Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. |

KAMI, adalah singkatan dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia, adalah organisasi mahasiswa yang didirikan dan dipimpin oleh mahasiswa anti-komunis di Indonesia.[1] Kelompok ini dibentuk untuk mempelopori penumpasan Partai Komunis Indonesia, dan sayap kiri pada umumnya, setelah upaya kudeta yang gagal pada tahun 1965.[2]
Intinya terutama terdiri dari kelompok pemuda Islam, Katolik, dan mantan anggota Partai Sosialis.[1] Didukung oleh Tentara Nasional Indonesia, KAMI menggelar demonstrasi politik menentang Presiden Soekarno, sehingga memperkuat posisi Jenderal Suharto setelah upaya kudeta. Pada Januari 1966, KAMI mengeluarkan Tri Tuntutan Rakyat yang menyerukan pembubaran partai komunis, pembersihan kabinet, dan penurunan harga.[2] Dalam sebagian besar aksinya, yang mencakup pawai jalanan dan kampanye penyebaran pamflet, KAMI didukung oleh kelompok-kelompok serupa lainnya, termasuk Front Aksi Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (FAM), dan Front Aksi Lulusan Indonesia (FAM).[1]
Tak lama setelah pembunuhan dua demonstran mahasiswa di luar Istana Kepresidenan pada Februari 1966, Soekarno secara resmi melarang KAMI. Namun, hal ini diabaikan oleh para mahasiswa, para pendukung mereka, dan para pendukung di dalam tubuh militer dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.[3] Pada akhirnya, protes KAMI berujung pada penandatanganan Supersemar yang memberi Soeharto kekuasaan besar dan menyebabkan jatuhnya Soekarno serta munculnya Orde Baru.[4] Beberapa mantan aktivis mahasiswa kemudian dipuja oleh Jenderal Ali Moertopo, dan menjadi tokoh kunci dalam pembuatan kebijakan dan Golkar, kendaraan politik rezim tersebut.[5] Pada tahun 1970-an, KAMI terpecah antara kelompok pro-pemerintah dan anti-pemerintah. Pada tahun 1973, kelompok pro-pemerintah tersebut menjadi inti dari Komite Nasional Pemuda Indonesia yang baru.[6]
Referensi
- ^ a b c Ricklefs 2001, hlm. 347.
- ^ a b Cribb & Kahin 2004, hlm. 216.
- ^ Ricklefs 2001, hlm. 348.
- ^ Ricklefs 2001, hlm. 349.
- ^ Vickers 2013, hlm. 168.
- ^ Cribb & Kahin 2004, hlm. 217.
Rujukan
- Ricklefs, M.C. (1991). A history of modern Indonesia since c.1200. Stanford: Stanford University Press. ISBN 0-8047-4480-7
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


