Kasus biskuit beracun
Kasus biskuit beracun merupakan kasus keracunan massal yang menghebohkan Indonesia pada tahun 1989.[1] Kasus ini bermula dari kecerobohan pihak produsen biskuit ketika amonium bikarbonat () (sejenis bahan pembuat biskuit supaya renyah) telah tertukar dengan natrium nitrat () (sejenis bahan berbahaya sewaktu pemindahan bahan-bahan tersebut).[2] Kasus ini bahkan menyebabkan 141 orang korban dengan 35 orang di antaranya meninggal dunia.[1] Kasus ini berkembang luas menjadi isu nasional dan sempat muncul desas-desus bahwa ada wanita berkerudung yang berperan menyebarkan racun seperti yang dikutip di dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami.[3] Kasus ini dianggap sebagai titik awal keamanan pangan di Indonesia dan bagaimana manajemen mutu makanan diperhatikan.[2][4][5]
Kronologi
CV. Gabisco Tangerang[6] sebagai salah satu produsen biskuit secara tidak sengaja memasukkan bahan amonium bikarbonat yang secara tidak sengaja disimpan berdekatan dengan sodium nitrit.[6] Akibat dari kecerobohan tersebut, banyak korban yang tewas dan harus dirawat akibat mengkonsumsi biskuit beracun tersebut.[7]
Dari hasil penyelidikan, ternyata beberapa produsen biskuit secara bersamaan mengimpor amonium bikarbonat dari Hong Kong melalui kapal di Pelabuhan Tanjung Priok, namun tanpa disadari bahan tersebut telah tertukar dengan natrium nitrat. Akibatnya kasus keracunan meluas di berbagai daerah dan menjadi perhatian pemerintah.
Selain itu, salah satu pabrik terkait yang menghasilkan biskuit yang positif mengandung racun, PT Toronto di Palembang mengambil tindakan berupa membakar sisa biskuit yang positif mengandung racun.[8]
Referensi
- ^ a b Center, PT. Indonesia News. "Di Magetan Ada Biskuit Beracun". inilahcom (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-23.
- ^ a b Surono, Ingrid Suryanti; Sudibyo, Agus; Waspodo, Priyo (2016-03-08). Pengantar Keamanan Pangan untuk Industri Pangan. ISBN 9786024012229.
- ^ Utami, Ayu (2008). Bilangan fu. Kepustakaan Populer Gramedia. ISBN 9789799101228.
- ^ Kasali, Rhenald (1997). Sembilan fenomena bisnis. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9789796056750.
- ^ "Waspadai Makanan Berformalin". Berita Analisadaily (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-24. Diakses tanggal 2017-10-23.
- ^ a b Cyber Law: Kontrak Elektronik dalam Bayang-Bayang Pelaku Usaha (Cyberlaw Indonesia). www.tokobukuonline.com – TBO. ISBN 9789791608633.
- ^ MEDIA, PT TEMPO INTI. "Korban-Korban Biskuit Maut". https://store.tempo.co/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-23.
- ^ MEDIA, PT TEMPO INTI. "Pembakaran Biskuit Beracun di Palembang". https://store.tempo.co/ (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-23.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


