JPEG XL

JPEG XL
Ekstensi berkas.jxl
Jenis MIMEimage/jxl
Bilangan magisFF 0A or 00 00 00 0C 4A 58 4C 20 0D 0A 87 0A
Jenis formatFormat pemampatan gambar lesap / nirlesap
StandarISO/IEC 18181
Situs web
Perangkat Lunak Referensi JPEG XL (libjxl)
Rilis awalDesember 27, 2019; 6 tahun lalu (2019-12-27)
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalamC++
Sistem operasi
LisensiLisensi BSD (sebelumnya Lisensi Apache)
Situs webjpeg.org/jpegxl Sunting ini di Wikidata
Repositorihttps://github.com/libjxl/libjxl[1] Edit this on Wikidata

JPEG XL merupakan format grafis bitmap yang mendukung kompresi lesap dan nirlesap. Dirancang sebagai format bitmap universal yang dapat menggantikan berbagai format bitmap yang sudah ada.[2]

Nama

  • JPEG adalah kependekan dari Joint Photographic Experts Group, sebuah komite yang merancang format ini.
  • X merupakan bagian dari standar JPEG sejak tahun 2000: JPEG XT, JPEG XR, JPEG XS.
  • L memiliki arti Long-term (Jangka panjang) karena pembuatnya memiliki cita-cita agar format ini dapat menggantikan JPEG lawas dan bertahan pada waktu yang panjang pula.[3]

Fitur-fitur

Berbagai fitur pada format grafis ini adalah:[4][5]

  • Tingkan efisiensi dan fungsionalitas yang lebih baik ketimbang format grafis yang sudah ada (seperti JPEG, GIF dan PNG);
  • Dimensi gambar yang dapat mencapai lebih dari satu miliar (230−1) piksel pada setiap sisinya;[6]
  • Mendukung sampai dengan 4099 channels: Utamanya terdiri dari 1 grayscale dan 3 RGB channels, dan juga mendukung 4096 channels tambahan yang berisi data pendukung;[6]
  • Mendukung dekoding progresif
  • Transkoding JPEG nirlesap dengan pengurangan ukuran sampai dengan ~20%;
    • JPEG dengan mode warna CMYK tidak mendukung transkoding tetapi ini sangat langka;[7]
    • Transkoding ke JPEG XL dengan mode progresif didukung oleh format ini namun belum diimplementasikan pada perangkat lunak referensi;[8]
  • Enkoding nirlesap dan dekoding alpha nirlesap;
  • Mendukung gambar fotografis dan sintesis (lukisan, komik, dsb)
  • Enkoder referensi yang dioptimasi
  • Mendukung gamut warna luas dan High-dynamic-range video;
  • Mendukung konten animasi komputer,
  • Dekoding dan enkoding yang efisien tanpa membutuhkan perangkat keras khusus
    • Sebagai contoh, JPEG XL dapat melakukan enkoding dan dekoding secepat format JPEG lawas dengan libjpeg-turbo dan lebih cepat dalam enkoding dan dekoding ketimbang format HEIC dengan x265.[6] Juga dapat dijalankan secara beriringan (parralelisable).
  • Format bebas royalti dengan implementasi referensi sumber terbuka.[9]

Referensi

  1. ^ "PLEASE DO NOT OPEN NEW ISSUES HERE". Diakses tanggal 27 Mei 2021.
  2. ^ "Can JPEG XL Become the Next Free and Open Image Format? - Slashdot". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-30. Diakses tanggal 2021-02-20.
  3. ^ "Support for reading/Writing JPEG XL images (#4681) · Issues · GNOME / GIMP". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-30. Diakses tanggal 2021-02-27.
  4. ^ "JPEG XL reaches Committee Draft" (html). JPEG Org. 3 Agustus 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 Agustus 2019. Diakses tanggal 3 Agustus 2019. The current contributors have committed to releasing it publicly under a royalty-free and open source license.
  5. ^ "JPEG XL White Paper" (PDF). JPEG Org. 22 January 2021. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2 May 2021. Diakses tanggal 17 March 2021.
  6. ^ a b c Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama compare
  7. ^ Jon Sneyers (2021-01-03). "JPEG XL as PSD transfer/storage alternative". Reddit. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-30. Diakses tanggal 2021-06-07.
  8. ^ Jon Sneyers (2021-06-03). "Progressive Transcoding". GitHub. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-30. Diakses tanggal 2021-06-07.
  9. ^ "jpeg / JPEG XL Reference Software". GitLab (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-12-30. Diakses tanggal 2021-02-19.


Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement