Individu terakhir

Thylacine (harimau tasmania) terakhir, dipotret di Kebun Binatang Hobart pada tahun 1933.

Individu terakhir (bahasa Inggris: endling) adalah individu yang terakhir kali diketahui dari sebuah spesies atau subspesies sebelum mengalami kepunahan. Pada saat individu terakhir mati, spesies tersebut dianggap punah. Istilah "endling" sendiri diambil dari korespondensi di jurnal ilmiah Nature dalam publikasi tanggal 4 April 1996. Dalam publikasi tersebut, komentator korespondensi tersebut menyarankan penggunaan kata endling sebagai kata benda untuk menyebut individu terakhir sebuah spesies.[1][2] Jurnal Nature edisi 23 Mei juga menyarankan nama lain seperti ender, terminarch, dan relict.[1][3]

Contoh individu terakhir

Burung

Martha, merpati penumpang terakhir, mati di Kebun Binatang Cincinnati pada tanggal 1 September 1914.

Mamalia

Seekor quagga betina di Kebun Binatang London pada tahun 1870. Hanya individu ini saja yang terpotret hidup. London Zoo in 1870. This is the only specimen photographed alive.
Tubuh taksidermi individu terakhir ibex pirenia, Celia.
  • Individu terakhir auroch (Bos primigenius) diyakini mati di hutan dengan daerah Jaktorów, yang saat ini berada di negara Polandia, pada tahun 1627.[12]
  • Quagga (Equus quagga quagga) mengalami kepunahan di alam liar pada akhir tahun 1870-an akibat perburuan liar untuk daging dan kulitnya. Diyakini individu subspesies terakhirnya mati dalam penangkaran di Natura Artis Magistra, Amsterdam pada tanggal 12 Agustus 1883.[13]
  • Individu terakhir tarpan (Equus ferus ferus) mati dalam penangkaran di Kekaisaran Rusia pada tahun 1903.[14]
  • Individu terakhir harimau tasmania (Thylacinus cynocephalus) mati di Kebun Binatang Hobart pada tanggal 7 September 1936, mengakibatkan spesies terakhir dari famili Thylacinidae ini punah setelah bertahun-tahun diburu.[15]
  • Beruang cokelat meksiko (Ursus arctos horribilis) terakhir, juga dikenal sebagai beruang perak (bahasa Spanyol: oso plateado), diyakini mati ditembak di Sonora, Meksiko pada tahun 1976.[16]
  • Celia, individu terakhir ibex pirenia (Capra pyrenaica pyrenaica), ditemukan mati ditimpa pohon di Pegunungan Pirenia, Spanyol, pada tanggal 6 Januari 2000. Spesies ini telah didorong ke ambang kepunahan setelah diburu dan gagal berkompetisi dengan populasi ternak lainnya.[17]
  • Subspesies badak jawa di Vietnam, Rhinoceros sondaicus annamiticus, mengalami kepunahan setelah individu terakhirnya diketahui ditembak oleh pemburu liar pada tahun 2010 di Taman Nasional Cát Tiên. Subspesies ini telah mengalami penurunan populasi drastis setelah mengalami perburuan, kehilangan habitat, dan akibat dari Perang Vietnam.[18]

Reptil dan amfibi

Lonesome George, individu terakhir kura-kura pulau pinta
Toughie, individu katak Ecnomiophyla rabborum terakhir.

Invertebrata

Tumbuhan

  • Individu terakhir dari palem Hyophorbe amaricaulis diketahui tumbuh di Taman Botani Curepipe, Mauritius sejak tahun 1950-an.[26]
  • Individu terakhir Madhuca diplostemon, spesies tumbuhan yang diyakini telah punah, ditemukan di Kollam, India.[27]
  • Beberapa biji-bijian ditemukan dalam penggalian arkeologi di Gurun Yudea pada tahun 1986 hingga 1987. Diketahui bahwa biji-biji tersebut merupakan spesies yang tidak diketahui dari genus Commiphora. Pada tahun 2009, biji tersebut menumbuhkan pohon yang dinamai Sheba. Pada tahun 2024, spesies tersebut secara tentatif diidentifikasi sebagai tsori atau balsam Yudea.[28]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b Jorgensen, Dolly (13 April 2013). "Naming and claiming the last". Diakses tanggal 26 January 2014.
  2. ^ Robert M. Webster; Bruce Erickson (4 April 1996). "The last word?". Nature. 380 (386): 386. Bibcode:1996Natur.380..386W. doi:10.1038/380386c0. PMID 8602235.
  3. ^ Elaine Andrews (4 April 1996). "The last word". Nature. 381 (272): 272. Bibcode:1996Natur.381..272A. doi:10.1038/381272d0. S2CID 39305151.
  4. ^ "Endangered Species Handbook". Animal Welfare Institute. 1983. Diarsipkan dari asli (pdf) tanggal 2 December 2012. Diakses tanggal 29 February 2012.
  5. ^ a b Blythe, Anne (27 August 2012). "Extinct Carolina Parakeet still fascinates". News Observer. Diarsipkan dari asli tanggal 29 August 2012.
  6. ^ "The last Carolina Parakeet". John James Audubon Center. December 22, 2015.
  7. ^ Snyder, Noel (June 2004). The Carolina Parakeet: Glimpses of a Vanished Bird. Princeton University Press.
  8. ^ "Heath Hen (Extinct)". BeautyOfBirds (formerly Avian Web). Diakses tanggal 27 January 2014.
  9. ^ "Last of dusky sparrows dies". The New York Times. Associated Press. 17 June 1987.
  10. ^ "Kauai Oo (Moho braccatus) - BirdLife species factsheet". datazone.birdlife.org. Diakses tanggal 2024-09-11.
  11. ^ Recording Of The Last Kauai 'o'o Bird, diakses tanggal 2024-09-11
  12. ^ Rokosz, M. (1995). "History of the Aurochs (Bos taurus primigenius) in Poland" (PDF). Animal Genetics Resources Information. 16: 5–12. doi:10.1017/S1014233900004582. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 14 January 2013.
  13. ^ Van Bruggen, A.C. (1959). "Illustrated notes on some extinct South African ungulates". South African Journal of Science. 55 (8): 197–200. hdl:10520/AJA00382353_1382.
  14. ^ Bunzel-Drüke, Finck, Kämmer, Luick, Reisinger, Riecken, Riedl, Scharf & Zimball: "Wilde Weiden: Praxisleitfaden für Ganzjahresbeweidung in Naturschutz und Landschaftsentwicklung
  15. ^ Linnard, Gareth; Sleightholme, Stephen R. (31 October 2023). "An exploration of the evidence surrounding the identity of the last captive Thylacine". Australian Zoologist. 43 (2): 287–338. doi:10.7882/AZ.2023.034.
  16. ^ Gallo-Reynoso, Juan-Pablo (June 1, 2008). "Probable occurrence of a brown bear (Ursus arctos) in Sonora, Mexico, in 1976" (PDF). The Southwestern Naturalist. 53 (2): 256–260. doi:10.1894/0038-4909(2008)53[256:pooabb]2.0.co;2. S2CID 85724524. Diakses tanggal September 11, 2024.
  17. ^ Richard Gray and Roger Dobson (31 January 2009). "Extinct ibex is resurrected by cloning". The Telegraph. Diarsipkan dari asli tanggal 2 August 2009. Diakses tanggal 27 January 2014.
  18. ^ Gersmann, Hanna (2011-10-25). "Javan rhino driven to extinction in Vietnam, conservationists say". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2024-11-22.
  19. ^ Valencia, Alexandra; Garcia, Eduardo (24 June 2012). "Lonesome George, last-of-his-kind Galapagos tortoise, dies". Reuters. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-06-27.
  20. ^ Bo Emerson (28 September 2016). "Rare frog goes extinct, despite Atlanta's rescue efforts". The Atlanta Journal-Constitution. Diarsipkan dari asli tanggal October 11, 2016. Diakses tanggal 28 September 2016.
  21. ^ "Tortoise thought to be extinct for 113 years has been rediscovered on the Galapagos". Fox News. 2019-02-20.
  22. ^ "Tiny Tree Snail Finally Creeps To Extinction". Chicago Tribune. 1 February 1996. Diarsipkan dari asli tanggal April 17, 2024.
  23. ^ a b "Captain Cook's bean snail Partula faba". islandbiodiversity.com. Diakses tanggal 2018-07-05.
  24. ^ Five of the world's 10 most at-risk species at Bristol Zoo[pranala nonaktif permanen]
  25. ^ Yong, Ed (July 2019). "The Last of Its Kind". The Atlantic. Diakses tanggal 28 June 2019.
  26. ^ Bachraz, V.; Strahm, W. (2000). "Hyophorbe amaricaulis" e.T38578A10125958. doi:10.2305/IUCN.UK.2000.RLTS.T38578A10125958.en. ;
  27. ^ Rajwi, Tiki (2020-10-03). "Extinct tree found after 180 years in Kollam grove". The Hindu (dalam bahasa Indian English). ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2021-02-17.
  28. ^ Sallon, Sarah; Solowey, Elaine; Gostel, Morgan R.; Egli, Markus; Flematti, Gavin R.; Bohman, Björn; Schaeffer, Philippe; Adam, Pierre; Weeks, Andrea (2024-09-10). "Characterization and analysis of a Commiphora species germinated from an ancient seed suggests a possible connection to a species mentioned in the Bible". Communications Biology (dalam bahasa Inggris). 7 (1): 1109. doi:10.1038/s42003-024-06721-5. ISSN 2399-3642. PMC 11387840. PMID 39256474.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement