John Clayton Nienstedt
John Clayton Nienstedt | |
|---|---|
| Uskup Agung Emeritus Saint Paul dan Minneapolis | |
| Gereja | Katolik |
Keuskupan agung | Saint Paul dan Minneapolis |
| Penunjukan | 24 April 2007 (Koajutor) |
Awal masa jabatan | 2 Mei 2008 |
| Pensiun | 15 Juni 2015 |
| Pendahulu | Harry Flynn |
| Penerus | Bernard Hebda |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 27 Juli 1974 oleh Joseph Leopold Imesch |
Tahbisan uskup | 9 Juli 1996 oleh Adam Maida, James Aloysius Hickey, Edmund Szoka |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 18 Maret 1947 Detroit, Michigan, Amerika Serikat |
| Kediaman | Napa Valley, California, Amerika Serikat |
Jabatan sebelumnya |
|
| Pendidikan |
|
| Semboyan | Ut omnes unum sint (Latin untuk 'Semuanya menjadi satu') |
| Sejarah tahbisan John Clayton Nienstedt | |
|---|---|
Tahbisan diakonal | |
| Tanggal tahbisan | 29 April 1972 |
| Tempat tahbisan | Universitas Kepausan Gregorian, Roma, Italia |
Tahbisan imamat | |
| Tanggal tahbisan | 27 Juli 1974 |
| Tempat tahbisan | Gereja Hati Kudus, Dearborn, MI |
Tahbisan episkopal | |
| Konsekrator utama | Adam Joseph Maida |
| Ko-konsekrator | |
| Tanggal konsekrasi | 9 Juli 1996 |
Uskup yang ditahbiskan oleh John Clayton Nienstedt sebagai konsekrator utama | |
| John Marvin LeVoir | 15 Desember 2008 |
| Lee Anthony Piché | 29 Juni 2009 |
| Paul David Sirba | 14 Desember 2009 |
| Robert Dwayne Gruss | 28 Juli 2011 |
| David Dennis Kagan | 30 November 2011 |
| John Thomas Folda | 19 Juni 2013 |
| Andrew H. Cozzens | 9 Desember 2013 |
John Clayton Nienstedt (lahir 18 Maret 1947) adalah seorang prelat Gereja Katolik Amerika Serikat yang menjabat sebagai uskup agung St. Paul dan Minneapolis di Minnesota dari 2008 sampai mengundurkan diri pada 2015 karena perannya dalam krisis pelecehan seksual anak-anak oleh rohaniwan.
Nienstedt sebelumnya menjabat sebagai uskup New Ulm di Minnesota dari 2001 sampai 2007 dan sebagai uskup auksilier Keuskupan Agung Detroit di Michigan dari 1996 sampai 2001. Nienstedt meminta pensiun dini dari jabatan uskup agung St. Paul dan Minneapolis setelah seorang jaksa lokal mengumumkan rencana untuk menyelidiki keuskupan agung tersebut karena kegagalannya untuk melindungi anak-anak dari pecehan seksual oleh para imamnya.
Biografi
Kehidupan awal
John Nienstedt lahir pada 18 Maret 1947, di Detroit, Michigan, dari pasangan John C. dan Elizabeth S. (née Kennedy) Nienstedt. Sebagai anak kedua dari enam bersaudara, ia memiliki dua saudara, Richard dan Michael, dan tiga saudari, Barbara, Mary, dan Corinne.[1][2]
Nienstedt lulus pada 1969 dari Seminari Mayor Hati Kudus di Detroit dengan gelar Bachelor of Arts. Ia kemudian masuk ke Universitas Kepausan Gregorian di Roma, tempat ia menerima gelar Sarjana Teologi Sakral pada 1972. Pada 29 April 1972, Nienstedt ditahbiskan menjadi deakon di Kolese Kepausan Amerika Utara.[1][2]
Imamat
Nienstedt ditahbiskan menjadi imam di Gereja Hati Kudus, Detroit oleh Uskup Joseph Imesch pada 27 Juli 1974, untuk Keuskupan Agung Detroit.[3] Setelah penahbisan, keuskupan agung menugaskan Nienstadt menjadi wakil pastor di Paroki Para Malaikat Penjaga, Clawson, Michigan. Pada 1978, ia datang ke Roma untuk masuk Institut Kepausan Santo Alfonsus. Ia menerima Lisensiat Teologi Sakral disana pada 1977. Setelah kembali ke Detroit pada 1977, Nienstedt menjadi imam-sekretaris untuk Kardinal John Dearden dan profesor paruh waktu teologi moral di Seminari Provinsial Santo Yohanes, Plymouth, Michigan.[1][2]
Nienstedt mendampingi Kardinal Dearden ke konklaf kepausan Agustus 1978 di Roma, tempat ia bertemu kelak Paus Yohanes Paulus II.[4] Nienstedt juga menjadi wakil pastor akhir pekan di Paroki Santo Fabianus, Farmington Hills dan di Paroki Bunda Dukacita, Farmington, keduanya di Michigan. Ia menjadi vikaris jenderal untuk keuskupan agung pada 1979.[1]
Pada 1980, Nienstedt kembali ke Roma, tempat ia ditugaskan pada penugasan Inggris dari Sekretariat Negara Vatikan. Saat di Roma, ia juga menjabat sebagai kapelan di Rumah Sakit Bambino Gesù (1980–1983) dan Persaudaraan Salib Kudus (1981–1984). Nienstedt menerima gelar Doktor Teologi Sakral dari St. Alfonsus pada 1985; tesis doktoralnya berjudul, "Human Life in a Test-tube; the Moral Dimension of In Vitro Fertilization and Embryo transfer."[1]
Pada awal 1986, Nienstedt kembali ke Michigan. Ia diangkat menjadi asisten pastor temporer di Paroki St. Regis, Birmingham, Michigan, dan ajudan profesor teologi moral di Seminari Santo Sirilus dan Metodius, Orchard Lake, Michigan.[5] Ia diangkat menjadi pastor Paroki Santo Patrick di Union Lake, Michigan pada Juli tahun tersebut.[1] Pada 1987, Nienstedt diangkat untuk merombak Seminari Hati Kudus. Ia menjadi rektornya pada 1988.[5] Vatikan mengangkatnya menjadi prelat kehormatan Sri Paus pada 1990. Pada 1994, keuskupan agung mengangkatnya menjadi pastor Biara Nasional Bunga Kecil di Royal Oak, Michigan.[1]
Uskup Auksilier Detroit
Pada 12 Juni 1996, Nienstedt diangkat menjadi uskup auksilier Detroit dan uskup tituler Alton oleh Paus Yohanes Paulus II. Ia menerima penahbisan episkopal di Katedral Sakramen Pemberkatan, Detroit pada 9 Juli 1996, dari Kardinal Adam Maida, dengan Kardinal James Hickey dan Edmund Szoka bertugas sebagai ko-konsekrator.[3] Ia memilih semboyan episkopal Ut Omnes Unum Sint, 'Semuanya Menjadi Satu' dari Yohanes 17:21.
Sebagai uskup auksilier, Nienstedt menjabat sebagai vikaris episkopal untuk vikariat-vikariat Dearborn, Downriver, Monroe, Northwest Wayne, Southland, dan Western Wayne.[2]
Uskup New Ulm
Nienstedt diangkat menjadi uskup New Ulm ketiga pada 12 Juni 2001, dan dilantik pada 6 Agustus.[3] Ia mengecam pandangan yang sangat progresif dari pendahulunya, Uskup Raymond Lucker. Nienstedt berkata kepada umat Katolik di keuskupan agung agar tak membaca buku Lucker karena tak mewakili doktrin Katolik dan membujuk Konferensi Waligereja Amerika Serikat untuk menghalangi pengesahan validitas pandangan Lucker.[6]
Pada masa jabatannya di Konferensi Waligereja Amerika Serikat, Nienstedt mengetuai Komite Pembinaan Imamat dan menjadi anggota Komite Ad Hoc untuk Masalah perawatan Kesehatan dan Gereja.[7] Kedua orangtua Nienstedt meninggal dalam kurun waktu enam pekan pada musim dingin 2007.[8]
Uskup Agung Koajutor dan Uskup Agung St. Paul dan Minneapolis
Pada 24 April 2007, Paus Benediktus XVI mengangkat Nienstedt menjadi uskup agung koajutor St. Paul dan Minneapolis, penerus yang dirnacang untuk Uskup Agung Harry Flynn.[9]
Kala Paus menerima pengunduran diri Flynn pada 2 Mei 2008, Nienstedt secara otomatis menggantikannya sebagai uskup agung St. Paul dan Minneapolis kedelapan.[10] Nienstedt menerima pallium, sebuah jubah yang dipakai oleh uskup metropolitan, dari Paus Benediktus XVI di Basilika Santo Petrus pada 29 Juni 2008.[11] Tak lama setelah menjadi uskup agung, Nienstedt tak meneruskan layanan doa pawai kebanggaan gay yang diadakan di Gereja Santa Joan dari Arc di Minneapolis.[12] Ia menolak berbagai undangan untuk menghadiri Konvensi Nasional Partai Republik 2008, yang diadakan di St. Paul.[13]
Pada Oktober 2010, Nienstedt mengumumkan rencana strategis yang menyerukan penggabungan 21 paroki ke dalam 14 paroki tetangga. Tindakan tersebut beserta dua penggabungan pada masa berikutnya mengurangi jumlah paroki di keuskupan agung dari 213 pada Oktober 2010 menjadi 188 pada Juli 2013.[14]
Referensi
- ^ a b c d e f g "Most Reverend John C. Nienstedt". Archdiocese of Saint Paul and Minneapolis (dalam bahasa Inggris). January 15, 2019. Diakses tanggal 2023-11-18.
- ^ a b c d "Nienstedt". Diocese of New Ulm (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-11-18.
- ^ a b c "Archbishop John Clayton Nienstedt [Catholic-Hierarchy]". www.catholic-hierarchy.org. Diakses tanggal 2023-11-18.
- ^ Nienstedt, John (April 2, 2005). "Reflections on Pope John Paul II". Keuskupan New Ulm. Diarsipkan dari asli tanggal December 3, 2008.
- ^ a b "Bishop Nienstedt Named to New Ulm; Coadjutor Appointed for Fargo". United States Conference of Catholic Bishops. June 12, 2001.
- ^ McClory, Robert J. (May 7, 2004). "Bishop takes issue with late predecessor". National Catholic Reporter. Diarsipkan dari asli tanggal May 5, 2009.
- ^ Thavis, John (December 13, 2004). "Vatican firms up plans for U.S. seminary visitation in 2005". Catholic News Service. Diarsipkan dari asli tanggal December 14, 2004.
- ^ Strickler, Jeff (May 10, 2008). "Archbishop John Nienstedt: His own man". The Star Tribune.
- ^ "Bishop Nienstedt in line to take Saint Paul-Minneapolis post". Catholic News Agency. April 24, 2007. Diakses tanggal August 9, 2018.
- ^ Wiering, Maria (May 13, 2008). "Directive from Archbishop Flynn ends lay preaching at Mass". National Catholic Reporter. Catholic News Service. Diakses tanggal August 9, 2018.
- ^ Glatz, Carol (June 30, 2008). "Pope gives palliums to archbishops, says church's mission is to unite". Catholic News Service. Diarsipkan dari asli tanggal July 8, 2008.
- ^ Kersten, Katherine (June 29, 2008). "The real story behind the gay pride issue at St. Joan". Star Tribune.
- ^ Muth, Chaz (September 5, 2008). "Catholic clergy offer prayers at Republican National Convention". Catholic News Service. Diarsipkan dari asli tanggal September 9, 2008.
- ^ "Strategic planning in Archdiocese of Saint Paul and Minneapolis 2009–2010". Diarsipkan dari asli tanggal July 14, 2012. Diakses tanggal 29 September 2016.
Pranala luar
- Roman Catholic Archdiocese of Saint Paul and Minneapolis Official Site
- Article from the Pioneer Press
- Article from MPR
- "Letter from Archbishop Hebda Regarding Bishop Accountability, Survivor Outreach". December 14, 2018. Diarsipkan dari asli tanggal December 15, 2018. Diakses tanggal December 15, 2018.
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Harry Flynn |
Uskup Agung Saint Paul dan Minneapolis 2 Mei 2008 – 15 Juni 2015 |
Diteruskan oleh: Bernard Hebda |
| Didahului oleh: Raymond Lucker |
Uskup New Ulm 6 Agustus 2001 – 24 April 2007 |
Diteruskan oleh: John M. LeVoir |
| Didahului oleh: – |
Uskup Auksilier Detroit 9 Juli 1996 – 6 Agustus 2001 |
Diteruskan oleh: – |
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


