Invasi Burma oleh Jepang
| Invasi Burma oleh Jepang | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Palagan Asia Tenggara dalam Perang Dunia II | |||||||||
Pemandangan ladang minyak Yenangyaung pada 16 April 1942 setelah dihancurkan sebelum serangan pasukan Jepang | |||||||||
| |||||||||
| Pihak terlibat | |||||||||
|
|
| ||||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||||
| Kekuatan | |||||||||
|
Klaim Barat : 95.000[1] Klaim Tiongkok : 103.000[2] |
| ||||||||
| Korban | |||||||||
| Lebih dari 10.000–50.000 warga sipil tewas | |||||||||
PInvasi Burma oleh Jepang, yang disebut oleh BIA pada tahun 1941 sebagai Perang Anglo-Burma keempat atau Perang Kemerdekaan Burma,[17] adalah serangkaian pertempuran yang terjadi di koloni Britania Raya Burma (sekarang Myanmar) sebagai bagian dari Teater Pasifik Perang Dunia II. Invasi awal pada tahun 1942 mengakibatkan penaklukan Rangoon dan penarikan pasukan Britania, India, dan Tiongkok. Invasi ini didukung oleh Tentara Kemerdekaan Burma (BIA), yang bertempur dengan tujuan dekolonisasi. Namun, Jepang mendirikan negara boneka di Burma, yang kehilangan dukungan rakyat Burma.
Setelah invasi, dari tahun 1942 hingga 1945, Sekutu dan Jepang terlibat dalam perjuangan berkepanjangan untuk menguasai wilayah tersebut, yang ditandai dengan pertempuran sengit di medan yang sulit. Kampanye Burma memiliki makna strategis yang penting, karena terkait dengan perang di Tiongkok dan rute pasokan ke Nasionalis Tiongkok. Kemenangan Sekutu pada tahun 1945 memainkan peran krusial dalam kekalahan Jepang secara keseluruhan.
Keadaan sebelum perang
Sebelum Perang Dunia Kedua pecah, Burma merupakan bagian dari Kekaisaran Britania, yang secara proresif menyerang dan menduduki menyusul tiga perang Inggris-Burma pada abad ke-19. Awalnya merupakan bagian dari India Britania, Burma kemudian menjadi koloni terpisah berdasarkan Akta Pemerintahan India 1935. Di bawah kekuasaan Britania, terjadi perkembangan ekonomi yang substansial, tapi mayoritas komunitas Bamar menjadi semakin bergejolak. Yang memprihatinkan mereka antara lain masuknya pekerja-pekerja India dalam banyak industri baru dan terkikirsnya masyarakat tradisional di daerah-daerah pedesaan karena tanah mereka dipergunakan untuk perkebunan-perkebunan yang hasilnya diekspor atau digadaikan pada lintah darat India. Dorongan untuk merdeka semakin besar.[18] Ketika Burma diserang, orang-orang Bamar tidak bersedia membantu pihak Britania dan banyak yang siap membantu pergerakan-pergerakan membantu Jepang.
Catatan
- ^ a b Bradford 2006, hlm. 221.
- ^ a b 紀念七七抗戰六十週年學術硏討會籌備委員會 1998, hlm. 240.
- ^ a b Facts on File: World War II in the China-Burma-India theater Diarsipkan 1 April 2016 di Wayback Machine. Retrieved 20 March 2016
- ^ Bayly & Harper 2005, hlm. 170.
- ^ Seekins 2006, hlm. 123–126, 354.
- ^ Reynolds 1994, hlm. 116.
- ^ a b c Japanese conquest of Burma, December 1941 – May 1942 Retrieved 20 March 2016
- ^ McLynn 2011, hlm. 67.
- ^ Jifeng, Li (2008). 从沉沦到荣光. 远方出版社. hlm. 388.
- ^ a b Allen 1984, hlm. 638.
- ^ Tucker 2003, hlm. 122.
- ^ Beevor 2012, hlm. 309.
- ^ Zaloga 1999, hlm. 14.
- ^ Air Force Sixtieth Anniversary Commemorative Edition: The Flying Tigers p. 33 Retrieved 20 March 2016
- ^ Grant & Tamayama 1999, hlm. 380.
- ^ Black 2016, hlm. 108.
- ^ Maw, Ba (1968). Breakthrough in Burma. Yale University Press. hlm. 141.
- ^ Bayly and Harper, pp. 81–96
Referensi
- Allen, Louis (1984). Burma: The Longest War. Dent. ISBN 0-460-02474-4.
- Bayly, Christopher; Tim Harper (2005). Forgotten Armies. London: Penguin. ISBN 0-140-29331-0.
- Jackson, Ashley (2006). The British Empire and the Second World War. London: Hambledon Continuum. ISBN 978-1-85285-517-8.
- Slim, William (1956). Defeat Into Victory. London: Cassell. ISBN 0-304-29114-5.
Bacaan tambahan
- Carew, Tim. The Longest Retreat
- Calvert, Mike. Fighting Mad
- Dillon, Terence. Rangoon to Kohima
- Drea, Edward J. (1998). "An Allied Interpretation of the Pacific War". In the Service of the Emperor: Essays on the Imperial Japanese Army. Nebraska: University of Nebraska Press. ISBN 0-8032-1708-0.
- Fujino, Hideo. Singapore and Burma
- Grant, Ian Lyall & Tamayama, Kazuo Burma 1942: The Japanese Invasion
- Iida, Shojiro From the Battlefields
- Ikuhiko Hata Road to the Pacific War
- Hodsun, J.L. War in the Sun
- Keegan (ed), John; Duncan Anderson (1991). Churchill's Generals. London: Cassell Military. hlm. 243–255. ISBN 0-304-36712-5.
- Latimer, Jon. Burma: The Forgotten War
- Moser, Don and editors of Time-Life Books World War II: China-Burma-India',1978, Library of Congress no 77-93742
- Ochi, Harumi. Struggle in Burma
- Reynolds, E. Bruce. Thailand and Japan's Southern Advance
- Sadayoshi Shigematsu Fighting Around Burma
- Smyth, John Before the Dawn
- Sugita, Saiichi. Burma Operations
- Young, Edward M. Aerial Nationalism: A History of Aviation in Thailand
Pranala luar
- Burma Star Association
- "No. 37728". The London Gazette (Supplement). 17 September 1946. hlm. 4663–4671. "Operations in Eastern Theatre, Based on India from March 1942 to 31 December 1942", official despatch by Field Marshal The Viscount Wavell
- Sino-Japanese Air War 1937–45, see 1941 and 1942
- Burma Campaign, Orbat for 1942 campaign, Japan, Commonwealth, Chinese, USA
- A Forgotten Invasion: Thailand in Shan State, 1941–45 Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine.
- Thailand's Northern Campaign in the Shan States 1942–45 di geocities.com Galat: URL arsip tidak dikenal (diarsipkan tanggal 20091027105102)
- Siam Goes to War
- Phayap Army
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


