Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Laut Asia Timur
Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Laut Asia Timur yang dikenal juga dengan Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) adalah kemitraan regional yang melibatkan negara-negara pesisir Asia Timur serta berbagai pemangku kepentingan non-negara untuk mengelola dan melindungi lingkungan laut di kawasan tersebut.[1][2] Program ini disponsori bersama oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO), Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Global Environment Facility (GEF), dan Bank Dunia, dengan misi membangun kemitraan antar-lembaga, antar-sektor, dan antar-pemerintah untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di Laut Asia Timur.[3]
PEMSEA mengimplementasikan Strategi Pembangunan Berkelanjutan untuk Laut Asia Timur (SDS-SEA) dan berfungsi sebagai mekanisme koordinasi regional untuk program pengelolaan pesisir terpadu, pemantauan polusi laut, serta pembangunan kapasitas dan kerjasama lintas negara.[4] Program ini memiliki anggota berupa negara mitra (negara yang secara resmi menandatangani deklarasi), mitra non-negara (termasuk organisasi internasional, lembaga penelitian, LSM, dan sektor swasta) serta mitra pendanaan.[5] Kantor pusat PEMSEA berada di Metro Manila, Filipina.[6]
Keanggotaan
PEMSEA memiliki 11 Negara Mitra (Country Partners/CP) dan 22 Mitra Non-Negara (Non-Country Partners/NCP). Sebelas Negara Mitra tersebut mencakup Tiongkok, Jepang, Indonesia, Korea Selatan, Kamboja, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Laos, dan Timor-Leste. Selain itu, terdapat 22 Mitra Non-Negara yang terdiri atas organisasi internasional, lembaga penelitian, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta yang berperan dalam mendukung program, proyek, serta kegiatan koordinasi regional PEMSEA.[7][8]
Sejarah
Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Laut Asia Timur (PEMSEA) berawal pada Desember 1993 melalui pendirian sejumlah lokasi percontohan Integrated Coastal Management (ICM) di Xiamen, Tiongkok dan Teluk Batangas,Filipina. Lokasi tersebut menjadi dasar upaya penanganan pencemaran laut di Selat Malaka dan Selat Singapura serta pengembangan kapasitas institusi dan kemampuan sumber daya di beberapa negara, termasuk Kamboja, Tiongkok, Korea Utara, Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.[9][10]
Fase kedua proyek berlangsung pada 1999–2007 dengan dukungan Global Environment Facility (GEF), dengan fokus pada pembentukan kemitraan antar pemangku kepentingan. Pada tahap ini, proyek tersebut diubah namanya menjadi PEMSEA untuk mencerminkan orientasi baru program.[11][12][13]
Pada 2003 negara mitra dan mitra non-negara mengeluarkan Sustainable Development Strategy for the Seas of East Asia (SDS-SEA) sebagai visi bersama pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Timur. Pada 2007, PEMSEA menetapkan komitmen untuk melaksanakan SDS-SEA sebagai bagian dari proyek Fase I (2007–2017). Tahap terbaru dari program ini bertujuan menjadikan PEMSEA sebagai mekanisme operasional regional yang mandiri dan berkelanjutan.[14]
Referensi
- ^ "A Regional Framework for Cooperation: Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) | Ocean Newsletter | The Ocean Policy Research Institute". The Ocean Policy Research Institute (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ PEMSEA. (2007). Proceedings of the First East Asian Seas Partnership Council Meeting (ringkasan hasil pertemuan pertama Dewan Kemitraan Laut Asia Timur yang diselenggarakan pada 17–20 Juli 2007 di Manado, Sulawesi Utara, Indonesia). PEMSEA Meeting Report 7. https://www.pemsea.org/sites/default/files/2023-11/Proceedings%20of%20the%20First%20East%20Asian%20Seas%20Partnership%20Council%20Meeting.pdf
- ^ Wu, Shicun; Zou, Keyuan (2016-05-23). Non-Traditional Security Issues and the South China Sea: Shaping a New Framework for Cooperation (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 221. ISBN 978-1-317-08689-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ McDonald, Jan; McGee, Jeffrey; Barnes, Richard (2020-12-25). Research Handbook on Climate Change, Oceans and Coasts (dalam bahasa Inggris). Edward Elgar Publishing. hlm. 219. ISBN 978-1-78811-223-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ United Nations Development Programme (UNDP). (t.t.). Current activities in GEF-UNDP-IMO PEMSEA programme. Perserikatan Bangsa-Bangsa. https://www.un.org/depts/los/consultative_process/mar_sec_submissions/undp.pdf
- ^ Chircop, Aldo; Letalik, Norman; McDorman, Ted L.; Rolston, Susan (2012-06-22). The Regulation of International Shipping: International and Comparative Perspectives: Essays in Honor of Edgar Gold (dalam bahasa Inggris). Martinus Nijhoff Publishers. hlm. 178. ISBN 978-90-04-20244-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ METRO TV (2025-09-15), 2025 PEMSEA NETWORK OF LOCAL GOVERMENTS (PNLG) FORUM - [SESI 1], diakses tanggal 2025-09-29
- ^ "Introducing 'The PEMSEA Story': Collaborative ocean governance in the seas of East Asia by IW:LEARN on Exposure". news.iwlearn.net (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ "Global Change and Integrated Coastal Management". SpringerLink (dalam bahasa Inggris). doi:10.1007/1-4020-3628-0.pdf.
- ^ Chua, T.-E. (2008). A Tale of Two Initiatives: Integrated Coastal Management in Xiamen and Batangas Bay. Dalam Fisheries for Global Welfare and Environment, 5th World Fisheries Congress, hlm. 87–102. diakes dari https://www.seaknowledgebank.net/sites/default/files/2024-04/a-tale-of-two-initiatives_0.pdf
- ^ "Our Story | PEMSEA". www.pemsea.org. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ "Healthy oceans, people and economies: Partnerships for managing the seas of East Asia". Global Environment Facility (dalam bahasa Inggris). 2016-10-26. Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ Chou, Loke-Ming; Chua, Thia-Eng; Bonga, Danilo (2021-01-01). Ting, David S-K.; Stagner, Jacqueline A. (ed.). 4 - “Integrated coastal management” enhances coastal resilience to climate change—The East Asia experience. Elsevier. hlm. 59–79. ISBN 978-0-12-823767-0.
- ^ "International Waters Governance - Partnerships in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA)". International Waters Governance (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


