Istana Seiyun
| Istana Seiyun | |
|---|---|
قصر سيئون | |
Location within Yemen | |
| Nama lain | Kathiri Palace (Arab: قصر الكثيري, romanized: Qasr Al-Kathiri) |
| Informasi umum | |
| Gaya arsitektur | Hadhrami |
| Kota | Seiyun |
| Negara | Yaman |
| Koordinat | 15°58′N 48°47′E / 15.967°N 48.783°E |
| Tahun dibangun | 1584 |
| Data teknis | |
| Bahan bangunan | Bata lumpur |
| Jumlah lantai | 7 |
| Dikenal karena | Bangunan dari bata lumpur terbesar di dunia |
Istana Seiyun adalah salah satu bangunan bata lumpur terbesar di dunia yang terletak di kota Seiyun di Kegubernuran Hadhramaut. Hingga tahun 1967, istana ini menjadi tempat kediaman para sultan dari Dinasti Kathiri..
Sejarah

Para sultan yang memerintah lembah Hadhramaut menjadikan Istana Seiyun di Hadhramaut khusus untuk para sultan negara Kathir. Pada tahun 1584,Sultan Badr Abu Tuwaireq merenovasi istana tersebut serta mendirikan sebuah masjid di sebelahnya. [1]
Pada tahun 1984, istana tersebut dialih fungsi menjadi sebuah museum yang berisi berbagai artefak dari misi penggalian Yaman-Soviet. Ketika Al-Qaeda memasuki Hadramaut pada saat Perang Saudara Yaman tahun 2015, museum tersebut kemudian ditutup.
Arsitektur
Istana yang terdiri dari tujuh lantai dan 45 kamar ini dibangun seperti kastil pasir raksasa dengan beberapa menara di bagian sudutnya. Istana ini juga termasuk beberapa bangunan tambahan dan gudang.
Banyak benda bersejarah dari provinsi tersebut yang dipamerkan di museum ini. Beberapa diantaranya adalah batu nisan yang berasal dari Zaman Batu dan awal peradaban di Yaman. Selain itu juga terdapat banyak patung yang berasal dari Zaman Perunggu. Ada juga tembikar serta manuskrip kuno dari periode pra-Islam.
Renovasi
Konflik yang berlarut-larut menjadikan museum ini berada dalam ancaman kerusakan dan berisiko runtuh. Selain itu hujan dan banjir Yaman tahun 2020
yang menewaskan puluhan orang juga mempercepat proses kerusakan ini. [2]
Signifikansi budaya

Bangunan ini digambarkan pada uang pecahan tertinggi yaitu 1.000 rial Yaman[3]
Referensi
- ^ "Saudi Arabia breathes life into the historic Seiyun Palace in Yemen". Arab News (dalam bahasa Inggris). 2022-11-04. Diakses tanggal 2024-09-30.
- ^ "Yemen war: Mud-brick Seiyun Palace 'at risk of collapse'". October 20, 2020.
- ^ "Mud-brick palace is Yemen's latest heritage site facing disaster". France 24. October 16, 2020.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


