Jan Smit
| Jan Smit | |
|---|---|
Jan Smit sedang mengamati batuan | |
| Lahir | 08 April 1948 Den Haag, Belanda |
| Almamater | Universitas Amsterdam |
| Dikenal atas | Hipotesis Alvarez |
| Penghargaan | Templat:UBL |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Stratigrafi kejadian |
| Institusi | Vrije Universiteit Amsterdam |
| Disertasi | A Catastrophic Event at the Cretaceous–Tertiary Boundary (1981) |
Jan Smit (lahir 8 April 1948) adalah seorang paleontolog asal Belanda. Ia dikenal sebagai salah satu pakar yang meneliti peristiwa-peristiwa geologis mendadak dalam sejarah Bumi. Dari tahun 2003 hingga 2013, Smit menjabat sebagai profesor di Fakultas Ilmu Bumi dan Kehidupan, Vrije Universiteit Amsterdam, dengan fokus kajian pada bidang stratigrafi kejadian, yakni studi tentang perubahan cepat yang terekam dalam lapisan batuan, terutama yang berkaitan dengan kepunahan massal.[1]
Ia dikenal luas karena keterlibatannya dalam pengembangan Hipotesis Alvarez, teori yang menjelaskan bahwa kepunahan dinosaurus pada akhir zaman Kapur kemungkinan besar disebabkan oleh tumbukan meteorit besar yang menghasilkan perubahan global yang drastis.
Karier
Smit meraih gelar magister dalam bidang geologi dari Universitas Amsterdam pada tahun 1974. Ia kemudian menyelesaikan studi doktoralnya di universitas yang sama pada tahun 1981 dengan predikat cum laude.
Bidang penelitian utama Smit berfokus pada peristiwa kepunahan Kapur–Paleogen, yang menandai berakhirnya periode Kapur dan menyebabkan punahnya seluruh dinosaurus non-burung. Ia termasuk di antara para peneliti awal yang mengusulkan gagasan bahwa tumbukan asteroid adalah penyebab utama kepunahan massal tersebut. Disertasinya yang berjudul A Catastrophic Event at the Cretaceous–Tertiary Boundary berkaitan erat dengan teori yang baru saja dipublikasikan oleh Luis dan Walter Alvarez mengenai peristiwa kepunahan tersebut. Penjelasan ini kemudian dikenal sebagai Hipotesis Alvarez, meskipun Smit merumuskannya secara independen dan menerbitkannya setelah itu.
Luis Alvarez pernah menggambarkan Smit sebagai "seorang ahli KT [Kapur–Tersier] yang telah meneliti lebih banyak lokasi KT di dunia dibanding siapa pun".[2] Pada tahun 2019, majalah The New Yorker menyebut Smit sebagai “otoritas dunia” dalam kajian mengenai tumbukan dan peristiwa kepunahan tersebut.[3]
Kehidupan pribadi
Putrinya, Renske Smit, adalah seorang peneliti di Astrophysics Research Institute Liverpool John Moores University di Liverpool, Inggris. Ia termasuk di antara segelintir astronom berbasis di Britania Raya yang tergabung dalam tim inti survei James Webb Space Telescope.[4][5] Menantunya, Robert Crain, adalah profesor astrofisika teoretis di universitas yang sama.[6][7]
Penghargaan
Pada tahun 2016, Smit dianugerahi Van Waterschoot van der Gracht Medal.[8]
Sebuah asteroid sabuk utama, 19140 Jansmit, dinamai untuk menghormatinya.[9]
Referensi
- ^ "Afscheidssymposium van hoogleraar Jan Smit". vu.nl (dalam bahasa Belanda). 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 7 February 2015.
- ^ "Een portret van Jan Smit" (dalam bahasa Belanda). 2015-02-07. Diarsipkan dari versi asli pada 2015-02-07. Diakses tanggal 2020-11-01.
- ^ "The Day the Dinosaurs Died". The New Yorker. 29 March 2019.
- ^ Administrator (2018-04-07). "Dr Renske Smit wins The 2018 MERAC Prize for the Best Doctoral Thesis in Observational Astrophysics". www.astro.phy.cam.ac.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-04-22.
- ^ "Astrophysicist Renske Smit reacts to seeing 'furthest corner of known Universe'". www.ljmu.ac.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-04-22.
- ^ Rob Crain [@rcrain_astro] (June 18, 2022). "Amusingly this is, literally, my father-in-law, aka jansmitforgeron" (Tweet) – via X.
- ^ "Robert Crain". www.ljmu.ac.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-19.
- ^ "Waterschoot van de Gracht penning". Vrije Universiteit Amsterdam (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2022-06-29.
- ^ "IAU Minor Planet Center". minorplanetcenter.net. Diakses tanggal 2022-06-19.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


