Kare, Madiun
Kare | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Madiun | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Alviantoro ,S.STP, MH | ||||
| Populasi (2023) | |||||
| • Total | 34.165 jiwa | ||||
| Kode pos | 63182 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.19.05 | ||||
| Kode BPS | 3519060 | ||||
| Luas | 190,85 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 8 | ||||
| |||||
Kare adalah kecamatan paling selatan dan tertinggi di Kabupaten Madiun. Kare berada di lereng Gunung Wilis dan merupakan salah satu pusat pariwisata di Madiun dengan wilayah yang hijau dan sejuk. Objek wisata terkenal di Kare antara lain Hutan Pinus Nongko Ijo, Bumi Perkemahan Kandangan, berbagai air terjun seperti Kertoembo dan Krecek Denu, hingga pos pendakian Gunung Wilis.[1] Kare juga terkenal sebagai penghasil kopi yang ditanam di area Perkebunan Kandangan di lereng Gunung Wilis. Perkebunan ini dibangun pada masa kolonial Belanda sekitar tahun 1880-an dan produknya yaitu Kopi Kare sudah tembus pasar internasional.[2]
Pusat Kecamatan Kare berada di Desa Kare yang terdapat Pasar Gondosuli. Wilayah Kare di lereng Gunung Wilis yaitu kawasan Perkebunan kopi Kandangan terdapat banyak perkampungan terpencil dengan fasilitas yang minim. Perkampungan ini ditinggali sementara oleh pekerja perkebunan dan keluarganya. Diantaranya Afdeling Seran, Jeladri, Kertoembo, dan Pulosari.[3] Selain kopi, Kare juga dikenal sebagai penghasil porang dan durian.[4]
Geografi

Kare adalah kecamatan paling selatan dari Kabupaten Madiun. Wilayahnya memanjang dari kawasan perkebunan jati di utara hingga lereng Gunung Wilis yang masih asri dan sejuk di selatan. Di kawasan lereng tersebut terdapat pos pendakian menuju Gunung Wilis serta perkebunan kopi Kandangan. Di tengah-tengah perkebunan kopi terdapat perkampungan terpencil tempat pekerja perkebunan seperti Afdeling Seran, Jeladri, Kertoembo, dan Pulosari yang merupakan bekas loji zaman Belanda dengan infrastruktur yang minim.[3]
Walaupun Kecamatan Kare berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo di selatan dan Kabupaten Nganjuk di timur, saat ini belum ada jalan akses kendaraan yang memadai. Akan tetapi, wacana proyek Jalan Selingkar Wilis untuk menghubungkan wilayah tersebut sudah mulai berjalan.[5]
Batas wilayah Kare adalah sebagai berikut:[6]
| Utara | Kecamatan Gemarang, Kecamatan Mejayan, dan Kecamatan Wonoasri |
| Timur | Kecamatan Gemarang dan |
| Selatan | Gunung Wilis dan |
| Barat | Kecamatan Wungu dan Kecamatan Dagangan |
Daftar desa dan dusun
Kecamatan Kare terdiri dari 8 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[6]
Daftar kelurahan
| No. | Nama Desa | Nama Dusun dan Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bodag | Bodag, Babat, Bikon. Boging, Butuh, Dlangkup, Glagahombo / Setran, Kagok, Ngusupan, Sajak, Selang, Tameng | [7] |
| 2 | Bolo | Bolo, Jajar, Jatisikut, Kembang Kuning | [6] |
| 3 | Cermo | Cermo, Banggle, Bodowaluh, Dolog, Gedangan, Koripan (Tugu), Poleng, Sekalus, Singorati | [6] |
| 4 | Kare | Kare, Banaran, Catur, Gondosuli, Grenjeng, Jeladri, Kandangan / Kempo, Kaneman, Kertoembo, Plosorejo, Pulosari (Selayar), Sambong, Sampel, Seran, Seweru, Sumberagung, Tegir | [3] |
| 5 | Kepel | Kepel, Dowo, Druwong, Giringan, Gligi, Jati Putih, Kasian, Krebet, Sekedung | [6] |
| 6 | Kuwiran | Kuwiran, Bringin, Golang, Griyosari, Menangsari | [6] |
| 7 | Morang | Morang, Gruwul, Janget, Kepak, Krebet, Mlokolegi, Ngunut, Njegos, Singorati | [6] |
| 8 | Randualas | Randualas, Bulurejo, Dawung, Karangagung, Karangpoh, Kayen, Ledong, Panggung, Sagon, Slaji | [8] |
Tempat terkenal


Pariwisata[1]
- Hutan Pinus Nongko Ijo
- Gligi Forest Park
- Air terjun Kertoembo
- Air terjun Krecek Ndenu
- Bumi Perkemahan Kandangan
- Perkebunan kopi Kandangan
- Wisata Tambak Lare
- Pendakian Gunung Wilis dan Base Camp Kare Eco Adventure
- Aswin Loka Seweru
- Rumah Coklat Bodag
- Wana Wisata Selo Gedong
- Kebun Durian Kembang Kuning
Lainnya
- Pasar Gondosuli
- Pasar Cermo
- Padepokan Keluarga Persilatan Ki Ageng Pandan Alas
- PLTA Golang dan Giringan
- PT Paidi Indo Porang
- Sentra Kopi Kare Dusun Seweru
- Patung Raden Ayu Retno Dumilah - bupati kedua Madiun yang menjabat tahun 1586 sekaligus menjadi bupati perempuan pertama di Tanah Jawa.[9]
- Puskesmas Kare
Referensi
- ^ a b "Potensi Desa Kare". kare.desa.id. Pemerintah Desa Kare. Diakses tanggal 2025-03-11.
- ^ Fauzan Nanda Pratama (2024-05-18). "Kopi Kare, Dari Lokal Menuju Internasional". RRI.
- ^ a b c Irman Garmana (2023-07-09). "Wisata Alam Tersembunyi Air Terjun Kertoembo di Afdeling Perkebunan Kopi Kandangan Madiun". insiden24.com.
- ^ Muhlis Al Alawi (2019-10-30). Khairina (ed.). "Mengenal Porang, Tanaman yang Buat Mantan Pemulung Jadi Miliarder, Gatal Disentuh tapi Dikirim ke Jepang". KOMPAS.com.
- ^ Toto Jr (2025-01-29). "Jalur Tembus Kare Madiun-Ngebel Ponorogo Tertutup Longsor, Petugas dan Warga Kerja Keras Buka Akses". SelingkarWilis.com.
- ^ a b c d e f g Kecamatan Kare Dalam Angka 2017. BPS Kabupaten Madiun. 2017-09-22.
- ^ Sri Rahayu; Luluk Sulistiyo Budi; Indah Rekyani Puspitawati; Ma’ruf Pambudi Nurwantara (2020). "PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI". Jurnal Peduli Masyarakat. 2 (4). Global Health Science Group.
- ^ Ravida Wedelia Ajeng Ceasary; Anandhita Putri Nur Rahmawati; Arum Suproborini (2024). "REVITALISASI OBJEK WISATA SENDANG SELOAJI BERBASIS PELESTARIAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI DESA RANDUALAS". ABDIKES Sunan Giri : Jurnal Pengabdian Farmasi dan Kesehatan. 1 (2). Ponorogo: Akademi Analis Farmasi Dan Makanan (Akafarma) Sunan Giri.
- ^ Toto Jr (2024-10-23). "Retno Dumilah Bukti Perempuan Madiun Ora Sepele! Hanya Cinta yang Bisa Mengalahkannya". SelingkarWilis.com.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



