Istana Isen Mulang
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
| Istana Isen Mulang | |
|---|---|
Istana Isen Mulang tampak depan | |
![]() | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Jl. Brigjen Katamso No. 9, Pahandut 73112 |
| Kota | Palangka Raya |
| Negara | Indonesia |
| Desain dan konstruksi | |
| Arsitek | Sukarno |
Istana Isen Mulang adalah sebuah bangunan yang digunakan sebagai kediaman resmi gubernur Kalimantan Tengah. Gedung ini terletak di kota Palangka Raya, kecamatan Pahandut. Bangunan ini dirancang secara pribadi oleh presiden pertama Indonesia, Sukarno, yang juga merancang perencanaan seluruh kota pada awal berdirinya.[1][2] Kata Isen Mulang berarti tidak pernah mundur. Kata ini menjadi moto Palangka Raya.
Bangunannya memiliki model rumah panjang tradisional Dayak (rumah betang).[3] Sering digunakan oleh Gubernur Kalimantan Tengah sebagai tempat bertemu dengan tamu penting seperti presiden, MPR, DPR, atau pejabat pemerintah lainnya. Bangunan ini juga dibuka untuk umum sehingga bisa didatangi oleh warga pada momen tertentu, seperti hari raya Idul Fitri.[4]
Di tempat ini terdapat kamar-kamar tamu khusus yang dulunya digunakan sebagai tempat istirahat bagi tamu yang datang, karena sebelumnya kota ini hanya memiliki kamar hotel yang terbatas terutama pada awal berdirinya, namun sekarang sudah jarang digunakan.[1]
Bentuk Bangunan
Istana Isen Mulang berbentuk rumah betang. Bentuk atap istana menyerupai tiga gugusan yang dilapisi oleh atap sirap berbahan kayu besi atau kayu ulin.
Pada bagian depan istana terdapat hamparan lapangan yang biasa dipakai untuk kegiatan masyarakat. Halaman ini pernah dipakai untuk kegiatan peringatan detik-detik kemerdekaan Indonesia ke-69. Peringatan ini biasanya menggunakan halaman Kantor Gubernur atau lapangan Sanaman Mantikei.[5]
Sejarah
Pembangunan Istana Isen Mulang dicetuskan oleh Sukarno ketika pertama kali berkunjung ke Kalimantan Tengah, saat pemancangan tiang pertama pembangunan Kota Palangka Raya pada 17 Juli 1957, di masa pemerintahan Gubernur Tjilik Riwut. Kala itu Sukarno merencanakan pemindahan ibu kota negara yang dibangun sendiri, bukan warisan kolonial. Saat itu hanya ada 2 kota di Indonesia yang menggunakan kata "Raya" yaitu Jakarta Raya dan Palangka Raya.
Rencana pembangunan ibu kota terhenti karena pada tahun 1962 Indonesia terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games ke-4 sehingga dana negara difokuskan untuk pembangunan infrastruktur di Jakarta Raya.
Referensi
- ^ a b Simorangkir, Eduardo (18 Juli 2017). "Ini Lho Istana Isen Mulang yang Dirancang Sukarno". detikfinance. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ^ Antares P, R (2017-12-23). "Sejarah Tugu Soekarno di Kota Palangkaraya". TAGAR. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
- ^ Simorangkir, Eduardo (18 Juli 2017). "Mengintip Istana Isen Mulang Rancangan Sukarno". detikfinance. Diakses tanggal 2025-06-19.
- ^ Binti, Ririen (2025-04-02). "Lebaran Di Istana Isen Mulang Seindah Pelangi". Katakata. Diakses tanggal 2025-06-19.
- ^ Khaitami, Mustain (17 Agustus 2014). Halmien (ed.). "Halaman Istana Isen Mulang Kali Ini Jadi Tempat Upacara HUT RI". Banjarmasinpost.co.id. Diakses tanggal 2025-06-19.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



