Karisoprodol

Karisoprodol
Data klinis
Nama dagangSoma, lainnya[1]
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa682578
License data
Kategori
kehamilan
  • C
Rute
pemberian
Melalui mulut
Kelas obatCarbamate
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Pengikatan protein60%
MetabolismeLiver (CYP2C19-mediated)
MetabolitMeprobamate
Onset aksiRapid
Waktu paruh eliminasi2,5 jam
EkskresiGinjal
Pengenal
  • (RS)-2-{[(aminocarbonyl)oxy]methyl}-2-methylpentyl isopropylcarbamate
Nomor CAS
PubChem CID
IUPHAR/BPS
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.001.017 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC12H24N2O4
Massa molar260,33 g/mol
Model 3D (JSmol)
  • O=C(OCC(COC(=O)NC(C)C)(C)CCC)N
  • InChI=1S/C12H24N2O4/c1-5-6-12(4,7-17-10(13)15)8-18-11(16)14-9(2)3/h9H,5-8H2,1-4H3,(H2,13,15)(H,14,16) checkY
  • Key:OFZCIYFFPZCNJE-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Karisoprodol, atau dipasarkan dengan nama Somadril, adalah obat dengan resep yang dipasarkan sejak 1959. Obat ini merupakan relaksan otot rangkadari kelas karbamat dan menghasilkan semua efek yang berhubungan dengan barbiturat (obat yang berfungsi sebagai depresan bagi sistem saraf pusat). Obat ini merupakan prodrug.[2]

Penggunaan

Carisoprodol merupakan obat untuk merelaksasikan otot yang umum digunakan dalam menurunkan rasa sakit akibat keseleo dan cedera otot lainnya.[3] Carisoprodol umumnya berupa tablet dan dikonsumsi tiga kali sehari dan sebelum tidur.[3]

Farmakologi

Mekanisme kerja

Carisoprodol tergolong sebagai obat GABAergik.

Farmakokinetik

Carisoprodol diabsorpsi melalui saluran pencernaan dan konsentrasi plasma puncak obat ini dicapai dalam waktu 1,5 hingga 2 jam. Carisoprodol dimetabolisme dalam metabolit berupa meprobamat oleh enzim CYP2C19 sitokrom P450 dalam hati.[4]

Efek samping

Dosis biasanya 350 mg sebenarnya tidak berbahaya, hanya menimbulkan sedikit euforia atau disforia. Hanya saja beberapa pasien yang mengkonsumsinya bisa mengalami efek sedatif dan kesulitan dalam penggunaan senjata, kendaraan bermotor, dan mesin lainnya. Hal ini terutama terjadi bila dikonsumsi bersama alkohol. Efek samping lain yang dapat timbul akibat konsumsi carisoprodol antara lain rasa kantuk, pusing, peningkatan detak jantung, muntah, dan ruam kulit.[3]

Penyalahgunaan

Penyalahgunaan Carisoprodol dalam bentuk pil parasetamol, kafein, dan carisoprodol (PCC) terjadi di Kendari yang menyebabkan puluhan orang harus dirawat dan dan satu anak meninggal dunia akibat konsumsi minuman yang dicampur dengan PCC.[5]

Referensi

  1. ^ "Carisoprodol". drugs.com. Diakses tanggal 16 April 2017.
  2. ^ Meda Pharmaceuticals Inc. of Somerset, New Jersey is the U.S. subsidiary of Meda AB of Solna, Sweden "Meda Pharmaceuticals Inc". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-14. Diakses tanggal 22 June 2010.
  3. ^ a b c "Carisoprodol: MedlinePlus Drug Information". medlineplus.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-10.
  4. ^ Olsen, H.; Koppang, E.; Alvan, G.; Morland, J. (1994-08). "Carisoprodol Elimination in Humans:". Therapeutic Drug Monitoring (dalam bahasa Inggris). 16 (4): 337–340. doi:10.1097/00007691-199408000-00001. ISSN 0163-4356.
  5. ^ "One Schoolchild Dies, More Than 50 Suffer Seizures After Consuming Pills in Southeast Sulawesi". Jakarta Globe. Diakses tanggal 2020-03-10.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement