a nos jours (dalam bahasa French). Vol. Tome V. Nancy: Thomas et Pierson. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Pranala luar
- (Prancis) Centre national des Archives de l'Église de France, L’Épiscopat francais depuis 1919 Diarsipkan 2017-05-10 di Wayback Machine., retrieved: 2016-12-24.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


