Jali-Jali
Artikel ini memiliki bagian pembuka yang perlu ditulis ulang. (Oktober 2020) |
"Jali-jali" atau "Si Jali-jali" adalah lagu daerah Betawi dari Jakarta, Indonesia.[1] Lagu ini berasal dari kata buah Jali. Lagu jali-jali yang merupakan salah satu khasanah musik dan lagu yang berasal dari Betawi ini, asal-usulnya diyakini lahir, dikembangkan oleh kaum China peranakan Jakarta melalui musik tradisional mereka gambang kromong, yang kemudian menjadi musik khas Betawi.[2][3][4]
Melalui permainan biolanya lagu ini dipopulerkan oleh M. Sagi yang merupakan pimpinan orkes kerontjong M. Sagi pada tahun 1942, karena kental dengan budaya Betawi lagu jali-jali kemudian menjadi lagu rakyat Betawi. Pada tahun yang sama, di bagian pembuka lagu ini dinyanyikan secara bersahutan antara wanita dan pria.[5]
Lirik
ini dia si jali-jali
lagunya enak lagunya enak merdu sekali
capek sedikit tidak perduli sayang
asalkan tuan asalkan tuan senang di hati
palinglah enak si mangga udang
hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang
palinglah enak si orang bujang sayang
kemana pergi kemana pergi tiada yang m’larang
di sana gunung di sini gunung
hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati
di sana bingung di sini bingung sayang
samalah sama samalah sama menaruh hati
jalilah jali dari cikini sayang
jali-jali dari cikini jalilah jali sampai di sini[6]
Makna
Seperti kebanyakan lagu yang berasal dari Betawi, lirik jali-jali merupakan jalinan pantun yang dipadukan nada dan musik riang yang berfungsi untuk penghibur hati yang sedang berduka atau sedih. Jadi pada setiap bait, baris pertama dan kedua hanyalah sampiran sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan pesan yang ingin disampaikan.[5][7]
Referensi
- ^ Pendidikan Lingkungan: Budaya Jakarta 4. Yudhistira Ghalia Indonesia. hlm. 138–139. ISBN 978-979-019-030-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Ilyas, Akhmad Dinayat. Sastra Betawi pada Gambang Kromong Klasik. Yayasan Sapta Benteng Nusantara.
- ^ "Lirik Lagu Jali-Jali, Lagu Daerah Betawi dari DKI Jakarta". kumparan. Diakses tanggal 2026-02-05.
- ^ Arrahman, Yusuf; Ardini, Ni Wayan; Sudirga, I. Komang (2022-10-24). "Aesthetic hybridity of the song "Jali-jali" in Gambang Kromong music". Journal of Aesthetics, Creativity and Art Management (dalam bahasa Inggris). 1 (2): 105–123. doi:10.59997/jacam.v1i2.1828. ISSN 2963-7171.
- ^ a b "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-07-21. Diakses tanggal 2017-07-19.
- ^ "Lirik Lagu Jali-Jali - Lagu daerah Betawi/DKI Jakarta". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 2020-10-30. Diakses tanggal 2021-05-18.
- ^ M.Hum, Prof Dr H. Mahdi Bahar, S. Kar; M.Hum, Dr Febri Yulika; M.Sn, Dr Nursyirwan, S. Pd; M.Sn, Dr Erlinda; M.Si, Dr Rosta Minawati; M.Si, Roza Muliati. PROCEEDING INTERNATIONAL SEMINAR OF SOUTHEAST ASIA MALAY ARTS FESTIVAL: Rediscovering the Treasures of Malay Culture. ISI Padangpanjang. hlm. 242–244. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
- Si Jali-Jali oleh Benyamin Sueb
- Lirik dari lagu "Si Jali-jali"
- http://cintebetawi.com/2013/07/02/asal-usul-dan-makna-lagu-jali-jali/ Diarsipkan 2017-07-21 di Wayback Machine.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


