Kerajaan Bitinia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Kerajaan Bitinia Βιθυνία | |
|---|---|
Kerajaan Bitinia pada puncak kejayaan selama akhir masa pemerintahan Prusias I (182 SM). | |
| Ibu kota | Nikomedia |
| Pemerintahan | Monarki |
| Raja | |
• 297–278 SM | Zipoetes I (pertama) |
• ca 94–74 SM | Nikomedes IV (terakhir) |
| Era Sejarah | Periode Helenistik |
• Zipoetes I menobatkan diri sebagai basileus | 297 SM |
• Dianeksasi oleh Republik Romawi sebagai Bithynia et Pontus | 63 SM |
| Sekarang bagian dari | Turki |
Kerajaan Bitinia (bahasa Yunani Kuno: Βιθυνία) adalah sebuah kerajaan Helenistik yang berpusat di daerah historis Bitinia, yang tampaknya didirikan pada abad ke-4 SM. Di tengah Perang Diadochi, Zipoites menyandang gelar raja (basileus) pada tahun 297 SM.[1][2] Putranya beserta penerusnya, Nikomedes I, mendirikan Nikomedia, yang segera bangkit menuju kemakmuran. Selama masa pemerintahannya yang panjang (ca 278–ca 255 SM), serta masa pemerintahan penerusnya, Prusias I (m. ca 228 – 182 SM), Prusias II (m. ca 182 – 149 SM) dan Nikomedes II (m. ca 149 – 127 SM), Kerajaan Bitinia berada dalam kondisi makmur dan memiliki kedudukan dan pengaruh yang cukup besar terhadap monarki-monarki kecil di kawasan Anatolia. Namun raja terakhir, Nikomedes IV, tidak mampu mempertahankan kekuasaannya melawan Mithridates VI dari Pontus. Setelah dipulihkan ke tahtanya oleh Senat Romawi, ia mewariskan kerajannya melalui wasiat kepada republik Romawi pada tahun 74 SM dan wilayah kerajaan ini menjadi sebuah provinsi bernama Bithynia et Pontus pada tahun 63 SM.[3][2]
Uang logam kerajaan ini menampilkan kewibawaan rajanya, yang cenderung diukir dalam gaya Helenistik yang sangat mahir.[4]
Sejarah
Sejarah awal
Populasi di Bitinia diduga merupakan keturunan bangsa Trakia.[2] Menurut Memnon dari Heraclea, pangeran setempat Bas dari Bitinia berhasil mengalahkan jenderal bawahan Aleksander Agung bernama Kalas, dalam pertempuran (mungkin tahun 330 SM).[5] Putranya, Zipoites I, menyandang gelar basileus ("raja") pada tahun 297 SM.[1]
Putra sekaligus penerusnya, Nikomedes I, mendirikan Nikomedia, yang segera bangkit menuju kemakmuran, dan selama masa pemerintahannya yang panjang (ca 278–ca 255 SM), Bitinia memiliki kedudukan dan pengaruh yang cukup besar terhadap monarki-monarki kecil di kawasan Anatolia.
Referensi
- ^ a b Williams 1990, hlm. 10.
- ^ a b c "Bithynië". Encarta Encyclopedie Winkler Prins (dalam bahasa Belanda). Microsoft Corporation/Het Spectrum. 2002.
- ^ Chisholm 1911, hlm. 13.
- ^ "Kings of Bithynia - Asia Minor Coins - Photo Gallery". www.asiaminorcoins.com.
- ^ Smith 2004, Chapters 1–21.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




