Jalan Tol Bogor–Sukabumi–Cianjur–Bandung

Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung
Bosuciba Toll Road
Jalan Tol Bosuciba
Informasi rute
Bagian dari Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi
Dikelola oleh PT Trans Jabar Tol (Sarana Multi Infrastruktur)
Panjang110,2 km (68,5 mi)
SejarahDibangun 2018–2023 (Bocimi 1 & 2)
2024– (Bocimi 3 & 4)
Persimpangan besar
Ujung UtaraBogor
Kota Bogor
Tol Jagorawi Jalan Tol Jagorawi
Persimpangan besarTol Jagorawi Jalan Tol Bocimi
Jalan Tol Sucilarang
Ujung Selatan/Timur Jalan Tol Purbaleunyi
Kota Bandung
Lokasi
NegaraIndonesia
Sistem jalan
AH 2

Jalan Tol Bosuciba merupakan jalan tol di Indonesia yang menghubungkan Bogor dengan Bandung melalui jalur selatan Gunung Pangrango.[1] Panjangnya diperkirakan mencapai 110,2 km (terdiri dari segmen Bocimi 53,6 km dan segmen Sucilarang / Sukalarang 56,6 km).[2]

Jalan tol ini melintasi beberapa wilayah administratif di Jawa Barat, yakni Kota dan Kabupaten Bogor, Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kabupaten dan Kota Cianjur serta Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung.[3]

Jalan tol ini merupakan hasil penggabungan dua ruas tol, yakni:

membentuk kesatuan tol di selatan Jawa Barat, sama seperti konsep tol Purbaleunyi.[5]

Sejarah dan Perkembangan

Bocimi

Ruas Bogor–Sukabumi terbagi menjadi 4 seksi:

  • Seksi I (CiawiCigombong) : 15,35 km, dibuka 1 Desember 2018;[6]
  • Seksi II (CigombongCibadak) : 11,9 km, diresmikan 4 Agustus 2023;[7]
  • Seksi III (CibadakCisaat) : 13,7 km, masih dalam tahap konstruksi;
  • Seksi IV (CisaatSukaraja) : 13,5 km, dalam tahap pembebasan lahan, ditarget selesai dan dapat dimulai konstruksi pada 2026.[8]

Sucilarang (lanjutan Bocimi)

Ruas lanjutan dari Sukabumi menuju Padalarang termasuk dalam lingkup proyek Bosuciba. Kementerian PUPR menargetkan pengerjaan akan melewati Cianjur, Ciranjang, hingga Padalarang, sebagai bagian dari rencana tol selatan Jawa Barat.[2][5]

Fungsi dan Manfaat

Rencana Konektivitas Tol

Jalan Tol Bosuciba bermula dari Simpang Susun Ciawi di Kilometer 47 (perbatasan dengan Tol JagorawiBocimi) yang akan terus mengarah ke selatan, kemudian berbelok ke arah timur dan berakhir di Junction Padalarang sebagai terminus akhirnya, terkoneksi langsung dengan Tol Purbaleunyi (PurwakartaCileunyi).[10]

Ringkasan Koneksi

Pranala luar

Referensi

  1. ^ "Tol Bocimi Bisa Nyambung ke Padalarang". Liputan6.com. 4 August 2023. Diakses tanggal 2025-06-13.
  2. ^ a b [... "Tol Bocimi Bisa Nyambung ke Padalarang"]. Liputan6.com. 4 August 2023. Diakses tanggal 2025-06-13.
  3. ^ "Cianjur Ciranjang Bakal Dilewati Jalan Tol Bosuciba". Radar Cianjur. 11 August 2023. Diakses tanggal 2025-06-13.
  4. ^ a b "RENCANA UMUM PROYEK KERJA SAMA PEMERINTAH DENGAN BADAN USAHA DAN PEMBIAYAAN KREATIF SEKTOR JALAN TOL TAHUN 2025-2029" (PDF). 2024kmpupr2790.
  5. ^ a b c [... "Cianjur Ciranjang Bakal Dilewati Jalan Tol Bosuciba"]. Radar Cianjur. 11 August 2023. Diakses tanggal 2025-06-13.
  6. ^ [... "Bogor–Ciawi–Sukabumi Toll Road"]. Wikipedia. …. Diakses tanggal 2025-06-13. ;
  7. ^ "Ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Seksi II resmi dibuka". detikFinance. 4 August 2023. Diakses tanggal 2025-06-13.
  8. ^ [... "Tol Bocimi dan Bosuciba Lewat Ciranjang"]. Radar Cianjur. 11 August 2023. Diakses tanggal 2025-06-13.
  9. ^ "Tol Bosuciba Berdapak Tingkatkan Kunjungan Wisata". Industry.co.id. 9 September 2018. Diakses tanggal 2025-06-13.
  10. ^ [... "Trase Berubah, Jalan Tol Padalarang–Ciranjang"]. Insights Knowledge. 2021. Diakses tanggal 2025-06-13.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement