Keangkuhan moral

Kebenaran-diri (juga disebut kesalehan semu, keangkuhan moral, dan sikap suci sendiri)[1][2] adalah suatu sikap dan keyakinan akan keunggulan moral yang bersumber dari anggapan seseorang bahwa kepercayaan, tindakan, atau afiliasinya sendiri memiliki tingkat kebajikan yang lebih tinggi daripada rata-rata manusia.[3] Dalam bahasa cakapan sehari-hari mungkin sering disebut sok suci atau ujub. Individu yang merasa benar sendiri cenderung tidak mentoleransi pandangan maupun perilaku orang lain yang mereka anggap kurang bermoral atau kurang berbudi.[4] Seorang yang diliputi rasa benar sendiri kerap menasihati atau menegur perilaku tertentu dari orang lain yang dianggapnya menyimpang dari standar moral yang ia yakini.

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "definition of holier-than-thou by the Free Online Dictionary". Thefreedictionary.com. Diakses tanggal 2013-03-11.
  2. ^ "Holier than thou" berasal dari Alkitab Versi Raja James, Yesaya 65:5, di mana sikap semacam itu dikutuk
  3. ^ "the definition of self-righteous". Dictionary.com. Diakses tanggal 22 October 2017.
  4. ^ "the definition of self-righteous". Dictionary.com. Diakses tanggal 22 October 2017.

Bacaan lanjutan

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement