Kabel komunikasi bawah laut

Kabel komunikasi bawah laut adalah kabel yang diletakkan di bawah laut untuk menghubungkan telekomunikasi antar negara-negara. Komunikasi kabel bawah laut pertama membawa data telegrafi. Generasi berikutnya membawa komunikasi telepon, dan kemudian data komunikasi. Seluruh kabel modern menggunakan teknologi serat optik untuk membawa data digital, yang kemudian juga untuk membawa data telepon, internet, dan juga data pribadi.[1]

Operator telekomunikasi di Indonesia pada era 1990-an sudah menggunakan kabel laut untuk menghubungkan pulau-pulau di Nusantara. Penggunaan kabel laut serat optik memiliki banyak keuntungan dibandingkan menggunakan Digital Microwave (Radio Terestrial) yang memiliki keterbatasan pada bandwidth, sehingga tren ke depan penggunaan kabel serat optik akan semakin banyak baik di darat maupun di laut.[2] Penggelaran kabel laut dilakukan oleh kapal kabel (cableship) yang dirancang khusus untuk menggelar kabel laut. Kapal kabel memiliki keistimewaan, karena tidak dapat menggelar pada lokasi air dangkal, sehingga untuk area air dangkal (shore end) biasanya menggunakan barge cable, yang mampu sampai pada kedalaman air 1 meter.[3]

Referensi

  1. ^ "Submarine Cable FAQs". Submarine Networks. Diakses tanggal 2026-03-26.
  2. ^ "Sejarah dan Perkembangan Kabel Bawah Laut di Indonesia". Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. 2021-03-15. Diakses tanggal 2026-03-26.
  3. ^ "Submarine Cable Installation" (PDF). International Telecommunication Union (ITU). 2006. hlm. 45-52. Diakses tanggal 2026-03-26.

Lihat pula

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement