Jalur kereta api Probolinggo–Paiton

Jalur kereta api Probolinggo–Paiton
Serangkaian trem uap PBSM melintas pinggiran Pantai Bentar.
Ikhtisar
JenisLintas Cabang
SistemJalur kereta api rel ringan
StatusTidak beroperasi
TerminusStasiun Probolinggo
Stasiun Paiton
Stasiun23
Operasi
Dibangun olehProbolinggo Stoomtram Maatschappij
Legalitas pembangunanGouvernements besluit 15 Desember 1894 No. 6
Dibuka1897-1898
Ditutup1960?
PemilikPT Kereta Api Indonesia
Karakteristik lintasLintas datar
DepoJati
Data teknis
Panjang rel36 km
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasi20 s.d. 40 km/jam
Peta Kota Probolinggo yang menunjukkan pembagian jalur antara segmen Stasiun Probolinggo s.d. Stasiun Jati.

Jalur kereta api Probolinggo–Paiton adalah jalur kereta api nonaktif yang menghubungkan Stasiun Probolinggo dengan Stasiun Paiton dengan panjang lintasan 36 Km. Jalur ini dibangun dari tahun 1897-1912 oleh perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda, Probolinggo Stoomtram Maatschappij.

Perusahaan tersebut mendapatkan konsensi untuk membangun jalur kereta api di wilayah Probolinggo dan Kraksaan berdasarkan Gouvernements besluit 15 Desember 1894 No. 6 yang saat itu masih berupa wilayah kabupaten berbeda. Pusat operasional jalur ini berada di Jati. Latar belakang pemberian izin pembangunan seiring dengan kebutuhan transportasi cepat bagi penumpang dan barang, terutama gula. Hal tersebut karena banyaknya pabrik gula di wilayah tersebut.[1]

Aslinya, jalur kereta api ini tidak dimulai dari Stasiun Jati, tetapi pada petak jalan antara stasiun tersebut dengan Stasiun Probolinggo. Sementara itu, perhitungan letak kilometer stasiun-stasiunnya serta kelanjutan dari nomor JPL-nya bukan dari Stasiun Jati, melainkan dari Stasiun Probolinggo. Itulah mengapa nomor JPL di sekitar area percabangan lintas tersebut kembali ke urutan JPL 1.

Railbed di jalur ini hampir sepenuhnya selalu bersisian dengan jalan raya. Sisa-sisa sarana perkeretaapian di jalur ini masih dapat dijumpai walaupun sebenarnya jalur ini sudah ditutup cukup lama pada tahun 1960-an. Sedangkan di beberapa lokasi, bekas railbednya hingga saat ini digunakan untuk angkutan tebu oleh beberapa pabrik gula dengan cara menyempitkan lebar relnya (regauge) yang semula lebar relnya 1067 mm.

Tahap pembangunan jalur

Peta jalur kereta api Probolinggo-Jati-Paiton
Segmen Pembangunan Tanggal Peresmian Jalur Panjang Jalur (Km) Keterangan
Jati–Gending 21 April 1897 10 Untuk segmen Stasiun Probolinggo s.d. Stasiun Jati terdapat tiga jalur (triple track): dua jalur sebelah Barat adalah milik Staatsspoorwegen sementara satu jalur sebelah Timur milik PbSM, untuk lebih jelasnya lihat peta di atas.
Gending–Jabung 1 Mei 1897 19
Probolinggo–Jati 22 Juni 1897 1
Jabung–Paiton 22 Juni 1898 5

Jalur Terhubung

Lintas Aktif

Jalur kereta api Bangil–Kalisat

Lintas Nonaktif

  • Percabangan menuju Kalibuntu
  • Percabangan menuju PG. Wonolangan
  • Percabangan menuju PG. Gending
  • Percabangan menuju PG. Padjarakan
  • Percabangan menuju PG. Kandang Djati
  • Percabangan menuju PG. Paiton
  • Di segmen Probolinggo–Jati terdapat percabangan menuju Probolinggo Pelabuhan / Pelabuhan Tanjung Tembaga (eks PbSM)

Penutupan

Sebelumnya pada masa pendudukan Jepang (1942/1943), segmen Gendingbaru–Paiton dibongkar guna kepentingan militer. Pasca kemerdekaan, DKARI melakukan renovasi pada segmen tersebut sehingga dapat beroperasi penuh hingga Paiton, tetapi jalur ini sepenuhnya ditutup pada sekitar tahun 1970 karena segmen jalur yang sebagian besar bersisihan dengan Jalan Raya Pantura segmen Probolinggo-Paiton serta kalah bersaing dengan alat transportasi yang lebih modern. Bekas rel dan beberapa stasiun masih dapat dijumpai di sepanjang jalan raya tersebut. Sebagian aset yang berhubungan masih dikuasai oleh PT Kereta Api Indonesia.[2]

Daftar stasiun

Segmen Probolinggo Pelabuhan–Jati PbSM

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas ProbolinggoPaiton
Segmen ProbolinggoJati
Diresmikan pada tanggal 28 September 1898(?)
oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
- Probolinggo Pelabuhan PBH Komplek Pelabuhan Tanjung Tembaga, Mayangan, Mayangan, Probolinggo km 00+000 lintas Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSM
km xxx lintas Jati PbSMProbolinggo Pelabuhan
Tidak beroperasi
5704 Jati JAT Jati, Mayangan, Probolinggo km 1+130 lintas ProbolinggoPaiton
km 00+000 lintas Probolinggo PelabuhanJati PbSM
km 4+xxx lintas Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSMJati PbSM
Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [3][4]
  • Pengidentifikasi stasiun: [5]
  • Tanggal pembukaan jalur: [6]: 106–124 


Segmen Probolinggo–Sumberkareng

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Segmen Probolinggo PbSMSumberkareng
Panjang segmen 3 km
Diresmikan pada tanggal 6 Agustus 1912
oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
- Probolinggo PbSM PBTR Kebonsari Kulon, Kanigaran, Probolinggo km km 3+xxx lintas Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSMJati PbSM
km 00+000 lintas Probolinggo PbSMUmbulSumberkareng
Tidak beroperasi
- Umbul Tisnonegaran, Kanigaran, Probolinggo km xxx Tidak beroperasi
- Sumberkareng km 3+xxx Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [3][7]
  • Pengidentifikasi stasiun: [8]
  • Tanggal pembukaan jalur: [6]: 106–124 


Lintas Probolinggo Pelabuhan–Paiton

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas Probolinggo PelabuhanPaiton
Segmen Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSM
Panjang segmen 3 Km
Diresmikan pada tanggal 22 Juni 1897
oleh Probolinggo Stoomtram Maatschappij
Ditutup pada 1928
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
- Probolinggo Pelabuhan PBH Komplek Pelabuhan Tanjung Tembaga, Mayangan, Mayangan, Probolinggo km 00+000 lintas Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSM
km xxx lintas Jati PbSMProbolinggo Pelabuhan
Tidak beroperasi
Segmen Probolinggo PbSMJati
Panjang segmen 1 Km
Diresmikan pada tanggal 22 Juni 1897
Termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember
Probolinggo PbSM PBTR Kebonsari Kulon, Kanigaran, Probolinggo km km 3+xxx lintas Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSMJati PbSM
km 00+000 lintas Probolinggo PbSMUmbulSumberkareng
Tidak beroperasi
- Probolinggopasar PBP Jalan Pantura, Mangunharjo, Mayangan, Probolinggo km 0+230 Tidak beroperasi
- Probolinggomakam PBK Jalan Pantura, Jati, Mayangan, Probolinggo km 0+650 Tidak beroperasi
5704 Jati JAT Jati, Mayangan, Probolinggo km 1+130 lintas ProbolinggoPaiton
km 00+000 lintas Probolinggo PelabuhanJati PbSM
km 4+xxx lintas Probolinggo PelabuhanProbolinggo PbSMJati PbSM
Tidak beroperasi
Segmen JatiGending
Panjang segmen 10 Km
Diresmikan pada tanggal 21 April 1897
- Randupangger RPG Nasional 1 Jalan Pantura, Wiroborang, Mayangan, Probolinggo km 1+620 Tidak beroperasi
- Dringu DRI Nasional 1 Jalan Raya Dringu, Kedungdalem, Dringu, Probolinggo km 4+400 Tidak beroperasi
- Gunungpandak GPD km 6+620 Tidak beroperasi
- Curahsawo CHS Curahsawo, Gending, Probolinggo km 9+870 Tidak beroperasi
- Gendinglama GNL km 11+??? Tidak beroperasi
Segmen GendingJabung
Panjang segmen 19 Km
Diresmikan pada tanggal 1 Mei 1897
- Sebaung SBU km 13+970 Tidak beroperasi
- Gendingbaru GNB km ?+??? Tidak beroperasi
- Sembungan SBN km ?+??? Tidak beroperasi
- Klaseman KLAS Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Klaseman, Gending, Probolinggo km 16+190 Tidak beroperasi
- Karanggeger KGR Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Karanggeger, Pajarakan, Probolinggo km 18+330 Tidak beroperasi
- Pajarakanpasar PJKP Sukokerto, Pajarakan, Probolinggo km 20+780 Tidak beroperasi
- Pajarakan PJK Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Sukomulyo, Pajarakan, Probolinggo km 21+310 Tidak beroperasi
- Semampir SMM Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Semampir, Kraksaan, Probolinggo km 23+600 Tidak beroperasi
- Kraksaanpasar KKP km 24+470 Tidak beroperasi
- Kraksaan KKA Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan Wetan, Kraksaan, Probolinggo km 25+070
km 0+000 lintas Kraksaan–Kalibuntu
Tidak beroperasi
- Kraksaan Chinese Kamp KKC Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Kraksaan Wetan, Kraksaan, Probolinggo km 25+510 Tidak beroperasi
- Pengandangan (Asembakor) PAG Nasional 1 Jalan Raya Panglima Sudirman, Asembakor, Kraksaan, Probolinggo km 28+790 Tidak beroperasi
- Jabung JA km 30+870 Tidak beroperasi
Segmen JabungPaiton
Panjang segmen 5 Km
Diresmikan pada tanggal 22 Juni 1898
- Tanjung (Karanganyar) TUK Karanganyar, Paiton, Probolinggo km 34+520 Tidak beroperasi
- Paiton PHT Nasional 1 Jalan Raya Paiton, Paiton, Paiton, Probolinggo km 36+130 Tidak beroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [3][9]
  • Pengidentifikasi stasiun: [10]
  • Tanggal pembukaan jalur: [6]: 106–124 


Referensi

  1. ^ (Belanda) Reitsma, Steven Anne (1928). Korte geschiedenis der Nederlandsch-Indische spoor- en tramwegen. Weltevreden: G. KOLFF & Co.
  2. ^ "Masa Penjajahan Jepang Ratusan Kilimeter Rel Lenyap". Majalah KA. Depok: PT Ilalang Sakti Komunikasi. 12 Juli 2007.
  3. ^ a b c Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  4. ^ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  5. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  6. ^ a b c Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.
  7. ^ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  8. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  9. ^ Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  10. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement