Kanada vs Amerika Serikat (Olimpiade Musim Panas 2012)

Semifinal sepak bola putri pada Olimpiade Musim Panas 2012
Suasana pertandingan di Old Trafford, Manchester
TurnamenSepak bola putri pada Olimpiade Musim Panas 2012
setelah perpanjangan waktu
Tanggal6 Agustus 2012 (2012-08-06)
StadionOld Trafford, Manchester
WasitChristina Pedersen (Norwegia)
Penonton26.630

Pertandingan antara Kanada dan Amerika Serikat berlangsung pada babak semifinal sepak bola putri pada Olimpiade Musim Panas 2012. Pertandingan dimainkan di Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 6 Agustus 2012. Dalam pertandingan yang berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Amerika Serikat menang dengan skor 4–3 dan melaju ke final melawan Jepang.

Pada menit ke-22, Christine Sinclair membuka keunggulan bagi Kanada, yang bertahan 1–0 hingga turun minum. Sembilan menit setelah babak kedua dimulai, Megan Rapinoe menyamakan kedudukan untuk Amerika Serikat dengan gol langsung dari tendangan sudut. Sinclair mencetak trigol (hat-trick) dengan menambah dua gol pada menit ke-67 dan 73, dan di antara dua gol itu, Rapinoe mencetak gol keduanya pada menit ke-70. Sebuah keputusan kontroversial terhadap kiper Kanada Erin McLeod karena dianggap memegang bola lebih dari enam detik menghasilkan tendangan bebas yang kemudian berujung pada tendangan penalti, yang dikonversi oleh Abby Wambach pada menit ke-80 untuk menyamakan skor menjadi 3–3, dan pertandingan pun dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Saat pertandingan hampir menuju adu penalti, Alex Morgan mencetak gol kemenangan bagi Amerika Serikat lewat sundulan pada menit ketiga tambahan waktu setelah 30 menit perpanjangan waktu.

Pertandingan ini disebut sebagai "pertandingan babak gugur terbaik dalam turnamen besar sejak 1982" oleh Scott Murray dari The Guardian.[1] Kedua tim sama-sama meraih medali dalam Olimpiade tahun tersebut: Amerika Serikat meraih medali emas ketiga mereka secara beruntun, sementara Kanada memenangkan medali perunggu.

Latar belakang

Pertemuan antara Amerika Serikat dan Kanada ini merupakan yang ke-52 dalam sejarah pertemuan kedua tim. Amerika Serikat unggul dengan rekor 43 menang, 3 kalah, dan 5 seri,[2] dan mereka tidak pernah kalah dari Kanada sejak 2001.[3] Pada edisi sebelumnya, kedua tim bertemu pada babak perempat final. Setelah waktu normal berakhir imbang 1–1, dengan gol Sinclair untuk Kanada dan gol Angela Hucles untuk Amerika Serikat, Amerika Serikat menang setelah perpanjangan waktu melalui gol dari Natasha Kai,[4] dan memuluskan langkah mereka meraih medali emas.[5] Pada final Turnamen Kualifikasi Olimpiade Putri CONCACAF 2012, Amerika Serikat dan Kanada kembali bertemu setelah keduanya memastikan tampil pada putaran final Olimpiade. Amerika Serikat menang dengan skor telak 4–0.[6]

Kanada memulai babak grup pada 25 Juli melawan Jepang, yang datang sebagai juara Piala Dunia Wanita FIFA 2011. Sang juara dunia membuka skor pada menit ke-33 lewat gol dari dalam kotak penalti oleh Nahomi Kawasumi. Menjelang turun minum, Aya Miyama menggandakan keunggulan Jepang dengan gol sundulan pada menit ke-44, dan nyaris mencetak gol lagi pada menit ke-51 ketika Lauren Sesselmann dari Kanada terpaksa melakukan penyelamatan di garis gawang. Setelah awal pertandingan yang lambat, Kanada memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56 melalui gol Melissa Tancredi, tetapi pertandingan berakhir dengan skor 2–1 untuk kemenangan Jepang.[7] Pertandingan berikutnya bagi Kanada berlangsung tiga hari kemudian melawan Afrika Selatan. Melissa Tancredi mencetak gol pada menit ketujuh, dan pada babak kedua Christine Sinclair menambah dua gol, sehingga Kanada meraih kemenangan 3–0.[8]

Megan Rapinoe mencetak satu gol pada babak grup dan dua gol pada babak kedua saat melawan Kanada.

Pada 31 Juli, Swedia menghadapi Kanada dalam pertandingan terakhir babak grup. Swedia mencetak dua gol terlebih dahulu dan memimpin pertandingan. Melissa Tancredi memperkecil ketertinggalan Kanada menjelang akhir babak pertama, dan mencetak gol keduanya pada babak kedua, sehingga pertandingan berakhir imbang 2–2. Kanada mengakhiri babak grup pada peringkat ketiga dan lolos ke babak gugur,[9] sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.[10] Pada babak perempat final, mereka menghadapi tuan rumah Britania Raa di Stadion City of Coventry tanggal 3 Agustus. Pada menit ke-12, Sophie Schmidt mengeksekusi tendangan sudut yang disambut oleh Jonelle Filigno dengan tembakan setengah voli melewati kiper Britania Raya, Karen Bardsley, untuk mencetak gol pertama dalam pertandingan itu. Kemudian pada babak pertama, Christine Sinclair mencetak gol melalui tendangan bebas untuk membawa Kanada unggul 2–0 hingga turun minum. Peluang mencetak gol relatif terbatas sepanjang sisa pertandingan, dan Kanada berhasil mempertahankan keunggulan untuk dapat lolos ke semifinal.[11]

Sementara itu, Amerika Serikat disebut sebagai salah satu favorit juara.[12] Mereka memulai babak grup pada 25 Juli di Hampden Park melawan Prancis, yang sebelumnya mereka kalahkan pada semifinal Piala Dunia tahun sebelumnya. Prancis, yang datang dengan rekor 17 kemenangan beruntun, mencetak dua gol dalam 15 menit pertama melalui Gaëtane Thiney dan Marie-Laure Delie. Amerika Serikat membalas pada babak pertama dengan gol dari Abby Wambach dan Alex Morgan, sehingga skor imbang 2–2 saat jeda. Amerika Serikat mengambil alih keunggulan pada menit ke-56 lewat tembakan jarak jauh dari Carli Lloyd, dan sepuluh menit kemudian Morgan menambah gol keduanya untuk membawa skor menjadi 4–2, yang bertahan hingga akhir laga. Tiga hari kemudian, Amerika Serikat memastikan tempat pada babak gugur setelah menang 3–0 atas Kolombia. Megan Rapinoe, Wambach, dan Lloyd masing-masing mencetak satu gol untuk tim Amerika.[13]

Old Trafford menjadi tuan rumah pertandingan terakhir Amerika Serikat pada babak grup, saat mereka melawan Korea Utara pada 31 Juli. Gol menit ke-25 dari Abby Wambach cukup untuk memberikan kemenangan 1–0 bagi Amerika Serikat dan memastikan peringkat pertama dalam grup.[10] Pada babak perempat final, Amerika Serikat menghadapi Selandia Baru. Pada menit ke-27, umpan silang kaki kanan dari Alex Morgan disambut oleh Abby Wambach, yang kemudian menyarangkan bola melewati kiper Selandia Baru, Jenny Bindon, sehingga tercipta gol pertama bagi Amerika Serikat. Skor tetap bertahan hingga menit ke-87, ketika pemain pengganti Sydney Leroux menyelesaikan sebuah serangan balik dengan tembakan kaki kanan ke sudut gawang. Gol tersebut memastikan kemenangan 2–0 bagi Amerika Serikat, sehingga berhak lolos ke babak semifinal untuk menghadapi Kanada.[14]

Perangkat pertandingan

Pertandingan ini dipimpin oleh Christina Pedersen yang berasal dari Norwegia. Pedersen ditugaskan bersama dua asisten wasit, yakni Hege Steinlund yang juga berasal dari Norwegia, dan Lada Rojc dari Kroasia. Sementara itu, wasit asal Korea Selatan, Hong Eun-ah, bertugas sebagai wasit keempat.

Pada tanggal 28 Juli 2012, Pedersen telah bertugas memimpin pertandingan babak grup antara Kanada saat menang 3–0 atas Afrika Selatan. Ia kembali memimpin pertandingan babak grup saat Selandia Baru menghadapi Kamerun. Dalam babak perempat final, ia menjadi wasit keempat dalam pertandingan antara Brasil melawan Jepang.

Pertandingan

Ringkasan

Christine Sinclair mencetak trigol dalam pertandingan tersebut.

Pertandingan semifinal antara Kanada dan Amerika Serikat digelar di Old Trafford, Manchester, pada 6 Agustus, disaksikan oleh 26.630 penonton.[3][15] Pada menit-menit awal pertandingan, Amerika Serikat memberikan tekanan pada pertahanan Kanada, tetapi hanya menghasilkan sedikit peluang tembakan.[16] Penulis Cathal Kelly menggambarkan permainan awal sebagai "pertarungan yang melelahkan",[17] as Canada sought to employ physical defending against the U.S.[6] Pada menit ke-22,[3] sebuah pergerakan dari Kanada membuat Sinclair menerima umpan dari Marie-Ève Nault dan memutar badannya untuk menciptakan ruang di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan yang melewati kiper Amerika Serikat, Hope Solo, sehingga tercetak gol pertama dalam pertandingan.[16][18] Setelah gol tersebut, para gelandang Kanada mulai lebih berhasil membangun serangan, karena tekanan dari para pemain bertahan Amerika Serikat tidak seketat pada awal pertandingan.[16] Beberapa peluang terakhir pada babak pertama menjadi milik Amerika Serikat. Pada menit ke-38, Alex Morgan melakukan tusukan di sisi kanan lapangan dan mengirim umpan silang kepada Abby Wambach, tetapi sundulannya melenceng tipis. Menjelang turun minum, Lauren Cheney mencoba melepaskan tembakan chip jarak jauh setelah melihat kiper Kanada, Erin McLeod, keluar dari posisinya, tetapi bola melebar dari gawang. Kanada mempertahankan keunggulan 1–0 saat memasuki waktu istirahat babak pertama.[16]

Amerika Serikat memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan pada awal babak kedua, ketika umpan silang dari Alex Morgan pada menit ke-51 mengarah kepada Abby Wambach, tetapi upaya tendangan volinya melambung di atas mistar gawang.[16] Tak lama kemudian, Amerika Serikat mendapatkan tendangan sudut yang dieksekusi oleh Megan Rapinoe. Ia mengarahkan bola sehingga bola melengkung dan memantul masuk ke gawang tiang dekat, yang menyamakan skor menjadi 1–1.[3] Gol tendangan sudut Rapinoe — yang dikenal sebagai "Olympico" atau "gol Olimpiade", merupakan yang pertama dalam sejarah sepak bola Olimpiade.[6] Setelah gol pada menit ke-54,[3] Amerika Serikat terus menekan pertahanan Kanada. Pada menit ke-60, pemain Kanada Desiree Scott menerima kartu kuning karena melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan Amerika Serikat. Setelah kehilangan kendali permainan sepanjang sebagian besar babak kedua, Kanada mulai kesulitan mempertahankan keunggulan mereka,[16] Kanada mendapatkan tendangan sudut pada menit ke-67. Eksekusi Diana Matheson mengarah kepada Christine Sinclair, yang berhasil mengalahkan para pemain belakang Amerika Serikat dalam perebutan bola dan menyundulnya dengan keras ke sudut gawang. Gol keduanya dalam pertandingan ini membawa Kanada kembali unggul.[16][18] Tiga menit kemudian, Amerika Serikat membalas. Umpan panjang dari sisi kiri lapangan oleh Kelley O'Hara mengarah kepada Megan Rapinoe di sisi kanan.[6] Tendangan Rapinoe dari luar kotak penalti mengenai tiang jauh dan masuk ke gawang, menjadi gol keduanya dalam pertandingan ini, dan menyamakan skor menjadi 2–2.[18] Tak lama kemudian, Kanada kembali mendapatkan tendangan sudut pada menit ke-73 yang dieksekusi oleh Melissa Tancredi. Seperti sebelumnya, tendangan sudut tersebut mengarah kepada Christine Sinclair, yang berhasil mengalahkan dua pemain bertahan dan menyundul bola ke tiang jauh untuk mencetak trigol.[16][18][19]

Pada menit ke-76, Amerika Serikat melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Sydney Leroux menggantikan Amy LePeilbet. Tak lama kemudian, mereka mendapatkan tendangan sudut yang dieksekusi oleh Megan Rapinoe. Bola kirimannya mengarah ke sudut belakang kotak penalti dan berhasil diamankan di udara oleh penjaga gawang Kanada, Erin McLeod.[16] Namun, wasit Christina Pedersen meniup peluit karena Erin McLeod, kiper Kanada,[20] dianggap memegang bola terlalu lama—lebih dari enam detik—tanpa melepaskannya.[18] Keputusan tersebut—yang jarang terjadi dalam sepak bola—menghasilkan tendangan bebas tidak langsung bagi Amerika Serikat di dalam kotak penalti Kanada.[16][18] McLeod memang belum menerima peringatan resmi dalam pertandingan, tetapi isu mengenai kecepatan dalam mengambil tendangan sempat disampaikan kepadanya oleh asisten wasit saat jeda babak pertama.[17] Wambach mulai menghitung detik dengan suara keras saat McLeod memegang bola, untuk menarik perhatian wasit. Pada tendangan bebas tersebut, Tobin Heath menyentuh bola pendek kepada Rapinoe, yang kemudian melepaskan tembakan.[6] Bola membentur Matheson dan dinilai mengenai tangan Nault, sehingga tendangan penalti diberikan kepada AS.[17] Tendangan penalti Wambach menembus gawang McLeod dan masuk ke pojok, sehingga skor menjadi imbang 3–3 pada menit ke-80.[18] Kedua tim memperoleh peluang mencetak gol yang berkualitas sepanjang sisa waktu normal. Pada menit ke-85, Morgan masuk ke kotak penalti Kanada dan melepaskan tembakan. Wambach berusaha meraih bola, tetapi usahanya melenceng. Setelah sebuah tembakan Morgan yang berhasil ditepis McLeod, Kanada menguasai bola selama beberapa saat, yang diakhiri dengan tembakan pada menit ke-89 oleh Schmidt dari sisi kanan. Tembakan dari sudut sempit itu memaksa Solo melakukan penyelamatan. Waktu tambahan pada akhir babak kedua ditutup dengan sundulan Leroux dari sepak pojok yang melambung di atas gawang, sehingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.[16]

Kedua tim terus menciptakan peluang pada babak pertama perpanjangan waktu. Rapinoe melepaskan tembakan yang nyaris melewati mistar gawang pada menit ke-92, sementara tendangan bebas Schmidt pada menit ke-96 menghasilkan percobaan tendangan salto oleh Tancredi, tetapi tendangannya lemah dan berhasil diamankan Solo. Amerika Serikat memiliki beberapa peluang tembakan lainnya dan menguasai sebagian besar jalannya permainan hingga pertengahan babak perpanjangan waktu, tanpa ada gol yang tercipta.[16] Pada babak kedua perpanjangan waktu, kedua tim tetap melakukan apa yang disebut Graham Parker dari The Guardian sebagai "sepak bola intens dengan tempo tinggi" (high octane intense soccer).[16] Wambach nyaris mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-119, saat Morgan mengirim umpan silang yang disambutnya dengan sundulan melambung sambil tubuhnya condong ke belakang, tetapi bola membentur mistar gawang.[16] Memasuki waktu tambahan, pertandingan tampak akan berlanjut ke adu penalti. Namun, pada menit ke-123, pemain pengganti Amerika Serikat, Heather O'Reilly, mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti Kanada,[6] yang disambut Morgan dengan sundulan melewati McLeod ke pojok kanan atas gawang. Gol tersebut membawa Amerika Serikat unggul 4–3, keunggulan yang mereka pertahankan hingga laga usai.[16][17]

Detail

6 Agustus 2012 (2012-08-06)
19.45 UTC+1
Kanada  3–4 (p.w.)  Amerika Serikat
  • Sinclair 22', 67', 73'
Laporan


Kanada
Amerika Serikat
GK 18 Erin McLeod    
RB 7 Rhian Wilkinson    
CB 4 Carmelina Moscato    
CB 10 Lauren Sesselmann    
LB 20 Marie-Ève Nault    Panah merah menghadap ke bawah 101'
DM 11 Desiree Scott  Kartu kuning 60'  
CM 8 Diana Matheson    
CM 13 Sophie Schmidt    
RW 16 Jonelle Filigno    Panah merah menghadap ke bawah 67'
LW 14 Melissa Tancredi  Kartu kuning 79'  
CF 12 Christine Sinclair Kapten    
Pemain pengganti:
MF 6 Kaylyn Kyle    Panah hijau mengarah ke atas 67'
DF 3 Chelsea Stewart    Panah hijau mengarah ke atas 101'
Manajer:
Britania Raya John Herdman  
GK 1 Hope Solo    
RB 5 Kelley O'Hara    
CB 3 Christie Rampone Kapten    
CB 16 Rachel Buehler    Panah merah menghadap ke bawah 110'
LB 6 Amy LePeilbet    Panah merah menghadap ke bawah 76'
RM 17 Tobin Heath    
CM 10 Carli Lloyd    
CM 12 Lauren Cheney    Panah merah menghadap ke bawah 101'
LM 15 Megan Rapinoe    
CF 14 Abby Wambach    
CF 13 Alex Morgan    
Pemain pengganti:
FW 11 Sydney Leroux    Panah hijau mengarah ke atas 76'
MF 9 Heather O'Reilly    Panah hijau mengarah ke atas 101'
DF 4 Becky Sauerbrunn    Panah hijau mengarah ke atas 110'
Manajer:
Swedia Pia Sundhage  


Asisten wasit:
Hege Steinlund (Norwegia)
Lada Rojc (Kroasia)
Wasit keempat:
Hong Eun-ah (Korea Selatan)

Pasca pertandingan

Tim A.S. merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan final medali emas melawan Jepang.

Setelah pertandingan, Scott Murray dari The Guardian menyebut semifinal antara Amerika Serikat dan Kanada sebagai "pertandingan babak gugur terbesar dalam turnamen utama" sejak semifinal Piala Dunia FIFA 1982 antara Jerman Barat dan Prancis.[1] Dalam laporan akhirnya, FIFA menuliskan pertandingan ini sebagai "yang tak diragukan lagi sebagai pertandingan paling dramatis sepanjang turnamen" (what was undoubtedly the most dramatic match of the entire tournament).[22] Dalam tulisannya untuk Toronto Star, Cathal Kelly menyebut pertandingan tersebut sebagai "pertandingan sepak bola putri yang mungkin terbaik yang pernah dimainkan."[19] Beberapa tahun setelah pertandingan tersebut, Kelly menyebut kekalahan Kanada sebagai "mungkin yang paling mitis, membingungkan, dan mengikat" yang pernah dialami oleh sebuah tim Kanada.[17]

Keputusan Pedersen yang menyatakan pelanggaran yang dilakukan McLeod memicu kontroversi setelah pertandingan. Murray berkomentar bahwa "tidak ada seorang pun dalam sepak bola profesional mana pun yang pernah diperingatkan karena [memegang bola terlalu lama] sejak masa ketika mistar gawang masih terbuat dari tali."[1] Menurut Kelly, Kanada tidak mampu bangkit kembali setelah keputusan tersebut dan pemberian tendangan penalti yang menyusulnya.[17] Pelatih kepala Kanada, John Herdman, mengkritik Pedersen setelah pertandingan, dengan mengatakan, "Kemenangan itu direnggut dari kami. Wasit harus hidup dengan keputusannya. Kami akan melanjutkan dari sini, tapi saya tidak yakin apakah dia akan mampu melakukannya."[1] Sinclair menyatakan dalam komentarnya setelah pertandingan bahwa ia percaya Pedersen telah "menentukan hasilnya bahkan sebelum pertandingan dimulai."[23] Setelah babak semifinal, ia menerima larangan bermain selama empat pertandingan dari FIFA karena "perilaku tidak sportif"; sanksi tersebut dijatuhkan akibat komentar yang disampaikan secara langsung kepada seorang ofisial setelah pertandingan.[23] Pedersen tidak lagi memimpin pertandingan internasional besar setelah semifinal Olimpiade 2012.[17]

