International Council for Philosophy and Humanistic Studies
The International Council for Philosophy and Human Sciences (ICPHS/CIPSH) (bahasa Prancis: Conseil international de la philosophie et des sciences humaines) adalah sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang beroperasi di bawah naungan UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Didirikan dengan tujuan untuk memajukan penelitian, kolaborasi, dan penyebaran pengetahuan di bidang filsafat, ilmu-ilmu kemanusiaan, serta disiplin ilmu yang berkaitan, dewan ini berfungsi sebagai wadah koordinasi global bagi komunitas akademik di berbagai negara.
ICPHS/CIPSH mencakup ratusan perkumpulan ilmiah dan lembaga akademik yang mewakili spektrum luas bidang humaniora, termasuk sejarah, linguistik, etika, antropologi, estetika, dan studi budaya.[1] Melalui kerja samanya dengan UNESCO dan organisasi mitra di seluruh dunia, ICPHS/CIPSH berperan penting dalam memfasilitasi dialog lintas budaya dan disiplin, mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan universal, serta memperkuat peran ilmu kemanusiaan dalam menghadapi tantangan sosial dan intelektual global.[2]
Selain itu, dewan ini secara aktif mendukung penelitian multidisipliner, penerbitan ilmiah, dan penyelenggaraan konferensi internasional yang mempertemukan para sarjana, peneliti, dan praktisi dari berbagai latar belakang akademik. Melalui inisiatif-inisiatifnya, ICPHS/CIPSH berupaya menegaskan kembali pentingnya filsafat dan ilmu kemanusiaan dalam membentuk kebijakan publik, pendidikan, dan pemahaman antarbudaya di dunia modern.
Sejarah

Conseil International de la Philosophie et des Sciences Humaines (CIPSH) atau International Council for Philosophy and Human Sciences (ICPHS) didirikan pada Sidang Umum Pertama yang diselenggarakan pada Januari 1949, atas usulan dari Sir Julian Huxley, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Jenderal pertama UNESCO. Pendirian organisasi ini merupakan bagian dari upaya pasca-Perang Dunia II untuk membangun kembali kerja sama internasional di bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan, dengan menekankan pentingnya filsafat dan ilmu-ilmu kemanusiaan dalam membentuk perdamaian dan saling pengertian antarbangsa.
Sidang tersebut menghasilkan pembentukan dewan permanen yang bertujuan untuk mengoordinasikan berbagai asosiasi ilmiah internasional di bidang filsafat dan ilmu kemanusiaan, memperkuat pertukaran akademik lintas negara, serta memfasilitasi kolaborasi dengan lembaga-lembaga penelitian dan pendidikan tinggi di seluruh dunia.
Jacques Rueff, seorang ekonom dan filsuf asal Prancis yang dikenal karena kontribusinya terhadap pemikiran ekonomi dan kebijakan publik, terpilih sebagai presiden pertama CIPSH.[1] Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini mulai membangun struktur kelembagaan dan jaringan akademik global yang hingga kini tetap menjadi fondasi kegiatan CIPSH dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan kemanusiaan di tingkat internasional.
Referensi
- ^ a b "International Council for Philosophy and Human Sciences" (dalam bahasa American English). 2025-10-27. Diakses tanggal 2025-11-07.
- ^ unesdoc.unesco.org https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000223782. Diakses tanggal 2025-11-07.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


