John Wattilete

John Wattilete
Presiden Republik Maluku Selatan ke-5
Mulai menjabat
17 April 2010
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Johannes Gerardus Wattilete

25 Januari 1955 (umur 71)
Gelderland, Belanda
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Johannes Gerardus (John) Wattilete[1] (lahir 25 Januari 1955)[2] adalah Presiden Republik Maluku Selatan (RMS) kelima dan petahana di pengasingan mulai 2010.[3][4] Ia adalah penerus dari kepemimpinan Frans Tutuhatunewa.[5][6]

Biografi

Wattilete lahir di Belanda dari ayah asal Maluku Selatan dan ibu asal Belanda. Ia tumbuh di Bemmel dan belajar hukum di Universitas Katolik Nijmegen (sekarang berganti nama menjadi Universitas Radboud Nijmegen). Ia lulus pada tahun 1983 dan menjadi pengacara di firma hukum Amsterdam Wattilete Advocaten.

Ia terlibat dalam gerakan pemuda Maluku Collectief '91, yang menganggap kebijakan pemerintahan Republik Maluku Selatan di pengasingan (RMS) terlalu lunak. Pada pertemuan pertama mereka, presiden pengasingan saat itu Johan Manusama tiba-tiba masuk untuk mendengar kritik mereka. Tak lama kemudian, John Wattilete menjadi eksekutifnya.

Sejak tahun 1995, ia mengelola posisi Urusan Umum dalam kabinet RMS di pengasingan. Pada tahun 1999 ia melakukan perjalanan ke Indonesia dua kali dengan Pendeta Otto Matulessy sebagai delegasi RMS. Mereka bertemu dengan presiden Indonesia B. J. Habibie dan kemudian dengan penggantinya Abdurrahman Wahid. Selama periode itu, terjadi ketegangan hebat di Maluku Selatan antara penduduk Kristen dan Muslim di wilayah tersebut dan sebagai akibat dari pertikaian sipil tersebut, banyak orang terbunuh dan terluka di kedua belah pihak. Presiden RMS saat itu Frans Tutuhatunewa tidak begitu senang dengan delegasi yang dipelopori oleh Wattilete dan Matulessy. Dalam retrospeksi, Wattilete yang lebih pragmatis juga mengakui bahwa percakapan tersebut sia-sia dan tidak menghasilkan apa pun.

Sekitar tahun 2003, Wattilete menggantikan Pieter Thenu sebagai Perdana Menteri/Wakil Presiden RMS. Pada bulan April 2009, diumumkan bahwa Presiden Tutuhatunewa akan segera pensiun dan Wattilete akan menjadi calon pengganti Presiden Tutuhatunewa yang kini berusia 85 tahun. Wattilete menjadi presiden RMS dan dilantik pada tanggal 17 April 2010. Hampir seluruh manajemen RMS terdiri dari orang-orang Maluku yang lahir atau bermukim di Belanda. Ia membuat pernyataan dalam sebuah wawancara dengan Nederlands Dagblad yang mengatakan bahwa orang-orang Maluku harus dapat berbicara dengan bebas tentang masa depan politik pulau-pulau mereka dan bahwa baik pemerintah Indonesia maupun pemerintah RMS di pengasingan harus mematuhi hasil tersebut. Jika orang-orang Maluku menunjukkan bahwa mereka tidak lagi berjuang untuk negara mereka sendiri, Wattilete akan siap untuk memberikan konsekuensinya, seperti yang dikatakannya. Bila kemerdekaan tidak dikehendaki, ia berpendapat bahwa pemerintahannya akan menerima status otonomi tetapi sebagai bagian dari negara Indonesia untuk sementara waktu (situasinya mirip dengan Aceh), dengan suara yang lebih besar dari rakyat Maluku dalam urusan Maluku mereka sendiri.

Referensi

  1. ^ Tribun News: Inilah Sosok John Wattilete yang Membidik Presiden SBY(dalam bahasa Indonesia)
  2. ^ "Kabinetssamenstelling – Republik Maluku Selatan". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-06-08. Diakses tanggal 2021-06-08.
  3. ^ De Groene Amsterdammer: «We dachten dat ons isolement voorbij was» - RMS-premier John Wattilete roept Nederland op zich in te zetten voor een humanitaire interventie op de Molukken (archive) (dalam bahasa Belanda)
  4. ^ Tempo: Presiden RMS: Biarkan Rakyat Maluku Menentukan Nasib Sendiri[pranala nonaktif permanen] (dalam bahasa Belanda)
  5. ^ Frans Tutuhatunewa's obituary (dalam bahasa Belanda)
  6. ^ Setiawan, Kodrat (17 Agustus 2009). "Republik Maluku Selatan Bersedia Menerima Otonomi". Tempo (dalam bahasa Indonesia). Diarsipkan dari asli tanggal 20 Agustus 2009. Diakses tanggal 1 Februari 2010. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement