Joseph Marino
Joseph Marino | |
|---|---|
| Presiden Emeritus Akademi Gerejawi Kepausan | |
Marino pada 2013 | |
| Gereja | Gereja Katolik |
| Penunjukan | 11 Oktober 2019 |
| Pensiun | 23 Januari 2023 |
| Pendahulu | Giampiero Gloder |
| Penerus | Salvatore Pennacchio |
| Jabatan lain | Uskup Tituler Natchitoches (2008 - ) |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 25 Agustus 1979 oleh Uskup William Russell Houck |
Tahbisan uskup | 29 Maret 2008 oleh Kardinal Jean-Louis Tauran |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 23 Januari 1953 Birmingham, Alabama, Amerika Serikat |
Jabatan sebelumnya |
|
Joseph Salvador Marino[a] (lahir 23 Januari 1953) adalah seorang prelatus Gereja Katolik Roma Amerika Serikat yang mengabdi dalam penugasan diplomatik Vatikan dari 1988 sampai 2918 dan kemudian menjabat sebagai presiden Akademi Gerejawi Kepausan sampai 2023. Ia menjadi uskup agung pada 2008 dan mewakili Takhta Suci di Bangladesh. Setelah penugasannya disana, ia mewakili Takhta Suci di Malaysia, Timor Leste dan Brunei selama enam tahun.
Biografi
Tahun-tahun awal
Joseph Salvador Marino lahir di Birmingham, Alabama, pada 23 Januari 1953,[1] sebagai salah satu dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan Salvador Marino, seorang insinyur kelistrikan, dan Josephine Marino. Ia dibebaskan di Ensley, Birmingham dan lulus dari John Carroll High School di Birmingham pada 1971.[2] Marino menerima gelar dalam filsafat dan psikologi dari Universitas Scranton di Scranton, Pennsylvania.
Imamat
Marino ditahbiskan menjadi imam oleh Uskup William Houck pada 25 Agustus 1979, untuk Keuskupan Birmingham.[1] Marino menerima gelar dalam teologi dan teologi biblikal dari Universitas Kepausan Gregorian saat tinggal di Kolese Amerika Utara Kepausan dari 1975 sampai 1980.[3] Marino pulang ke Birmingham selama empat tahun pengabdian pastoral sebagai wakil pastor di Paroki Katedral Santo Paulus.[2] Pada 1984, ia masuk Akademi Gerejawi Kepausan untuk mempersiapkan karir dalam penugasan diplomatik saat menerima gelar Doktor Hukum Kanon dari Gregorian.[3]
Karir diplomatik
Marino bergabung dengan penugasan diplomatik pada 15 Juli 1988.[1] Penugasan awalnya meliputi perutusan ke Filipina dari 1988 sampai 1991, Uruguay dari 1991 sampai 1994, dan Nigeria dari 1994 sampai 1997. Dari 1997 sampai 2004, Marino mengabdi di Sekretariat Negara di Roma, tempat ia bertugas mengurusi negara-negara Balkan. Ia terlibat sebagai anggota staf senior dalam dua misi diplomatik: kunjungan Kardinal Jean-Louis Tauran ke Beograd, Serbia, pada 1 April 1999, yang mengupayakan sebuah resolusi untuk Perang Kosovo; dan pertemuan antara Presiden AS George W. Bush dan Kardinal Pio Laghi kala Laghi gagal berupaya untuk mencegah Bush dari menginvasi Irak pada 2003.[3]
Marino mengabdi di nunsiatur apostolik untuk Britania Raya kala, pada 12 Januari 2008, Paus Benediktus XVI mengangkatnya menjadi uskup agung tituler dan nunsius apostolik untuk Bangladesh.[1] Ia menerima penahbisan episkopal dari Kardinal Tauran pada 29 Maret 2008, di Katedral Santo Paulus, Birmingham.[4]
Pada 16 Januari 2013, Paus Benediktus mengangkat Marino menjadi nunsius apostolik untuk Malaysia, nunsius apostolik untuk Timor Leste, dan delegasi apostolik untuk Brunei.[5] Ia menegosiasikan perjanjian tahun 2015 antara Takhta Suci dan Timor Leste.[6]
Paus Fransiskus mengangkat Marino menjadi presiden Akademi Gerejawi Kepausan pada 11 Oktober 2019.[7] Ia menjadi orang Amerika kedua yang memimpin sekolah tersebut.[6]
Paus Fransiskus mengangkat Marino menjadi anggota Dikasterium untuk Evangelisasi pada 17 November 2020.[8]
Pada 23 Januari 2023, Paus Fransiskus menerima pengunduran dirinya sebagai presiden Akademi Gerejawi Kepausan.[9]
Catatan
- ^ Kantor Pers Takhta Suci, yang biasanya memilih nama yang lebih formal ketimbang kurang formal, menyebutnya sebagai Joseph Marino, sebagaimana pada catatan pers dari kegiatan-kegiatannya. Kardinal Jean-Louis Tauran menyebutnya Joseph Marino saat menahbiskannya menjadi uskup.
Referensi
- ^ a b c d "Rinunce e Nomine, 12.01.2008" (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. January 12, 2008. Diakses tanggal October 11, 2019.
- ^ a b Garrison, Greg (16 January 2013). "Pope appoints Birmingham native Archbishop Joseph Marino to Malaysia". www.al.com. Diakses tanggal January 19, 2015.
- ^ a b c O'Connell, Gerard (18 January 2013). "Pope appoints American as first Nuncio to Malaysia". La Stampa. Diakses tanggal January 19, 2015.
- ^ Tauran, Jean-Louis (March 29, 2008). "Homily of Cardinal Jean-Louis Tauran-Marino At The Ordination Of Archbishop Joseph S. Marino, Cathedral of Saint Paul, March 29, 2008" (PDF). Diocese of Birmingham. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal October 11, 2019. Diakses tanggal October 12, 2012.
- ^ "Rinunce e Nomine, 16.01.2013" (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. 16 January 2013. Diakses tanggal 14 December 2019.
- ^ a b O'Connell, Gerard (October 11, 2019). "Pope Francis appoints U.S. archbishop to head Vatican's school for diplomats". America. Diakses tanggal October 11, 2019.
- ^ "Rinunce e Nomine, 11.10.2019" (Press release) (dalam bahasa Italia). Holy See Press Office. Diakses tanggal October 11, 2019.
- ^ "Resignations and Appointments, 17.11.2020" (Press release). Holy See Press Office. November 17, 2020. Diakses tanggal February 18, 2023.
- ^ "Resignations and Appointments, 23.01.2023" (Press release). Holy See Press Office. January 23, 2023. Diakses tanggal January 23, 2023.
Pranala luar
Kutipan tentang Joseph Salvador Marino di Wikikutip
Media terkait Joseph Salvador Marino di Wikimedia Commons
- (Inggris) Entri Joseph Marino pada situs web Catholic-Hierarchy
- (Inggris) Entri Joseph Marino pada situs web Giga Catholic
| Jabatan diplomatik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Leopoldo Girelli |
Nunsius Apostolik untuk Malaysia 16 Januari 2013 – 11 Oktober 2019 |
Diteruskan oleh: Wojciech Załuski |
| Didahului oleh: Paul Tschang In-Nam |
Nunsius Apostolik untuk Bangladesh 12 Januari 2008 – 16 Januari 2013 |
Diteruskan oleh: George Kocherry |
| Jabatan pendidikan | ||
| Didahului oleh: Giampiero Gloder |
Presiden Akademi Gerejawi Kepausan 2019–2023 |
Diteruskan oleh: Salvatore Pennacchio |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