Amerika Serikat kemudian menghadapi Jepang dalam perebutan medali emas. Pertandingan ini merupakan ulangan dari Final Piala Dunia Wanita FIFA 2011 yang dimenangkan oleh Jepang. Berkat dua gol dari Carli Lloyd, Amerika Serikat menang 2–1 dan meraih medali emas Olimpiade untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Pelatih kepala Amerika Serikat, Pia Sundhage, mengundurkan diri beberapa bulan setelah kemenangan tersebut untuk menjabat sebagai pelatih tim nasional negara asalnya, Swedia.[6]

Sanksi terhadap Sinclair dijatuhkan setelah Olimpiade, sehingga ia tetap dapat bermain dalam pertandingan perebutan medali perunggu.[23][24] Dalam pertandingan tersebut, yang mempertemukan Kanada dengan Prancis, Kanada menang 1–0 berkat gol dari Matheson.[17] Itu merupakan pertama kalinya sejak tahun 1936 Kanada meraih medali Olimpiade Musim Panas dalam cabang olahraga beregu tradisional.[23] Penampilan Sinclair dalam pertandingan semifinal disebut sebagai yang terbaik dalam kariernya oleh Kelly. Beberapa bulan setelah Olimpiade, ia dianugerahi Trofi Lou Marsh sebagai atlet terbaik di negaranya.[17]

Sembilan tahun setelah pertandingan tahun 2012, Kanada dan Amerika Serikat kembali bertemu dalam pertandingan semifinal Olimpiade pada ajang Olimpiade Musim Panas 2020.[25] Melalui tendangan penalti pada menit ke-75 yang dieksekusi oleh Jessie Fleming, Kanada mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 1–0.[26] Berbanding terbalik dengan hasil di Britania Raya, pada Olimpiade 2020 Amerika Serikat meraih medali perunggu, sementara Kanada memenangkan medali emas pertama mereka.[27][28]

Referensi

  1. ^ a b c d Murray, Scott (August 7, 2012). "The greatest knockout match in major-tournament football since 1982". The Guardian. Diakses tanggal 22 Januari 2022.
  2. ^ 2021 U.S. Women's National Team Media Guide. U.S. Soccer. 2021. hlm. 85. Diakses tanggal 1 Januari 2022.
  3. ^ a b c d e Borden, Sam (August 6, 2012). "U.S. Women Win a Thriller on a Header". The New York Times. Diakses tanggal January 9, 2022.
  4. ^ Holcomb, Anne (15 Agustus 2008). "U.S. women's Olympic soccer team moves on to semifinal with 2–1 win over Canada". Kalamazoo Gazette. Diakses tanggal January 1, 2022.
  5. ^ Dure, Beau (21 Agustus 2018). "Carli Lloyd at the death: Ten years on from the USWNT's most improbable win". The Guardian. Diakses tanggal January 1, 2022.
  6. ^ a b c d e f g Murray, Caitlin (2019). "Chapter 15". The National Team: The Inside Story of the Women Who Changed Soccer. Abrams Press. ISBN 978-1-68335-527-4.
  7. ^ Bell, Terry (25 Juli 2012). "London 2012: Canada loses 2–1 to Japan in Olympic women's soccer opener". The Province. Diakses tanggal 2 Januari 2022.
  8. ^ "Canada beats South Africa 3–0 in Olympic soccer". The San Diego Union-Tribune. Associated Press. 28 Juli 2012. Diakses tanggal January 3, 2022.
  9. ^ Kelly, Cathal (July 31, 2012). "London 2012: Canada ties Sweden 2–2 to earn spot in women's soccer quarter-finals: Kelly". Toronto Star. Diakses tanggal January 3, 2022.
  10. ^ a b Baxter, Kevin (31 Juli 2012). "U.S. women win soccer group by beating North Korea, 1–0". Los Angeles Times. Diakses tanggal January 6, 2022.
  11. ^ Wilson, Paul (3 Agustus 2012). "London 2012: Team GB women crash out of Olympics with defeat by Canada". The Guardian. Diakses tanggal 4 Januari 2022.
  12. ^ "U.S. women net 4–2 win over France". ESPN. July 25, 2012. Diakses tanggal January 5, 2021.
  13. ^ Murray, Ewan (28 Juli 2012). "London 2012: USA defeat Columbia with record seventh victory in a row". The Guardian. Diakses tanggal 5 Januari 2022.
  14. ^ Taylor, Louise (August 3, 2012). "London 2012: USA push past New Zealand's Football Ferns into semi-final". The Guardian. Diakses tanggal 8 Januari 2022.
  15. ^ Hunter, Andy (6 Agustus 2012). "London 2012: USA reach women's football final with late win over Canada". The Guardian. Diakses tanggal 30 Januari 2022.
  16. ^ a b c d e f g h i j k l m n o Parker, Graham (August 6, 2012). "Olympic women's soccer 2012 – USA 4–3 Canada – as it happened". The Guardian. Diakses tanggal January 9, 2022.
  17. ^ a b c d e f g h i Kelly, Cathal (12 Juni 2015). "The greatest game of women's soccer ever played". The Globe and Mail. Diakses tanggal January 26, 2022.
  18. ^ a b c d e f g Weimer, Tiffany (August 7, 2012). "Olympic Recap: U.S. vs. Canada". Our Game Magazine. Diakses tanggal January 11, 2022.
  19. ^ a b Kelly, Cathal (August 6, 2012). "London 2012: Canadian women robbed in soccer semi: Kelly". Toronto Star. Diakses tanggal January 23, 2022.
  20. ^ Hartnett, Sean (7 Agustus 2012). "Hartnett: US, Canada Deliver A Soccer Spectacle At Old Trafford". WCBS-TV. Diakses tanggal 15 Januari 2022.
  21. ^ "Canada – USA". FIFA.com. Fédération Internationale de Football Association. 6 Agustus 2012. Diarsipkan dari asli tanggal August 9, 2012. Diakses tanggal 22 January 2022.
  22. ^ . FIFA https://web.archive.org/web/20130402070116/http://www.fifa.com/mm/document/footballdevelopment/technicalsupport/01/78/81/33/report%5foft%5f2012.pdf. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2 April 2013. Diakses tanggal 4 Agustus 2025.
  23. ^ a b c d Perry, Rod (October 15, 2012). "Christine Sinclair's suspension wasn't for comments to media". Canadian Broadcasting Corporation. Diakses tanggal January 29, 2022.
  24. ^ Kelly, Cathal (August 8, 2012). "London 2012: Christine Sinclair not suspended for bronze medal game". Toronto Star. Diakses tanggal January 29, 2022.
  25. ^ Blum, Benjamin (July 31, 2021). "You again? Canada, U.S. meet in rematch of controversial 2012 Olympic women's soccer semi". Canadian Broadcasting Corporation. Diakses tanggal January 24, 2022.
  26. ^ "Canada stuns USWNT to reach Olympic final". ESPN. August 2, 2021. Diakses tanggal January 29, 2022.
  27. ^ Mendola, Nicholas (6 Agustus 2021). "Canada wins Olympic Gold after epic penalty shootout v. Sweden". NBC Sports. Diakses tanggal 29 Januari 2022.
  28. ^ Purohit, Abhishek (August 16, 2021). "Olympics football champions – Great Britain of yore to mighty Brazil". Olympics.com. Diakses tanggal February 22, 2024.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement