Jalan Terbaik (album ST12)
| Jalan Terbaik | ||||
|---|---|---|---|---|
| Album studio karya ST 12 | ||||
| Dirilis | 7 Maret 2005 | |||
| Direkam | November 2003–Mei 2005 di OMS Studio, Bandung | |||
| Genre | Rock alternatif, Pop rock | |||
| Durasi | 44:32 | |||
| Label | Music+Plus Musica Studios HP Records Trinity Optima Production | |||
| Produser | Helmy Aziz | |||
| Kronologi ST 12 | ||||
| ||||
| Singel dalam album Jalan Terbaik | ||||
| ||||
Jalan Terbaik adalah album musik perdana karya ST 12. Dirilis pada tanggal 7 Maret 2005. Album ini berisi 10 buah lagu dengan hit singel lagu yang berjudul ATSL (Aku Tak Sanggup Lagi), Rasa Yang Tertinggal dan Aku Masih Sayang.[1] Album ini adalah album satu-satunya Iman Rush bersama ST12, ia meninggal dunia saat tur album di Semarang (perjalanan menuju ke Solo) pada bulan Oktober 2005 karena sakit pembuluh darah otak yang pecah, dan juga satu-satunya album ST12 berformat 4 personel.
Daftar lagu
Seluruh lagu ditulis oleh Iman Rush, Muhammad Charly van Houten.
| No. | Judul | Durasi |
|---|---|---|
| 1. | "ATSL (Aku Tak Sanggup Lagi)" | 4:02 |
| 2. | "Rasa Yang Tertinggal" | 3:58 |
| 3. | "Ruang Hidup" | 3:33 |
| 4. | "Kepedihan Jiwa" | 3:50 |
| 5. | "Cinta Abadi" | 3:40 |
| 6. | "Aku Masih Sayang" | 3:39 |
| 7. | "Sirna Sudah" | 3:53 |
| 8. | "Dewiku" | 4:10 |
| 9. | "Jiwa Yang Hilang" | 3:15 |
| 10. | "Jalan Terbaik" | 3:51 |
Rekaman dan produksi
Iman Rush memainkan gitar utama sekaligus pemetik bas benar-benar terlibat dalam penggarapan album dan keseluruhan sesi rekaman, sementara Pepeng hanya memainkan gitar ritme dan utama saja diseluruh lagu. Charly sendiri merasa canggung saat baru pertama kali masuk dapur rekaman untuk menggarap lagu pertama. Semua lagu di album ini adalah hasil aransemen Iman Rush sendiri, bukan hasil aransemen personil lainnya. Pepep menunjuk Andry Mandera sebagai engineer studio saat proses rekaman dan mixing. Album ini diproduseri oleh Hendy Helmy, Kakaknya Pepep, sementara pendistribusian album didanai oleh Alm. Helmy Aziz, Ayahnya Pepep. Album ini sendiri baru populer setahun kemudian pasca meninggalnya Iman Rush.
Singel dan video musik
- ATSL (Aku Tak Sanggup Lagi), dibuat pada tahun 2005 oleh sutradara independent Ricky FM (keyboardist Five Minutes), di dalam video clip itu terlihat sosok alm. Iman Rush yang masih hidup dan bermain gitar melodi disaat cuplikan video clip itu muncul. Syuting video klip "ATSL" dilaksanakan 3 bulan menjelang meninggalnya Iman Rush.
- Video Klip “Aku Masih Sayang” dirilis pada penghujung tahun 2006. Dalam video klip ini, sosok Gitaris Iman Rush sudah tidak lagi, Perannya kemudian digantikan oleh Galih, additional bass player ST12, yang hadir hanya sebagai figuran dalam video tersebut.
- Rasa Yang Tertinggal, dibuat pada pertengahan tahun 2007, di dalam video clip itu ST 12 mulai memakai formasi 3 orang saja tanpa adanya sosok bassist.
Lagu beraliran lain
- Jiwa Yang Hilang, Lagu ini adalah ciptaan Alm. Iman Rush yang iramanya sangat rock dan ini adalah lagu yang berirama cadas pertama yang pernah dibuat oleh ST 12 pada saat mereka masih bernaung dijalur musik indie label.
- Cinta Abadi, Lagu ini adalah ciptaan Alm. Iman Rush yang iramanya penuh dengan petikan gitar akustik yang merupakan hasil rekaman suara petikan gitar alm. Iman Rush asli dan lagu ini merupakan lagu pertama yang direkam sebelum lagu-lagu yang lainnya.
Personil
- Mohammad Charly van Houten – vokalis
- Dedy Sudrajat – gitar elektrik & ritme
- Alm. Iman Rush – gitaris utama
- Ilham Febry – drummer
Personil tambahan
- Iman Gaia – keyboard
- Arista – backing vocal
- Indra Utopia – bassis
- Andry Mandera – mixed & mastered at studio 8, bandung
- Pepep & Openg – recorded at OMS studio, bandung
- ST 12 – song writer & arrangement
- Hendy Helmy – producer
- Helmy Aziz – executive producer
Referensi
- ^ JagoDangdut.com (2024-02-09). "10 Lagu Terbaik ST12 Sepanjang Masa, Mulai dari Aku Masih Sayang hingga Cari Pacar Lagi". www.jagodangdut.com. Diakses tanggal 2026-01-16.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


