Joy Buolamwini

Infobox orangJoy Buolamwini

Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran1989 Suntingan nilai di Wikidata (36/37 tahun)
Edmonton Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanGeorgia Institute of Technology
Cordova High School (en) Terjemahkan
Institut Teknologi Massachusetts
Jesus College (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Penasihat doktoralEthan Zuckerman (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SpesialisasiIlmu komputer Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanilmuwan komputer Suntingan nilai di Wikidata
Bekerja diInstitut Teknologi Massachusetts Suntingan nilai di Wikidata
22 Januari 2019World Economic Forum Annual Meeting 2019 (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Situs webpoetofcode.com Suntingan nilai di Wikidata
X: jovialjoy LinkedIn: buolamwini TED: joy_buolamwini Modifica els identificadors a Wikidata


Joy Adowaa Buolamwini adalah seorang ilmuwan di bidang komputer dan aktivis digital, yang berasal dari Kanada-Amerika. Ia pernah bekerja di MIT Media Lab.[1] Ia juga mendirikan sebuah organisasi bernama Algorithmic Justice League (AJL), organisasi yang berupaya menantang hal bias di dalam perangkat lunak pengambilan keputusan Melalui pendekatan seni, advokasi, dan penelitian, organisasi ini bertujuan mengungkap dampak sosial serta risiko yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (AI).[2][3]

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Buolamwini lahir di Edmonton, Alberta. Lalu, ia menghabiskan masa kecilnya di Mississippi, dan bersekolah di Cordova High School di Cordova, Tennessee.[4] Di usianya yang ke-9, ia terinspirasi oleh Kismet, robot MIT. Lantas, ia belajar secara otodidak tentang XHTML, JavaScript, dan PHP.[5][6] Di lain sisi, saat sekolah, ia seorang atlet pelompat galah,[7] dan hobi bermain basket. Dalam episode siniar yang direkam di acara Brené Brown "Dare to Lead", dia mengingat kembali bahwa dia pernah menyelesaikan PR Fisika AP-nya di sela waktu istirahat basket.[8]

Sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan sarjana, Buolamwini memperdalam ilmu komputer di Institut Teknologi Georgia, di sana ia juga melakukan penelitian tentang informatika kesehatan.[9] Pada tahun 2012 di Georgia Tech, Ia berhasil lulus sebagai Stamps President's Scholar[10][11] dan juga menjadi finalis termuda pada tahun 2009.[12]

Karier dan Penelitian

Joy Buolamwini di Wikimania 2018 di Cape Town.

Pada tahun 2011, Buolamwini bekerja sama dengan trachoma di Carter Center untuk mengembangkan sistem penilaian berbasis Android dengan tujuan sistem itu dapat digunakan di Ethiopia.[13]

Pada tahun 2013, sebagai penerima beasiswa Fulbright, ia bekerja sama dengan ilmuwan komputer lokal di Zambia untuk membantu pemuda Zambia mengembangkan kemampuannya di bidang teknologi.[14] Pada tanggal 14 September 2016, Buolamwini hadir di pertemuan puncak Gedung Putih tentang Ilmu Komputer untuk semua.

Joy Buolamwini menjadi peneliti di MIT Media Lab yang berfokus pada bias algoritma dan akuntabilitas dalam desain kecerdasan buatan.[15] Dalam proyeknya, Gender Shades, ia menemukan bahwa sistem pengenalan wajah kurang akurat dalam mengidentifikasi perempuan berkulit gelap. Penelitiannya mendorong IBM dan Microsoft untuk meningkatkan algoritma mereka.

Ia mendirikan Algorithmic Justice League untuk menyoroti diskriminasi dalam teknologi, serta menciptakan Aspire Mirror, perangkat refleksi berbasis inspirasi.[16] Buolamwini juga memproduksi film Code4Rights dan Algorithmic Justice League: Unmasking Bias,[17] serta pernah menjabat sebagai CTO di Techturized Inc.[18]

Pada tahun 2023, Joy Buolamwini menerbitkan buku pertamanya, Unmasking AI: My Mission to Protect What Is Human in a World of Machines, yang mendokumentasikan penelitiannya tentang kecerdasan buatan.[19] Dalam buku ini, ia mengulas dampak sosial AI, menyoroti bias dalam sistem analisis wajah, serta risiko yang ditimbulkannya terhadap kelompok rentan jika memperkuat stereotip yang ada.[20][21] Buolamwini mendorong pengembangan dataset yang inklusif, audit yang transparan, dan kebijakan etis untuk mengurangi dampak diskriminatif AI.[22]

Kehidupan Pribadi

Dia memiliki orang tua yang juga menekuni dunia akademis, yakni ayahnya. Sedangkan ibunya, seorang seniman dan penyair kode. Ia menggambarkan dirinya sebagai "putri dari ilmu pengetahuan dan seni", Buolamwini pernah tinggal beberapa tempat, di antaranya di Ghana; Barcelona, Spanyol; Oxford, Inggris Raya; dan, di AS, Memphis, Tennessee, dan Atlanta, Georgia.

Penghargaan

Joy Buolamwini telah menerima berbagai penghargaan atas kontribusinya dalam menyoroti bias dalam kecerdasan buatan. Pada 2017, ia memenangkan hadiah utama dalam kategori profesional dalam kompetisi Search for Hidden Figures,[23] yang bertujuan mendukung pemimpin perempuan di bidang STEM. Ia juga menyampaikan TEDx talk How I'm Fighting Bias in Algorithms[24][25][26] dan tampil di TED Radio Hour serta Amy Poehler’s Smart Girls.[27]

Pada 2018, Buolamwini masuk dalam daftar BBC 100 Women[28] dan diakui sebagai salah satu "pahlawan desain yang membela demokrasi online" oleh Fast Company. Tahun berikutnya, ia masuk dalam daftar World’s 50 Greatest Leaders versi Fortune dan Time 100 Next.[29] Ia juga tampil dalam dokumenter Coded Bias dan menjadi bagian dari kampanye pemberdayaan perempuan Levi’s pada 2020.

Penghargaan lainnya meliputi Great Immigrants Award (2020), ASQ Hutchens Medalist (2022),[30] dan Time 100 AI (2023). Pada 2024, Dartmouth College menganugerahinya gelar Doktor Kehormatan di bidang Sains serta menjadikannya pembicara utama dalam Social Justice Awards.[31]

Referensi

  1. ^ "Joy Buolamwini". forbes.com (dalam bahasa Inggris).
  2. ^ "Algorithmic Justice League - Unmasking AI harms and biases". Algorithmic Justice League - Unmasking AI harms and biases (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-18.
  3. ^ "TIME100 AI 2023: Joy Buolamwini". Time (dalam bahasa Inggris). 2023-09-07. Diakses tanggal 2025-03-18.
  4. ^ "The Future of Computer Science and Tech: 12 Young Women to Watch — Part 2". amysmartgirls.com. Amy Poehler’s Smart Girls. 2018-02-19.
  5. ^ "Joy Buolamwini | TryComputing.org". trycomputing.org (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal March 25, 2018.
  6. ^ "Meet The Digital Activist That's Taking Human Prejudice Out of Our Machines". Bloomberg.com (dalam bahasa Inggris). 2017-06-26.
  7. ^ "CHS Pole Vaulting - Joy Buolamwini". vault.awardspace.com. Diarsipkan dari asli tanggal March 25, 2018.
  8. ^ "Spotify". Spotify.
  9. ^ "Tech Startup of The Week: Techturized Wins With Hair Care Company". Black Enterprise (dalam bahasa American English). 2013-03-15. Diakses tanggal 2025-03-18.
  10. ^ "Stamps President's Scholars Program". stampsps.gatech.edu.
  11. ^ "Joy Buolamwini wins national contest for her work fighting bias in machine learning". MIT News. Diakses tanggal 2025-03-18.
  12. ^ "Admissions Conquered | InVenture Prize". inventureprize.gatech.edu. Diakses tanggal 2025-03-18.
  13. ^ "Scholar Spotlight: Joy Buolamwini | Astronaut Scholarship Foundation". astronautscholarship.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-18.
  14. ^ Buolamwini, Joy (2020-12-04). "Automated Facial Analysis". Definitions. Qeios.
  15. ^ "Project Overview ‹ Algorithmic Justice League". MIT Media Lab. Diakses tanggal 2025-03-20.
  16. ^ "Aspire Mirror". Aspire Mirror (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-20.
  17. ^ "Filmmakers Collaborative | Code4Rights". Diakses tanggal 2025-03-20.
  18. ^ Talbert, Marcia Wade (2013-03-15). "Tech Startup of The Week: Techturized Wins With Hair Care Company". Black Enterprise (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-20.
  19. ^ "Column: She set out to build robots. She ended up exposing big tech". Los Angeles Times (dalam bahasa American English). 2023-11-03. Diakses tanggal 2025-03-20.
  20. ^ "'If you have a face, you have a place in the conversation about AI,' expert says". NPR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-20.
  21. ^ Buolamwini, Joy; Gebru, Timnit (2018-01-21). "Gender Shades: Intersectional Accuracy Disparities in Commercial Gender Classification". Proceedings of the 1st Conference on Fairness, Accountability and Transparency (dalam bahasa Inggris). PMLR: 77–91.
  22. ^ "Unmasking AI by Joy Buolamwini: 9780593241844 | PenguinRandomHouse.com: Books". PenguinRandomhouse.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-20.
  23. ^ "Hidden No More: STEM Spotlight Shines On 'Hidden Figures' Like MIT's Joy Buolamwini – Youth Radio". web.archive.org. 2018-07-03. Diakses tanggal 2025-03-20.
  24. ^ "HarvardKey - Masuk". login.harvard.edu. Diakses tanggal 2025-03-20.
  25. ^ Buolamwini, Joy. "How I'm fighting bias in algorithms". MIT Media Lab. Diakses tanggal 2025-03-20.
  26. ^ TED (2017-03-29), How I'm fighting bias in algorithms | Joy Buolamwini, diakses tanggal 2025-03-20
  27. ^ Beauvais, Elizabeth (2018-02-19). "The Future of Computer Science and Tech: 12 Young Women to Watch — Part 2". Medium (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-20.
  28. ^ "BBC 100 Women 2018: Who is on the list?" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2018-11-19. Diakses tanggal 2025-03-20.
  29. ^ "TIME 100 Next 2019: Joy Buolamwini". Time (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-03-20.
  30. ^ "Hutchens Medalists | ASQ". asq.org. Diakses tanggal 2025-03-20.
  31. ^ "Announcing the 2024 Honorary Degree Recipients | Dartmouth". home.dartmouth.edu (dalam bahasa Inggris). 2024-04-11. Diakses tanggal 2025-03-20.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement