Indra Utoyo


Indra Utoyo (lahir 17 Februari 1962) adalah Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Tbk hingga 30 Juni 2025. Indra merupakan Sarjana Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang lulus pada 1985. Lahir di Bandung, ia pernah mengambil Master Komunikasi dan Pemrosesan Sinyal di Imperial College, University of London pada 1993-1994. Pada 2019, ia pun merampungkan program Doktor Manajemen Strategik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Sebelum ditunjuk menjadi dirut Allo Bank, ia pernah menjabat sebagai Direktur Digital dan teknologi Informasi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Sebelum menjadi Direktur Digital dan teknologi Informasi BRI, Indra juga pernah bekerja di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk selama 16 tahun. Ia menjabat sebagai IT System Analyst, Project Manager untuk sejumlah proyek MIS, dan memimpin introduksi berbagai layanan baru multimedia, B2B Commerce, dan e-Business. Adapun jabatan terakhirnya di Telkom Indonesia adalah Chief Innovation and Strategy Officer (CSO).

Indra juga pernah menjabat Komisaris Utama PT. Multimedia Nusantara (METRA) dan Komisaris Utama Metra Digital Innovation (MDI). Selain itu, untuk menumbuhkan inovasi dan industri kreatif digital Indonesia, Indra memprakarsai terbentuknya ekosistem startup digital INDIGO Creative Nation, Bandung Digital Valley (BDV), Jogja Digital Valley (JDV), dan Jakarta Digital Valley (JakDiVa) sebagai inkubator dan akselerator industri kreatif digital.[1]

Saat ini ia terjerat kasus Korupsi EDC BRI, dan sedang menjalani proses hukum di KPK. [1][2][2]

Referensi

  1. ^ https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20220518191032-78-798231/profil-indra-utoyo-direktur-utama-allo-bank
  2. ^ "Dirut Allo Bank Indra Utoyo Resmi Tersangka Korupsi Mesin EDC". Rmol.id. Diakses tanggal 2025-07-14.


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement